Assalamu'alaikum wr wb.
Yang terhormat Bapak Capres-Cawapres No. 1 dan Bapak Capres Cawapres No. 2
Saya nggak peduli presidennya siapa.
Saya cuma mau dia suka sama saya.
Wassalamu'alaikum wr wb.
Showing posts with label love. Show all posts
Showing posts with label love. Show all posts
Tuesday, July 8, 2014
Tuesday, December 10, 2013
Story
Pagi itu cerah sekali di SMU Rhodes, SMU
terfavorit di bilangan Texas. Sekolah itu ramai oleh suara murid-murid seperti
biasanya, tetapi untuk pagi ini, koridor kelas tigalah yang paling ramai.
Ternyata, keramaian itu berasal dari segerombolan anak-anak kelas tiga yang
sedang berkumpul membicarakan sesuatu. Mereka sedang merencanakan pesta kejutan
untuk ulang tahun Derrick, murid laki-laki yang paling diidolakan gadis-gadis
di SMU Rhodes.
“Aku akan berpura-pura menghilangkan iPod-nya. Ia pasti
akan marah besar!” seru Hannah, sahabat terdekat Derrick, sambil tertawa
terbahak-bahak.
Hannah Gregory adalah gadis kelas tiga yang sangat
cantik, pintar, dan populer. Ia telah bersahabat dengan Derrick sejak awal
masuk SMU, karena mereka berdua selalu masuk kelas unggulan di sekolah mereka.
Banyak yang bilang bahwa Hannah dan Derrick akan menjadi pasangan yang cocok
bila mereka menjadi sepasang kekasih. Namun, baik Hannah maupun Derrick tak ada
yang menghiraukan pendapat itu. Mereka berkata bahwa mereka cukup menjadi
sahabat saja.
Kriiing!!!
Bel tanda dimulainya pelajaran berbunyi. Gerombolan
anak-anak yang tadi berkumpul rupanya sudah bubar sejak beberapa menit yang
lalu setelah mereka mencapai kesepakatan. Hannah pun melangkah masuk ke dalam
kelasnya, lalu berjalan menuju tempat duduknya yang berada di sebelah tempat
duduk Derrick. Sebelum guru biologi mereka, Nona Scott, memasuki kelas, Hannah
meminjam iPod Derrick dengan alasan ingin melihat-lihat. Tanpa rasa curiga
Derrick meminjamkannya, karena meminjam iPod sudah menjadi rutinitas Hannah
sehari-hari. Setiap harinya, iPod Derrick bisa berada di tangan Hannah sampai
jam pelajaran terakhir usai.
Baru lima belas menit berlalu, tiba-tiba, Charlie, kapten
futbol SMU Rhodes, masuk ke kelas Hannah dan Derrick dan meminta izin kepada
Nona Scott supaya Derrick diperbolehkan keluar kelas. Derrick adalah salah satu
anggota tim futbol SMU Rhodes. Charlie memang sering memanggil anak-anak tim
futbol pada saat jam pelajaran untuk berkumpul membicarakan tentang pertandingan
atau masalah lainnya. Tetapi, kali ini adalah muslihat yang tentunya telah
direncanakan sebelumnya oleh anak-anak kelas tiga.
Bagus, rencana
berjalan dengan mulus, pikir Hannah. Hannah pun segera meminta izin kepada
Nona Scott supaya diperbolehkan ke toilet. Nona Scott segera mengiyakannya.
Padahal, sesungguhnya Hannah ingin menyembunyikan iPod Derrick. Akan tetapi, ia
bingung sejenak, mau disembunyikan di mana iPod itu? Lalu, tiba-tiba ia
teringat bahwa sekolah mereka mempunyai sebuah ruangan, yang tak seorang pun
pernah masuk ke dalamnya, karena di depan pintunya tertulis, ‘Dilarang Masuk.’
Biarpun begitu, pintu itu terlihat sama seperti yang lain.
Hannah berjalan perlahan menuju pintu itu. Setelah sampai
di depan pintu itu, ia bimbang apakah akan membukanya atau tidak. Ia tidak mau
menghancurkan rencana pesta kejutan untuk Derrick, tetapi ia juga takut akan
hukuman yang akan diberikan apabila ada yang membuka pintu itu: diskors selama
seminggu. Setelah melalui pertimbangan yang amat banyak, Hannah melihat-lihat
ke sekeliling. Tidak ada siapa-siapa. Diputuskanlah untuk membuka pintu itu,
lalu ia segera meletakkan iPod Derrick di lantai ruangan, dan menutup pintunya
kembali. Dengan perasaan cemas, Hannah pun berjalan menuju kelasnya dengan tergesa-gesa.
* * * * *
Hannah duduk di kursinya dengan
perasaan yang masih campur-aduk. Yang ia takuti
hanyalah apabila ia menggagalkan pesta kejutan itu. Sekarang memang waktu istirahat, tetapi Hannah tak kunjung beranjak dari kursinya.
hanyalah apabila ia menggagalkan pesta kejutan itu. Sekarang memang waktu istirahat, tetapi Hannah tak kunjung beranjak dari kursinya.
“Kamu kenapa sih?” tanya Derrick
yang tiba-tiba duduk di sebelah Hannah.
“Nggak apa-apa, memangnya kenapa
sih?” sahut Hannah, malah balik bertanya.
“Dari tadi murung terus. Aku ke
lapangan dulu, ya, mau main!” seru Derrick sambil berlari meninggalkan kelas.
Hannah hanya mengangguk mengiyakan.
Dalam hatinya, Hannah merasa
bersalah menyembunyikan iPod Derrick di
ruangan yang sebenarnya tidak boleh dimasuki itu, tetapi apa boleh buat,
ini juga dilakukannya demi suksesnya pesta kejutan untuk Derrick. Hannah
sedikit bernapas lega. Dengan perasaan lega itu ia akhirnya pergi ke kantin dan
membeli beberapa makanan ringan dan minuman.
* * * * *
Kriiing!!
Bel
tanda sekolah usai akhirnya dibunyikan juga. Hannah semakin merasa lega, karena
itu artinya sebentar lagi perasaan cemasnya akan berakhir. Tapi, ia juga
sedikit cemas, karena ruangan yang ia pakai untuk menyembunyikan iPod-nya
terlihat begitu seram dan sangat terlarang.
“Hannah.
Kamu liat iPod-ku?” Tanya Derrick. Hannah sedikit senang karena Derrick
mencari-cari iPod-nya, tandanya rencananya berhasil. Seberkas senyuman tampak
di wajah Hannah. Derrick semakin curiga.
“Kamu
menyembunyikannya ya? Benarkah itu, Hannah?” lanjut Derrick.
“Kamu
tidak boleh asal menuduhku seperti itu!” jawab Hannah. Aktingnya cukup meyakinkan.
Dan karena Derrick percaya dengan sahabatnya, ia tidak jadi menuduhnya. Derrick
marah besar.
“Heh
kalian! Dimana iPod-ku?! Kembalikan!” teriak Derrick. Ia mengancam satu kelas
jika tidak ada yang mengaku ia akan meneror semua anak di kelas itu. Hannah
merasa iba, tapi ia tetap professional dengan menjalankan rencana semulanya.
“Hannah,
Derrick sudah marah besar tuh. Kembalikan saja iPod-nya!” bisik salah seorang
teman sekelas mereka, Josephine. Akhirnya Hannah keluar bersama Josephine untuk
mengambil iPod yang tadi disembunyikannya.
Sesampai
mereka di sana, iPod Derrick sudah menghilang. Hannah panik. “Dimana
iPod-nya?!”
Ternyata
Josephine sudah mengambil iPod itu duluan. Ia memegang iPod itu sambil
menjulurkan lidahnya. “Haha, kena kau Hannah! Ayo sekarang kita kembali ke
kelas untuk mengembalikan iPod milik Derrick. Aku tidak sabar melihat muka
paniknya itu!”
Mereka
pun kembali ke kelas. Di kelas, Derrick sedang mengobrak-abrik laci salah satu
temannya sambil menggerutu sendiri. Melihat Derrick yang menggila, membuat
Hannah semakin iba terhadapnya.
“Derrick,
selamat ulang tahun ya. Ini iPod-mu,” kata Hannah sambil menyerahkan iPod milik
Derrick. Derrick senang, walaupun terlihat di mukanya bahwa ia masih sedikit
marah. Derrick tidak mengucapkan apa-apa kepada Hannah dan berlalu meninggalkan
kelas tanpa sepatah kata pun. Hannah menjadi sedih, juga khawatir. Apakah
Derrick marah dengan tingkahnya. Padahal, hadiah darinya belum diberikan kepada
Derrick.
“Ayolah,
semangat Hannah! Coba kau minta maaf saja kepada Derrick. Mungkin menurutnya,
tingkahmu terlalu berlebihan jadi ia sampai marah kepadamu. Derrick bukan orang
yang ganmpang marah, kan?” kata Josephine menenangkan Hannah yang masih panik.
“Kau
tau, Jo? Derrick tidak gampang marah? Dan ini pertama kalinya ia marah
kepadaku. Dan aku orang pertama yang membuatnya marah. Bagaimana ini……,”
Terjadi
keheninagn yang sangat lama. Hannah pun pulang ke rumah karena sudah sore. Di
perjalanan pulang, ia masih memikirkan Derrick. Karena itu pertama kalinya Derrick
semarah itu kepada Hannah. Ia menunduk sambil menendang-nendang kerikil yang
ada di hadapannya. Hatinya gundah.
Tanpa
disadari, ternyata Derrick mengikutinya sampai pulang ke rumah. Sebenarnya
Derrick tidak marah kepada Hannah, tapi ia hanya ingin mengerjai Hannah. Dan ia
ingin menyatakan perasaannya kepada Hannah, pada hari itu juga.
* * * * *
“Surprise,
Hannah! Aku tidak marah kok sama kamu,” ujar Derrick disertai senyuman yang
menghias wajah tampannya. Tetapi Hannah masih tidak mengerti dan ia menangis di
hadapan Derrick.
“Maksud
kamu apa? Aku….. Maaf tadi aku menyembunyikan iPod-mu…. Itu kejutan dariku… Aku
berniat ingin mengerjaimu, tapi malah jadi begini… Maaf Derrick,” jelas Hannah.
Hannah mengeluarkan kotak kecil dari dalam tasnya. Kotak kecil itulah hadiah dari
Hannah untuk Derrick.
“Ini
apa?” Tanya Derrick.
“Buat
kamu. Tadinya aku mau ngasih. Selamat ulang tahun Derrick Johnson.”
“Oh
iya, aku mau bilang sesuatu sama kamu,” kata Derrick. Hannah langsung menghapus
air mata yang mengalir di pipinya dan menggantinya dengan senyuman. “I love
you, Hannah. Will you be my girlfriend?” Lanjut Derrick. Pipi Hannah memerah.
Dan kali ini tangisan itu berubah mnejadi tangisan haru.
The writer says:
This is a klise story. So I was checking my files to delete some unused files, and I saw this. I don't know who wrote this story, but I think it's mine... lol.
#salamjomblo
Saturday, April 20, 2013
Cheeypheey Love Story (Part 18)
Sudah beberapa bulan setelah Dheeydheey putus dengan Ghalheeyh. Dheeydheey dirundung kegalauan yang berterus-terus. Ghalheeyh dikabarkan dekat dengan seorang perempuan yang sekarang menjadi teman sebangkunya yang bernama Rheeynha.
"Cheeyp, galau gak kalo Alheep duduk sama cewek?" Tanya Dheeydheey.
"Dheey, konsisten dong. Dheeydheey sebenarnya masih sayang gak sih sama Ghalheeyh?"
"Masih, Cheeyp. Banget. Waktu itu Dheeydheey spontanitas ngomongnya. Tapi, kalo Dheeydheey mau balikan Dheeydheey juga gengsi. Masa ceweknya duluan yang minta balikan?"
----------
"Cheeyp, galau gak kalo Alheep duduk sama cewek?" Tanya Dheeydheey.
"Dheey, konsisten dong. Dheeydheey sebenarnya masih sayang gak sih sama Ghalheeyh?"
"Masih, Cheeyp. Banget. Waktu itu Dheeydheey spontanitas ngomongnya. Tapi, kalo Dheeydheey mau balikan Dheeydheey juga gengsi. Masa ceweknya duluan yang minta balikan?"
----------
"Ghal."
"Ya Cheeyp?"
"Lo masih sayang gak sama Dheeydheey?"
"Sebenernya........... gue masih sayang sama Dheeydheey. Tapi mungkin ini emang jalan terbaik, dan gue emang harus ngerelain dia."
"Ghal, kalo lo masih sayang, kejar dia lah."
"Kalo dia nolak gue? Gue kan emang pernah buat kesalahan sama dia. Jadi emang salah gue."
"Kalo lo emang cowok, tunjukkin ke Dheeydheey kalo lo masih sayang sama dia. Jangan malah duduk sama Rheeynha. Apa jangan-jangan lo udah move on dari Dheeydheey?"
"Emang Dheeydheey cerita apa aja sama lo Cheeyp?"
"Dia galau lo duduk sama Rheeynha. Dan asal lo tau, dia masih sayang sama lo, Ghal."
KRIING.
Handphone Dheeydheey berdering. Ia mengangkatnya. "Halo?" Tidak ada jawaban. Hanya ada suara dua buah lagu. When I Was Your Man dan Nobody Compares. "Halo? Siapa sih nih? Iseng aja nelpon."
"Dheey, jangan tutup telponnya. Ini gue, Ghalheeyh. Liat ke jendela yang di sebelah tempat tidur lo, deh."
"Ha?" Akhirnya Dheeydheey mengikuti kata Ghalheeyh. Disana sudah ada Ghalheeyh.
"Dheey, gue masih sayang sama lo. Maafin semua yang pernah gue perbuat sama lo, ya. Lo mau ga, maafin gue, dan balikan lagi sama gue?" Tanya Ghalheeyh.
"Gue............. juga masih sayang sama lo........ Tapi gak segampang itu minta maaf. Gue udah berkali-kali diterbangin tinggi-tinggi terus dibikin jatoh."
"Dheey, kasih kesempatan buat gue, Dheey."
"Tapi......." Ghalheeyh meraih tangan Dheeydheey. Dheeydheey terperanjat kaget.
"Dheey, don't lie to your own feelings anymore yah. Yaudah, if that what you want, I'll go." Ketika Ghalheeyh hendak pergi dari rumah Dheeydheey........
"Ghal! Hmmm.... Okay, I want."
"YEEEEYYYYY!!!!!! Hmm okay, babe. I want to go home and rest." Kata Ghalheeyh lalu pergi.
----------
"Lheep." Panggil Rayshah.
"Paan lagi ha? Mau jadi pho lu?" Tanya Aleep.
"Yeee engga sih. Manggil doang deh. Gak jadi."
"Yeh? Aneh banget dah lu." Rayshah kembali menyusun rencana.
----------
"Cheeyp, Dheeydheey balikan lagi. Dheeydheey masih sayang soalnya. Sayang banget. Tapi Dheeydheey juga harus ngontrol emosi Dheeydheey jangan sampe kejadian kemaren terulang lagi."
"Janji ya, Dheey? Yaudah. Jangan galau-galau lagi ya, Dheey...."
----------
The writer says:
Bikin ini sampe galau cuma garagara Dheeydheey sama Ghalheeyh putus. Comment on your own.
Cheeypheey Love Story (Part 17)
"EH SERIUS DHEEY?!" Tanya Ghalheeyh kepada Dheeydheey di telepon.
"Serius, Ghall.... Aku juga gak ngerti. Cheeypheey galau banget seharian ini. Kamu kan deket sama Alheep. Coba deh kamu tanya ke Alheep. Kasian ini Cheeypheey yaampuuunnn...." Jawab Dheeydheey.
"Iya iya, aku coba tanya Alheep yang sebenernya deh Dheey.."
"Serius, Ghall.... Aku juga gak ngerti. Cheeypheey galau banget seharian ini. Kamu kan deket sama Alheep. Coba deh kamu tanya ke Alheep. Kasian ini Cheeypheey yaampuuunnn...." Jawab Dheeydheey.
"Iya iya, aku coba tanya Alheep yang sebenernya deh Dheey.."
---------
"Lheep, sini deh. Gue ngeliat cincin yang dipake Rayshah. Katanya itu dikasih lo, Lheep. Belinya dimana? Gue mau beliin Dheeydheey deh. Yang piglet tapi." Kata Ghalheeyh.
"Hah? Kapan gue ngasih cincin ke Rayshah?" Tanya Alheep.
"Lah? Kata Rayshah gitu."
"Cincin apaan sih?"
"Cincin gambarnya pooh"
"Hah? Itu cincin yang pengen gue kasih ke Cheeypheey! Kenapa bisa ada di dia?!"
"Loh?"
"Ntar gue tanya Rayshah deh Ghal."
"Hah? Kapan gue ngasih cincin ke Rayshah?" Tanya Alheep.
"Lah? Kata Rayshah gitu."
"Cincin apaan sih?"
"Cincin gambarnya pooh"
"Hah? Itu cincin yang pengen gue kasih ke Cheeypheey! Kenapa bisa ada di dia?!"
"Loh?"
"Ntar gue tanya Rayshah deh Ghal."
---------
"Shah, cincin itu dapet darimana?" Tanya Alheep.
"Dari lu kan Lheep."
"Emang gue yang ngasih?"
"Lah, gue nemu di kolong meja gue ada surat buat gue."
"Surat apaan?" Rayshah pun masuk ke dalam kelas dan mengambil suratnya.
Suratnya itu berisikan:
"Rayshah, you know I like to see you around. This is for you.
-A"
"BUKAN TULISAN GUA."
"Trus tulisan siapa dong?! Lo udah bikin gue melting dan tiba-tiba ternyata itu bukan dari lo gue sedih Lheep. Asal lo tau, gue suka sama lo!" Bentak Rayshah kepada Alheep. Alheep terdiam di sana selama beberapa menit, lalu tersadar dan langsung kembali ke kelasnya.
---------
"Cheeyp, itu ada orang yang ngisengin Rayshah. Bukan aku yang ngasih ke dia, Cheeyp. Bukan aku! Maafin aku Cheeyp, aku yang ceroboh naronya di sembarang tempat.."
"Bener ya? Lain kali gak kayak gini lagi ya?"
"Iya Cheeyp. Aku janji." Dari kejauhan, terlihat Rayshah sedang melihat kemesraan pasangan yang putus nyambung itu dengan penuh kebencian.
"Tenang aja Lheep. Janji lo itu bakalan cuma jadi sebuah kalimat doang."
---------
Ghalheeyh iseng mengunjungi Dheeydheey di tempat LIA-nya. Ia ingin memberikan kejutan di Anniversary mereka yang ke 9 bulan. Tetapi, sesampainya di LIA, dia malah disuguhkan pemandangan yang tidak sedap. Dheeydheey sedang mengobrol bersama seorang cowok. Bunga anggrek berwarna ungu yang sedari tadi di dalam genggamannya terlepas begitu saja dan terjatuh di sampingnya.
"G- Ghalheeyh?"
"Dheey? Jadi ini yang kamu lakuin selama aku gak ada?"
"Kamu gak ngerti, Ghal. Bisa aku jelasin..."
"Gak. Gak usah kamu jelasin lagi. Ini udah cukup meyakinkan kalo kamu selingkuh."
"Haha. Cemburu? Cie banget. Kamu gak tau kalo aku juga cemburu setiap kamu deket sama cewek. HAHA. Lucu banget sih."
"Trus, kamu mau apa?"
"Aku mau....... Kita putus sekarang." Kata Dheeydheey tanpa pikir panjang
---------
"Dheey? Bionya kenapa? Ada masalah sama Ghalheeyh?" Tanya Cheeypheey.
"Masalah besar Cheeyp."
"Masalah apa?! Kok gak cerita-cerita sama Cheeypheey?"
"Dheeydheey putus sama Ghalheeyh."
(to be continued)
The writer says:
:) Gatau harus ngomong apa. Ini ide ngalir gitu aja padahal lagi galau. :)
Wednesday, April 17, 2013
Cheeypheey Love Story (Part 16)
me.......................meluk Ghalheeyh.
"IDIH HOMO."
"Ya abis.. Kan bukan muhrim, Dheey.."
"Yaudah.. Huh! Sekarang puter lagi."
Lalu, ujung botol mendarat di hadapan Dheeydheey. "DHEEYDHEEY!!!!! HAHAHAHAHAHAHH! RASAIN!!!" Ujar Alheep.
"Nyante Lheep.."
"TRUTH OR DARE!!!"
"Truth deh..." Ujar Dheeydheey.
"Oke, apa yang lo suka dari Ghalheeyh? Ghalheeyh kan gila, mkkb, bokep." Tanya Alheep.
"BOKEP! HAHAHAHAH!" Teriak Cheeypheey.
"Cheeyp..... Hahaahh. Okeh, jadi, yang gue suka dari Ghalheeyh itu dia baik sama gue, perhatian gue, trus dia unyu! AAAAAA! Eh ini kok gue jadi gila sendiri ya.." Jawab Dheeydheey. Ghalheeyh salting. Lalu tiba-tiba, mobil merah, mobil mamanya Dheeydheey datang ke sekolah untuk menjemput Dheeydheey. Ghalheeyh langsung kabur. "Ghal, kok lu kabur sih?" Tanya Alheep.
"Gue belom berani ketemu mamanya Lheep." Jawab Ghalheeyh.
"Cupu lo Ghal. Masa gitu aja takut?" Cheeypheey mengompori Ghalheeyh.
"Yaudah lah serah apa kata lo. Gue masih belom berani intinya."
"IDIH HOMO."
"Ya abis.. Kan bukan muhrim, Dheey.."
"Yaudah.. Huh! Sekarang puter lagi."
Lalu, ujung botol mendarat di hadapan Dheeydheey. "DHEEYDHEEY!!!!! HAHAHAHAHAHAHH! RASAIN!!!" Ujar Alheep.
"Nyante Lheep.."
"TRUTH OR DARE!!!"
"Truth deh..." Ujar Dheeydheey.
"Oke, apa yang lo suka dari Ghalheeyh? Ghalheeyh kan gila, mkkb, bokep." Tanya Alheep.
"BOKEP! HAHAHAHAH!" Teriak Cheeypheey.
"Cheeyp..... Hahaahh. Okeh, jadi, yang gue suka dari Ghalheeyh itu dia baik sama gue, perhatian gue, trus dia unyu! AAAAAA! Eh ini kok gue jadi gila sendiri ya.." Jawab Dheeydheey. Ghalheeyh salting. Lalu tiba-tiba, mobil merah, mobil mamanya Dheeydheey datang ke sekolah untuk menjemput Dheeydheey. Ghalheeyh langsung kabur. "Ghal, kok lu kabur sih?" Tanya Alheep.
"Gue belom berani ketemu mamanya Lheep." Jawab Ghalheeyh.
"Cupu lo Ghal. Masa gitu aja takut?" Cheeypheey mengompori Ghalheeyh.
"Yaudah lah serah apa kata lo. Gue masih belom berani intinya."
--------------
"Lheep, kamu berani gak ketemu mamaku?" Tanya Cheeypheey tiba-tiba dalam perjalanan pulang.
"Kamu ngomong apa sih Cheeyp? Ya berani lah." Jawab Alheep.
"Jangan pacaran woy. Envy gue." Ujar Ghalheeyh envy karena Dheeydheey sudah pulang.
"Kalo envy jauh-jauh dari sini Ghal."
Ghalheeyh pergi menjauh. Lalu, tiba-tiba, Alheep berlutut. Ternyata, ia hanya ingin mengikat tali sepatunya. Cheeypheey menunggu angkot yang lewat. Lalu tiba-tiba, Alheep memanggil Cheeypheey. "Cheeyp,"
"Ya?" Ternyata Alheep sudah memegang sebuah kotak berwarna merah yang berisikan cincin bergambar pooh.
"Aku tau, ini masih lama, tapi.. Kamu mau kan selamanya jadi belahan jiwaku yang akan selamanya mendamoingiku sampai akhir hayatku?" Tanya Alheep.
Cheeypheey shock. Dia tidak bisa berbicara apa-apa. Tiba-tiba angkot yang mereka tunggu pun tiba.
"Mm.... Angkotnya udah dateng nih. Naik yuk." Ajak Cheeypheey.
Alheep pun pasrah. Akhirnya dia naik angkot dan pulang.
--------
Cheeypheey pulang-pulang langsung bbm Dheeydheey dan menanyakan kepadanya apa yang harus Cheeyphey.
C: Dheey, Cheeypheey barusan ditanyain sama Alheep. Apakah kamu mau jadi blablabla aaaaaaaaa intinya itu kayak ngelamar. Tapikan Cheeypheey masih imuttimut seperti anak kecil....
D: Huuu pengennya. Eh serius Alheep ngelamar? Berani banget dia......
C: Gatau nih Dheey. Galau nih kayak Dheeydhey
---------
Keesokkan harinya, Cheeypheey sedang berjalan di koridor kelas 7 ingin pergi ke kamar mandi. Dan lalu ia berpapasan dengan seorang perempuan, kelas 7, bernama Rayshah. Rayshah dikabarkan dekat dengan Alheep. Pernah Cheeypheey mendengar seseorang menggosipkan Alheep dengan Rayshah. Lalu, Cheeypheey memperhatikan Rayshah lebih dekat. Ternyata Rayshah memakai cincin dengan gambar pooh.
"Dek, mau tau deh. Itu cincin belinya dimana?" Tanya Cheeypheey sok sksd dengan Rayshah.
"Gatau kak, aku dikasih sama temen." Jawab Rayshah. Temen? Jangan-jangan Alheep.....
"Siapa yang ngasih? ntar gue tanya deh sama orangnya."
"Yang ngasih? Rahasia dong kak... Hehehe."
"Serius nih dek. Gue soalnya suka banget sama pooh!"
"Dikasih Alheep kak. Kakak tau orangnya kan? Yang kece itu loh kak."
"Oh. Aheep? Yang ngocol itu? Oh. Iya iya gue tau. Makasih ya dek."
---------
Cheeypheey sedih. Kejam sekali Alheep memberikan cincin yang kemarin diberikan untuk Cheeypheey ke orang lain. Cheeypheey benar-benar sedih. "Cheeyp? Cheeypheey kenapa?" Tanya Dheeydheey.
"Hah? Gapapa Dheey."
"Boong. Ada masalah sama Alheep? Kenapa?"
"Huft.... Cincin yang kemaren dikasih ke Cheeypheey..... Ternyata udah dikasih ke orang lain, Dheey. Cheeypheey sedih."
"Hah? Gila jahat banget tuh si Alheep! Dikasih ke siapa Cheeyp?"
"Ke Rayshah."
langsung meninggalkanbangkunya dan bergalau di luar.
(To be continued)
The writer says:
The best part of making a story is to make the reader happy, entertained, and the reader curious.
Saturday, April 13, 2013
SURPRISE: 1 April 2013, Ghalheeyh's Birthday Party
Pada hari Senin, tanggal 1 April 2013, Ghalheeyh, atau lebih tepatnya Muhammad Al-Ghazali Aprian, berulang tahun yang ke..............berapa yah. gak bisa ketebak sih mukanya tua. *eh. haha nggakok, dia umurnya 14 sekarang.
Jadi, dari seminggu sebelumnya, aku berencana bikin dia galau. Dengan balesin bbmnya singkat, cuek-cuek gitu. Yah. Malah aku yang galau. Tapi emang berhasil sih dia galau lima hari. Kenapa lima hari doang? Karena pas liburan aku gatahan kalo gak ngasih kabar ke dia, akhirnya bbman deh..
Lalu, pada tanggal 31 Maretnya, aku dan Yuzi, ngebroadcast dengan isi gaboleh ada yang ngucapin galih sampe surprise party-nya selesai.
Keesokkan harinya, yaitu hari Senin, tanggal 1 April 2013. Aku sangat bingung. Aku bolak-balik ke atas dan ke bawah hanya untuk menyusun rencana untuk ulang tahun Galih. Aku sudah membawa kue, dan kado. Gede banget sumpah....
Lalu, pada saat pulang sekolah, tcent, Yuzi, Sally, dan Almira pergi ke rumah Yuzi. Di rumah Yuzi, kami semua menyiapkan kuenya, kadonya, dan segala macam hal. Termasuk menyembunyikan tasku dan Sally. Pada awalnya, aku dan Sally berencana ingin pergi duluan sebelum Galih datang. Tetapi, tanpa kami sadari, Galih dan Raska sedang berjalan ke rumah Yuzi pada saat itu. Aku yang pada saat itu sedang berdiri memegang payung dan mengobrol bersama Ochey dan Zap kaget. Tiba-tiba, ada suara Galih menyebut namaku. Watdehel. Lalu aku langsung memanggil Sally dan berpura-pura pergi ke Alfamart.
Lalu, eh kok jadi baku gini. Trus aku sama Sally ceritanya ketemu orang yang nanya jalan. Nah, kita kehipnotis gitu jadi kita ngikutin apa kata dia. Padahal kita berdua jalan ke Seven Eleven Pejaten dan membeli slurpee small untuk berdua. Mirisnya hidup...
Di rumah Yuzi, mereka bertanya-tanya "Dimana Diana?" :) Bikin sinetron deh. Yuzi sampe masang pm "Diana dimanaaaa" Dinhor sampe mention "Di lo dimana? Pada nyariin lo. Ada Galih juga." Biar keliatan real, Yuzi nelpon aku gitu. Aku agak malu gitu di Sevel teriak-teriak sok nangis ngomong "Gak tau ini dimanaaaa...." HAHA. Galih juga bbm aku. Kata Sally jangan dibales, akhirnya aku gantungin deh bbmnya. Blablabla gitu.
Akhirnya aku sama Sally ke rumah Yuzi lagi. Kita nyiapin semuanya. Mulai dari tepung, kue, kado, dan lain sebagainya. Nah pas Galih balik, dia buka pintu dan bermuka panik. Langsung kita semua nyanyiin lagu Happy Birthday. Dia shock, kaget, dan lain sebagainya.
Trus sesi pemberian kue dan kado dan tepung..... Abis itu pulang deh........ The End.
Jadi, dari seminggu sebelumnya, aku berencana bikin dia galau. Dengan balesin bbmnya singkat, cuek-cuek gitu. Yah. Malah aku yang galau. Tapi emang berhasil sih dia galau lima hari. Kenapa lima hari doang? Karena pas liburan aku gatahan kalo gak ngasih kabar ke dia, akhirnya bbman deh..
Lalu, pada tanggal 31 Maretnya, aku dan Yuzi, ngebroadcast dengan isi gaboleh ada yang ngucapin galih sampe surprise party-nya selesai.
Keesokkan harinya, yaitu hari Senin, tanggal 1 April 2013. Aku sangat bingung. Aku bolak-balik ke atas dan ke bawah hanya untuk menyusun rencana untuk ulang tahun Galih. Aku sudah membawa kue, dan kado. Gede banget sumpah....
Lalu, pada saat pulang sekolah, tcent, Yuzi, Sally, dan Almira pergi ke rumah Yuzi. Di rumah Yuzi, kami semua menyiapkan kuenya, kadonya, dan segala macam hal. Termasuk menyembunyikan tasku dan Sally. Pada awalnya, aku dan Sally berencana ingin pergi duluan sebelum Galih datang. Tetapi, tanpa kami sadari, Galih dan Raska sedang berjalan ke rumah Yuzi pada saat itu. Aku yang pada saat itu sedang berdiri memegang payung dan mengobrol bersama Ochey dan Zap kaget. Tiba-tiba, ada suara Galih menyebut namaku. Watdehel. Lalu aku langsung memanggil Sally dan berpura-pura pergi ke Alfamart.
Lalu, eh kok jadi baku gini. Trus aku sama Sally ceritanya ketemu orang yang nanya jalan. Nah, kita kehipnotis gitu jadi kita ngikutin apa kata dia. Padahal kita berdua jalan ke Seven Eleven Pejaten dan membeli slurpee small untuk berdua. Mirisnya hidup...
Di rumah Yuzi, mereka bertanya-tanya "Dimana Diana?" :) Bikin sinetron deh. Yuzi sampe masang pm "Diana dimanaaaa" Dinhor sampe mention "Di lo dimana? Pada nyariin lo. Ada Galih juga." Biar keliatan real, Yuzi nelpon aku gitu. Aku agak malu gitu di Sevel teriak-teriak sok nangis ngomong "Gak tau ini dimanaaaa...." HAHA. Galih juga bbm aku. Kata Sally jangan dibales, akhirnya aku gantungin deh bbmnya. Blablabla gitu.
Akhirnya aku sama Sally ke rumah Yuzi lagi. Kita nyiapin semuanya. Mulai dari tepung, kue, kado, dan lain sebagainya. Nah pas Galih balik, dia buka pintu dan bermuka panik. Langsung kita semua nyanyiin lagu Happy Birthday. Dia shock, kaget, dan lain sebagainya.
Trus sesi pemberian kue dan kado dan tepung..... Abis itu pulang deh........ The End.
Saturday, March 16, 2013
Cheeypheey (and Dheeydheey) Love Story Part 15
Back there in Dheeydheey's home...
Dheeydheey sedang galau abstrak. Galau abstrak yaitu, galau yang tidak jelas alasannya. Jika ditanya "kenapa galau?" Jawabannya "abstrak." Karena itulah dinamakan galau abstrak. (p. s. Galau abstrak ciptaan Dips loch!) Dheeydheey sering mengalami galau abstrak tersebut.
Lalu tidak beberapa lama kemudian, ada bunyi jendela kaca yang diketuk-ketuk. "Siapasih ngetok-ngetok. Lagi galau juga, malah diganggu-ganggu." Ucap Dgheeydheey terhadap dirinya sendiri. Akhirnya ia keluar untuk mengetagui siapa pelaku dibalik "pengetukan kaca" tersebut. Ternyata, itu Ghalheeyh! "G- Ghalheeyh.... Kamu ngapain disini?!" Tanya Dheeydheey. Ghalheeyh tidak menjawab. Ia langsung berlutut di depan Dheeydheey lalu mengeluarkan tangannya yang selama ini dia sembunyikan di belakang punggungnya. Ternyata tangannya memegang boneka piglet yang sedang memegang setangkai bunga mawar berwarna merah.
"Dheey, maaf kalo aku sering bikin kamu galau, aku sering bikin kamu khawatir, tapi setiaop aku tanya kamunya begitu, gak jawab. maaf banget aku juga gak selalu bisa ada di sisi kamu. Apalagi pas kamu jatoh, aku gak tau apa-apa. Yang kamu ngequote tweet temen kamu. Maaf banget. Aku emang gak bisa selalu ada di sisi kamu. Aku udah melakukan semua yang aku bisa, tapi ternyata itu belom jadi yang terbaik bagi kamu. Maaf ya sayang. Maaf banget. Sebagai permintaan maafku, aku mau ngasih kamu ini."
Dheeydheey cengo. Ia spicles. Dia menangis. Ia terharu dengan apa yang telah dikatakan oleh ghalheeyh. "Loh, kamu kenapa nangis?" tanya Ghalheeyh. Dengtan spontanitas dan (mungkin) tanpa sadar, Dheeydheey langsung memeluk Ghalheeyh.
"Kamu gak perlu minta maaf. Aku yang over kok sama kamu. Aku sayang banget sama kamu. Ginideh jadinya. Kamu yang merasa bersalah suka bikin aku galau padahal aku sendiri penyebab aku galau. Rasanya, semua cewek yang deket sama kamu kecuali keluarga kamu sama sahabat kamu pengen aku santet taugak. Aduh aku lebay banget yah. Aku yang seharusnya bisa ngertiin kamu. Aku yang seharusnya mintas maaf. Aku yang gakbisa ngertiin kamu, maaf ya. Aku gak akan pernah bisa ngerti. Maaf.."
Dheeydheey sedang galau abstrak. Galau abstrak yaitu, galau yang tidak jelas alasannya. Jika ditanya "kenapa galau?" Jawabannya "abstrak." Karena itulah dinamakan galau abstrak. (p. s. Galau abstrak ciptaan Dips loch!) Dheeydheey sering mengalami galau abstrak tersebut.
Lalu tidak beberapa lama kemudian, ada bunyi jendela kaca yang diketuk-ketuk. "Siapasih ngetok-ngetok. Lagi galau juga, malah diganggu-ganggu." Ucap Dgheeydheey terhadap dirinya sendiri. Akhirnya ia keluar untuk mengetagui siapa pelaku dibalik "pengetukan kaca" tersebut. Ternyata, itu Ghalheeyh! "G- Ghalheeyh.... Kamu ngapain disini?!" Tanya Dheeydheey. Ghalheeyh tidak menjawab. Ia langsung berlutut di depan Dheeydheey lalu mengeluarkan tangannya yang selama ini dia sembunyikan di belakang punggungnya. Ternyata tangannya memegang boneka piglet yang sedang memegang setangkai bunga mawar berwarna merah.
"Dheey, maaf kalo aku sering bikin kamu galau, aku sering bikin kamu khawatir, tapi setiaop aku tanya kamunya begitu, gak jawab. maaf banget aku juga gak selalu bisa ada di sisi kamu. Apalagi pas kamu jatoh, aku gak tau apa-apa. Yang kamu ngequote tweet temen kamu. Maaf banget. Aku emang gak bisa selalu ada di sisi kamu. Aku udah melakukan semua yang aku bisa, tapi ternyata itu belom jadi yang terbaik bagi kamu. Maaf ya sayang. Maaf banget. Sebagai permintaan maafku, aku mau ngasih kamu ini."
Dheeydheey cengo. Ia spicles. Dia menangis. Ia terharu dengan apa yang telah dikatakan oleh ghalheeyh. "Loh, kamu kenapa nangis?" tanya Ghalheeyh. Dengtan spontanitas dan (mungkin) tanpa sadar, Dheeydheey langsung memeluk Ghalheeyh.
"Kamu gak perlu minta maaf. Aku yang over kok sama kamu. Aku sayang banget sama kamu. Ginideh jadinya. Kamu yang merasa bersalah suka bikin aku galau padahal aku sendiri penyebab aku galau. Rasanya, semua cewek yang deket sama kamu kecuali keluarga kamu sama sahabat kamu pengen aku santet taugak. Aduh aku lebay banget yah. Aku yang seharusnya bisa ngertiin kamu. Aku yang seharusnya mintas maaf. Aku yang gakbisa ngertiin kamu, maaf ya. Aku gak akan pernah bisa ngerti. Maaf.."
-----------
"cheeyp."
"Apa Dheey?"
"Kemaren..... Ghalheeyh ke rumah Dheeydheey.." Lalu Dheeydheey menceritakan semua kejadian di rumah Dheeydheey.
"Aduh romantis banget! Envy deh! Tapi kemaren Cheeypheey juga nekat abis jenguk Alheep! Kata Alheep dia lupa ingatan gitu, tapi dia masih inget kita sama Ghalheeyh. Terus.." Cheeypheey pun menceritakan semua kejadian di rumah sakit.
"oh iya, gimana Alheep?" Tanya Dheeydheey
"Cie banget deh nanyain Alheep tumbenan Dheey. Dia udah mendingan kok. Kata dokter paling 2/3 hari lagi dia udah boleh pulang."
"Eh tapi serius dia inget Cheeypheey? Wow."
"Jahssy...."
"Eheheheehehehehehehe....."
-----------
Sepulang sekolah, semuanya sudah berpulang-pulangan. tetapi, Dheeydheey dan Cheeyoheey belum pulang, entah mengapa. Mungkin mereka ingin ngerumpi(?) Ternyata, mereka ingin bergalau ria terlebih dahulu. Dan karena Cheeypheey tidak punya teman pulang bareng.
"Dheeydheey! Liat ke lapangan yaa!" Sahut sebuah suara dari lapangan.
"Itu kayak suara Ghalheeyh deh.... mending Dheeydheey liat ke lapangan deh." Ujar Cheeypheey. Mereka berdua pun melihat ke arah lapangan. Tiba-tiba sebuah suara yang sangat khas dari sebuah alat musik terdengar. Itu keyboard! Dan gitar.
"Yang main keyboard siapa?" Tanya Dheeydheey.
"Ghalheeyh kali, Dheey."
"Amacaaaaa...."
Dan ternyata benar, Ghalheeyh sedang memainkan keyboard menyanyikan lagu One Less Lonely Girl. Lalu, di sebelahnya ada Alheep, yang sedang memainkan gitar melantunkan lagu One Less Lonely Girl juga. Mereka sedang konser. Dheeydheey dan cheeypheey langsung meninggalkan Alheep dan Ghalheeyh di situ konser berduaan.
"Dheey! Kok kabur?! Malahan kita berdua konser gak jelas gini buat kamu sama Cheeypheey, Dheey...." Kata Ghalheeyh melarang Dheeydheey untuk pergi.
"Ya abis tiba-tiba gitu. Mending kita main Truth or Dare aja." Usul Dheeydhey.
"Yaudah. Kita puter ya pake botol minum aja." putaran pertama. Lalu, Alheep yang dapet.
"WAAAAAA!!!!! ALHEEP TRUTH OR DARE!" Teriak Dheeydheey.
"Nyante Dheey. Dare deh." Jawab Alheep.
"CIUM CHEEYPHEEY!!!! HUAHAHAHAHAHAHAAH!!! Eh gakboleh ya... yaudah PELUK CHEEYPHEEY HUEHEHEHEEHEHEHEHEHE!!!!"
"Dheey....... Nyante dong....."
Lalu, Alhep me.............................................
(bersambung)
The writer says:
ini agak gaje. Ini dibikin pas lagi sakit perut. Ini dibikin sambilan konser+ngestalk orang sampe tgl 1 September. Dan ini ada Dheeydheey nya karena lebih banyak kejadian Dheeydheey disini. That's all I can say. arrivederci. See you in the next post.
Thursday, February 21, 2013
SUPRISE - 19 February 2013
So two days ago, i was having a great and big surprise and it was so amazing!
Jadi, hari Selasa, aku masuk sekolah seperti biasa untuk bertemu teman-teman dan........Galih dan belajar tentunya. Lalu, tiba-tiba, Ayu, salah satu temen deketku, bilang "Didi! Ayu suka sama Galih!" Omg. kaget banget saat itu. Syok. Gak tau harus gimana. Syok parah. Aku bilang "Yaudah! Kalo Ayu bener-bener suka sama Galih, Ayu harus kasih tau Galih langsung!" Aku masih gak percaya. Tapi temen-temen pada meyakinkan gitu. Astaghfirullah. Itu bener-bener................
Lalu, aku sholat. Aku sholat bareng Zapssy, Kapssy, dan Aqssy. Semuanya menenangkanku. Tapi tetep aja. Gak bisa tenang kalo gitu. Selesai sholat, aku balik ke kelas.
Di kelas, aku bercanda-canda dengan teman-teman seperti biasa. Tiba-tiba, Galih datang, dia teriak "Ayu? Ayu mana Ayu? Ayu udah makan belom?" Itu nyesek banget. Denger pacar sendiri nyariin orang lain itu.....<//////3 sakit hati. Aku langsung nutup muka di meja, terus tiba-tiba aku nangis dengan sendirinya. Aku beenr-bener gak tau kenapa bisa nangis kayak gitu. Tapi mungkin karena denger Galih bilang gitu dan Ayu mau menyatakan perasaannya ke Galih. "Galih! Gue mau ngomong sesuatu!" Semua temen-temen pada ngomporin. Dan lain sebagainya. Tapi Galih masih aja memihak ke aku. Terus, itu satu kelas ngeliatin ke arah aku gitu. Semuanya pada nenangin.... Dan pada akhirnya, Ayu bilang, "Galih! Sebenernya lo itu jelek! Bikin ilfeel! Gue cuma pura-pura suka sama lo!"
GOD. THAT MAKES MY HEART STOP BEATING FOR A WHILE.
Semua anak pada ketawa, pada seneng denger Galih dicacimaki HUAHAHAHAHA. Terus, terdengar suara seseorang gak tau siapa, bilang gini "Jadi ini tuh sebenernya cuma ngetes, seberapa sayangnya sih Didi sama Galih? Ternyata sayang banget. Sampe gak mau ngelepasin." Pas aku buka mata, Galih udah duduk di sebelah aku nenangin dan aku disuruh cuci muka ke kamar mandi dianterin Ayu. The end.
arrivederci
Jadi, hari Selasa, aku masuk sekolah seperti biasa untuk bertemu teman-teman dan........
Lalu, aku sholat. Aku sholat bareng Zapssy, Kapssy, dan Aqssy. Semuanya menenangkanku. Tapi tetep aja. Gak bisa tenang kalo gitu. Selesai sholat, aku balik ke kelas.
Di kelas, aku bercanda-canda dengan teman-teman seperti biasa. Tiba-tiba, Galih datang, dia teriak "Ayu? Ayu mana Ayu? Ayu udah makan belom?" Itu nyesek banget. Denger pacar sendiri nyariin orang lain itu.....<//////3 sakit hati. Aku langsung nutup muka di meja, terus tiba-tiba aku nangis dengan sendirinya. Aku beenr-bener gak tau kenapa bisa nangis kayak gitu. Tapi mungkin karena denger Galih bilang gitu dan Ayu mau menyatakan perasaannya ke Galih. "Galih! Gue mau ngomong sesuatu!" Semua temen-temen pada ngomporin. Dan lain sebagainya. Tapi Galih masih aja memihak ke aku. Terus, itu satu kelas ngeliatin ke arah aku gitu. Semuanya pada nenangin.... Dan pada akhirnya, Ayu bilang, "Galih! Sebenernya lo itu jelek! Bikin ilfeel! Gue cuma pura-pura suka sama lo!"
GOD. THAT MAKES MY HEART STOP BEATING FOR A WHILE.
Semua anak pada ketawa, pada seneng denger Galih dicacimaki HUAHAHAHAHA. Terus, terdengar suara seseorang gak tau siapa, bilang gini "Jadi ini tuh sebenernya cuma ngetes, seberapa sayangnya sih Didi sama Galih? Ternyata sayang banget. Sampe gak mau ngelepasin." Pas aku buka mata, Galih udah duduk di sebelah aku nenangin dan aku disuruh cuci muka ke kamar mandi dianterin Ayu. The end.
arrivederci
Thursday, February 14, 2013
Cheeypheey Love Story (Part 14)
I ran out of ideas and inspiration. I made this when I'm really in a bad badmood. So, sorry and happy reading. Enoy. ;)
----------------
"Alheep gapapa kok, Cheeyp. Tapi mungkin untuk sementara waktu lo gak usah ada untuk dia bentar ya Cheeyp. Ya kira-kira 1 bulanan lah," ujar Ghalheeyh.
"1 bulan?! Itu lama Ghaall!! Mau jadi apa hidup gue tanpa Alheep?" Tiba-tiba terjadi keheningan yang sangat lama.
"Yaudah, sekarang kita pulang aja ya Cheeyp. Jangan galau lagi. Kan ada Dheeydheey." Mereka bertiga pun pulang ke rumah.
-----------------
14 Februari 2013
Sudah 13 hari Alheep dirawat di rumah sakit. Dan sampai sekarang dia juga belum terbangun dari komanya. Ghalheeyh melarang Dheeydheey dan Cheeypheey untuk menjenguk Alheep untuk sementara waktu. "Valentine.... Valentine kali ini gak ada Alheep."
"Cheeyp. Jangan galau lagi dong ah. Gak seru nih Cheeypheey galau." Ujar Dheeydheey. Tapi Cheeypheey tidak menghiraukan Dheeydheey dan malah kembali dengan lamunannya. Tiba-tiba, Ghalheeyh datang. Tetapi, ia tidak menyapa atau menghiraukan Dheeydheey. Lalu, Dheeydheey menjadi galau. Sepulang sekolah, Cheeypheey tidak tahan ingin bertemu Alheep. Karena sudah satu minggu dia tidak bertemu dengan sang pujaan hati. Ia meminta izin kepada Ghalheeyh agar Ghalheeyh membolehkan Cheeypheey untuk menjenguk Alheep. "Boleh ya Ghal, pleeaaaase."
"Sekali gak boleh tetep gak boleh Cheeyp." Tetapi, karena Cheeypheey tidak tahan, akhirnya ia nekat pergi sendiri menjenguk Alheep.
Setelah Cheeypheey pergi, Ghalheeyh menemukan Dheeydheey duduk melamun, galau. Dheeydheey menggenggam tangan kirinya dengan tangan kanannya. "Dheey?"
Tetapi Dheeydheey tetap asik bergalau ria tidak menghiraukan sekitar. Sampai pada akhirnya Ghalheeyh meraih tangan Dheeydheey yang sedang digenggamnya dan ditemukannya bekas ikatan yang sangat kencang oleh sebuah tali. "Dheey? Ini bekas apa? Bekas diiket? Tangan kamu diiket siapa?" Tanya Ghalheeyh. Dheeydheey hanya menoleh ke arah Ghalheeyh dengan tatapan kosong lalu kembali bergalau ria. "Dheey, jawab. Kamu kenapa Dheey?"
Kemudian, datanglah Aqhsheey, si anak ungu, menghampiri mereka berdua. "Ghal, tadi Dheeydheey ngiket tangannya sendiri. Dia frustasi. Udah banyak yang ngelarang dia, tapi tetep aja dilakuin sama dia, Ghal. Gue gak tau apa yang bikin dia kayak gitu, tapi satu hal yang pasti, dia butuh perhatian dan kasih sayang lo yang dulu pernah lo kasih ke dia, Ghal. Dia butuh lo yang dulu perhatian, selalu menyayangi dan menyinari hidupnya dengan kasih sayang. Maaf kalo gue sok lebay, sok puitis, tapi gue belajar dari Malam Minggu Miko. Jadi, abaikanlah kata-kata yang gak berguna. Udah gitu aja."
"Dheey? Kamu denger Aqhsheey tadi? Itu semua bener? Ngangguk kalo bener Dheey...." Dheeydheey tidak mengangguk atau apa. Tetapi ia langsung pergi meninggalkan Ghalheeyh.
------------------
Cheeypheey sudah berada di rumah sakit, dimana Alheep dirawat. Ia langsung pergi ke kamar nomor 109. Alheep sedang tertidur sendiri di dalam. Cheeypheey menghampirinya. "Alheep, bangun ya sayang. Aku kangen kamu. Aku butuh kamu. Aku gak bisa gak mikirin kamu. Aku disini khawatir sama keadaan kamu, Lheep. Bangun ya sayang. Aku bawain buah-buahan sama bunga loh. Kamu mau kan? Oh ya, by the way, Happy Valentine's Day Lheep. We don't celebrate it, do we? Tapi, aku cuma mau bilang kalo aku sayang banget sama kamu. Kamu masih bisa bertahan kan Lheep? Kamu gapapa kan? Sekarang bangun dong sayang. Aku butuh kamu."
Tiba-tiba, tangan Alheep memeluk Cheeypheey. Alheep sudah bangun dari koma. "Aku juga sayang kok sama kamu. Happy Valentine's Day too even though we don't celebrate it. I just wanna say, I love you like I did before I got this accident. My mom said I have a little bit amnesia, but, I can't even forget you, babe."
(to be continued)
The writer says:
Don't blame me if I did something wrong here. I can't think anymore it just appears suddenly. And a little bit part of it is a code. Thanks for all of your attention.
Sunday, February 3, 2013
G-A-L-A-U
Di post ini, kita akan curcol mengupas semua hal tentang galau di kalangan remaja. Sebenernya, apa sih galau itu?
Galau, menurut beberapa pelajar, adalah suatu perasaan yang timbul di saat sedih. Sebenernya sih, artinya ya sama aja, yaitu: SEDIH. Tapi, kalo galau mungkin biar lebih keren aja kali, ya. Jadi, dari beberapa sudut pandang(?), galau itu bisa berasal dari keluarga, masalah sosial, masalah percintaan bagi beberapa kaum pelajar yang sudah mempunyai pasangan, ekonomi, dan yang paling-paling, pelajaran.
Telah disurvei, bahwa satu dari delapan anak yang berkumpul yang pengen nonton gak jadi-jadi(?) nah satu anak ini, mempunyai banyak masalah di kehidupannya. Kalo masalahnya udah featuring, susah deh diilanginnya. Apalagi kalo masalah sama pacar. No one can make him/her smile/happy again.
Aku sudah mensurvei beberapa orang, walaupun yang bales dan yang deliv cuma dikit-__-
Indah Istifara
D: Menurut Indah, apa sih galau itu?
I: Galau itu adalah sebuah perasaan yang sedang sedih.....
D: Biasanya, kalo Indah galau itu karena apa?
I: Yang membuat galau, ya masalah......
D: Lagu galau versi Indah apa aja?
I: Lagunya..............banyak sih lagunya. Tapi Indah kalo galau gak pernah dengerin lagu, nanti malah tambah galau.
D: Ya apa kek gitu sebut aja satu
I: Pelangi-pelangi di...:( Balonku ada lima juga itu galau parah:(
Annisa Maulida Fajjrin
D: Menurut L, galau itu apa?
N: Galau itu kayak mikirin orang sampe gitu
D: Bagus banget jawaban lo gak mainstream. Nah, kalo lo biasanya galau itu gara-gara apa?
N: Penyebab galau, php._.
D: Ini gak mainstream juga. Lagu tergalau versi lo apa aja?
N: Apalah Arti Menunggu - Raisa, Orang Ketiga - HiVi
Adinda Nur Syarafina
D: Menurut Adinda, galau itu apa?
A: Galau adalah perasaan hati yang tertunda(?)
D: Kalo menurut Adinda, penyebab galau itu apa?
A: Galau bisa gara-gara gebetan, pacar, pelajaran, sahabat, dll(?)
D: Kalo lagu tergalau menurut Adinda apa?
A: Lagu tergalau adalah lagu yang saat kita dengarkan dapat sangat menyentuh hati kita dan tanpa sadar kita dapat meneteskan air mata..(?)._.
Shannaz Humairoh Al-Islami
D: Menurut Shannaz, galau itu apa?
S: Galau itu perasaan paling aneh sedunia akhirat aneh aja gitu sedih tapi kayak ada rasa yang gimana gitu.
D: Nah kalo penyebab galau?
S: Penyebabnya? PHP, dibales sama doinya lama, dll. kadang malah gak tau penyebabnya.
D: Kalo lagu tergalau versi Shannaz apa?
S: Lagu tergalau? Hmmm.... apaya? Jar of Hearts sama Same Mistakes sama Hidup Untukmu Mati Tanpamu, A Thousand Years Part 1&2 dan masih banyak yang lain lagi
Anisa Dwi Utami
D: Menurut Nisa, galau itu apa?
N: Galau menurut gue keadaan yang disebabkan karena sedih, kecewa, menyesel, dan sebangsanya.
D: Kalo lagu galau?
N: Yang paling galau menurut gue A Thousand Year.
N: Tambahan satu lagi! Sebenernya kita galau itu siasia. Karena kalo kita cuma bisa galau doang itu gaada hasilnya. Ngerti gak?
D: Oh okee ngerti-ngertii makasih:)
Ayu Siti Nur Anisa
D: Ayuu, menurut Ayu galau itu apa?
A: Galau adalah bisa dikatakan mood juga sihh
D: Ayu biasanya galau gara-gara apa?
A: Ayu kalo galau itu karena kita kangen seseorang
D: Kalo lagu tergalau versi Ayu?
A: Lagu tergalau ituuu........ More Than This.
Udah gitu aja surveinya:) Jangan pada galau lagi, ya. Galau itu dilarang oleh agama loh(?) Tadi itu nasihat ngaco. Tapi bener jangan galau lagi. Karena galau bisa menyebabkan penyakit.....yah mikir aja sendiri penyakitnya penyakit apaan... #hidupgalau
arrivederci
Galau, menurut beberapa pelajar, adalah suatu perasaan yang timbul di saat sedih. Sebenernya sih, artinya ya sama aja, yaitu: SEDIH. Tapi, kalo galau mungkin biar lebih keren aja kali, ya. Jadi, dari beberapa sudut pandang(?), galau itu bisa berasal dari keluarga, masalah sosial, masalah percintaan bagi beberapa kaum pelajar yang sudah mempunyai pasangan, ekonomi, dan yang paling-paling, pelajaran.
Telah disurvei, bahwa satu dari delapan anak yang berkumpul yang pengen nonton gak jadi-jadi(?) nah satu anak ini, mempunyai banyak masalah di kehidupannya. Kalo masalahnya udah featuring, susah deh diilanginnya. Apalagi kalo masalah sama pacar. No one can make him/her smile/happy again.
Aku sudah mensurvei beberapa orang, walaupun yang bales dan yang deliv cuma dikit-__-
Indah Istifara
D: Menurut Indah, apa sih galau itu?
I: Galau itu adalah sebuah perasaan yang sedang sedih.....
D: Biasanya, kalo Indah galau itu karena apa?
I: Yang membuat galau, ya masalah......
D: Lagu galau versi Indah apa aja?
I: Lagunya..............banyak sih lagunya. Tapi Indah kalo galau gak pernah dengerin lagu, nanti malah tambah galau.
D: Ya apa kek gitu sebut aja satu
I: Pelangi-pelangi di...:( Balonku ada lima juga itu galau parah:(
Annisa Maulida Fajjrin
D: Menurut L, galau itu apa?
N: Galau itu kayak mikirin orang sampe gitu
D: Bagus banget jawaban lo gak mainstream. Nah, kalo lo biasanya galau itu gara-gara apa?
N: Penyebab galau, php._.
D: Ini gak mainstream juga. Lagu tergalau versi lo apa aja?
N: Apalah Arti Menunggu - Raisa, Orang Ketiga - HiVi
Adinda Nur Syarafina
D: Menurut Adinda, galau itu apa?
A: Galau adalah perasaan hati yang tertunda(?)
D: Kalo menurut Adinda, penyebab galau itu apa?
A: Galau bisa gara-gara gebetan, pacar, pelajaran, sahabat, dll(?)
D: Kalo lagu tergalau menurut Adinda apa?
A: Lagu tergalau adalah lagu yang saat kita dengarkan dapat sangat menyentuh hati kita dan tanpa sadar kita dapat meneteskan air mata..(?)._.
Shannaz Humairoh Al-Islami
D: Menurut Shannaz, galau itu apa?
S: Galau itu perasaan paling aneh sedunia akhirat aneh aja gitu sedih tapi kayak ada rasa yang gimana gitu.
D: Nah kalo penyebab galau?
S: Penyebabnya? PHP, dibales sama doinya lama, dll. kadang malah gak tau penyebabnya.
D: Kalo lagu tergalau versi Shannaz apa?
S: Lagu tergalau? Hmmm.... apaya? Jar of Hearts sama Same Mistakes sama Hidup Untukmu Mati Tanpamu, A Thousand Years Part 1&2 dan masih banyak yang lain lagi
Anisa Dwi Utami
D: Menurut Nisa, galau itu apa?
N: Galau menurut gue keadaan yang disebabkan karena sedih, kecewa, menyesel, dan sebangsanya.
D: Kalo lagu galau?
N: Yang paling galau menurut gue A Thousand Year.
N: Tambahan satu lagi! Sebenernya kita galau itu siasia. Karena kalo kita cuma bisa galau doang itu gaada hasilnya. Ngerti gak?
D: Oh okee ngerti-ngertii makasih:)
Ayu Siti Nur Anisa
D: Ayuu, menurut Ayu galau itu apa?
A: Galau adalah bisa dikatakan mood juga sihh
D: Ayu biasanya galau gara-gara apa?
A: Ayu kalo galau itu karena kita kangen seseorang
D: Kalo lagu tergalau versi Ayu?
A: Lagu tergalau ituuu........ More Than This.
Udah gitu aja surveinya:) Jangan pada galau lagi, ya. Galau itu dilarang oleh agama loh(?) Tadi itu nasihat ngaco. Tapi bener jangan galau lagi. Karena galau bisa menyebabkan penyakit.....yah mikir aja sendiri penyakitnya penyakit apaan... #hidupgalau
arrivederci
Begin Again - Taylor Swift Lyrics
Took a deep breath in the mirror
He didn't like it when I wore high heels
But I do
Turned the lock and put my headphones on
He always said he didn't get this song
But I do, I do
Walked and expecting you'd be late
But you got here early and you stand and wave
I walk to you
You pulled my chair out and helped me in
And you don't know how nice that is
But I do
And you throw your head back laughing like a little kid
I think it's strange that you think I'm funny, 'cause he never did
I've been spending the last 8 months
Thinking all love ever does is break and burn and end
But on a Wednesday in a cafe, I watched it begin again
He said he never met one girl
Who had as many James Taylor records as you
But I do
We tell stories and you don't know why
I'm coming off a little shy
But I do
But you throw your head back laughing like a little kid
I think it's strange that you think I'm funny, 'cause he never did
I've been spending the last 8 months
Thinking all love ever does is break and burn and end
But on a Wednesday in a cafe, I watched it begin again
And we walked down the block to my car and I almost brought him up
But you start to talk about the movies that your family watches
Every single Christmas and I won't talk about that
And for the first time, what's past is past
'Cause you throw your head back laughing like a little kid
I think it's strange that you think I'm funny, 'cause he never did
I've been spending the last 8 months
Thinking all love ever does is break and burn and end
But on a Wednesday in a cafe, I watched it begin again
But on a Wednesday in a cafe, I watched it begin again
My opinion about this song:
One word, AMAZING! I listen to this song everyday and I replay it every time. It's just so amazing. I'm crying while listening to this song Idk why. But so, listen to this song, it's really touching.
He didn't like it when I wore high heels
But I do
Turned the lock and put my headphones on
He always said he didn't get this song
But I do, I do
Walked and expecting you'd be late
But you got here early and you stand and wave
I walk to you
You pulled my chair out and helped me in
And you don't know how nice that is
But I do
And you throw your head back laughing like a little kid
I think it's strange that you think I'm funny, 'cause he never did
I've been spending the last 8 months
Thinking all love ever does is break and burn and end
But on a Wednesday in a cafe, I watched it begin again
He said he never met one girl
Who had as many James Taylor records as you
But I do
We tell stories and you don't know why
I'm coming off a little shy
But I do
But you throw your head back laughing like a little kid
I think it's strange that you think I'm funny, 'cause he never did
I've been spending the last 8 months
Thinking all love ever does is break and burn and end
But on a Wednesday in a cafe, I watched it begin again
And we walked down the block to my car and I almost brought him up
But you start to talk about the movies that your family watches
Every single Christmas and I won't talk about that
And for the first time, what's past is past
'Cause you throw your head back laughing like a little kid
I think it's strange that you think I'm funny, 'cause he never did
I've been spending the last 8 months
Thinking all love ever does is break and burn and end
But on a Wednesday in a cafe, I watched it begin again
But on a Wednesday in a cafe, I watched it begin again
My opinion about this song:
One word, AMAZING! I listen to this song everyday and I replay it every time. It's just so amazing. I'm crying while listening to this song Idk why. But so, listen to this song, it's really touching.
Friday, February 1, 2013
Cheeypheey Love Story (Part 13)
1 Februari 2013.
Dheeydheey sedang berjalan di koridor sekolah. Setelah mengikuti ekskul Palang Merah Remaja (PMR) di sekolahnya, ia menunggu dijemput oleh mamanya. Sebelum itu, dia mengunjungi Cheeypheey di lab IPA. Cheeypheey habis mengikuti ekskul Science Club di sekolahnya. Cheeypheey pulang bersama Alheep, yang sedang menunggu Cheeypheey sambil bermain basket padahal dia gak bisa main basket. Dheeydheey envy melihat Cheeypheey dan Alheep. Kenapa di anniversary-nya yang ke lima bulan, Ghalheeyh malah pulang duluan. Yang membuat Dheeydheey menjadi galau. Lalu, tiba-tiba, Alheep mengeluarkan bunga, lalu diberinya ke Dheeydheey.
"Nih, buat lo." Kata Alheep."Hah? Lo salah kasih kali ya? Buat Cheeypheey, kan ini?" Ujar Dheeydheey sedikit bingung. Cheeypheey hanya berdiri. Dia tidak cemburu, karena dia tau untuk apa bunga itu diberikan kepada Dheeydheey. "Gak kok. Buat lo. Gue sama Cheeypheey balik duluan ya." "Daaaaa Dheeyy! Nanti greet Cheeypheey, yaa!" Pamit Cheeypheey dilanjutkan dengan menjulurkan lidahnya. Dheeydheey hanya tertawa melihat kedua pasangan yang ceweknya lebih tinggi sedikit dari cowoknya.
Untuk apa bunga ini diberikan kepada Dheeydheey? Ah. Alheep ada-ada saja.
'Cause there's something in the way, you look at me..... It's as if my heart knows you're the missing piece, you make me believe that there's nothing in this world I can't be, I never know what you see, but there's something in the way you look at me...
Lagu ini! Dheeydheey sangat kenal dengan lagu ini! Juga suara ini! Suara siapa ini? Dheeydheey seperti pernah mendengarnya.. Dheeydheey pun membalikkan badan. Dan, terdapat seseorang disitu, sedang bernyanyi sambil memainkan piano. Yaitu, Ghalheeyh. Dheeydheey sepicles.
"Happy anniversary sweetheart. I can't give you big things such as presents, and gifts, and a thousand roses. I can only give you this song, this paper, and my love. I love you, babe.."
Dheeydheey langsung menghampiri Cheeypheey dan memeluknya. "Yang sabar, ya, Cheeyp... Alheep pasti bakalan sembuh kok. Cheeypheey berdoa aja yang terbaik buat Alheep, ya? Sekarang Cheeypheey senyum dong. Kalo nangis matanya tambah sipit loh.." Ujar Dheeydheey memberi Cheeypheey semangat.
"Makasih Dheey... Tapi, Alheep...."
"Alheep pasti baik-baik aja kok. Tenang dulu lah Cheeyp. Percaya deh sama Dheeydheey."
Lama kelamaan, Cheeypheey bisa tenang. Orang tua Alheep dari tadi mondar-mandir saking cemasnya kepada Alheep. "Emang gimana sih, Ghal, kejadiannya? Kenapa Alheep bisa kecelakaan?!" Tanya Cheeypheey masih dirundung kesedihan.
"Gue gak tau pastinya, pokoknya, kejadiannya itu, persis banget masih deket sekolahan. Pas gue sama Dheeydheey lagi jalan, gue liat dia terkapar di jalanan berlumuran darah." Jelas Ghalheeyh.
"Udah ah, jangan ceritain kejadiannya ke Cheeypheey. Mungkin dia masih syok. Kamu jangan malah bikin Cheeypheey sedih lagi dong ah." Ujar Dheeydheey. Dheeydheey memeluk Cheeypheey lagi yang matanya sudah berkaca-kaca. "Cheeyp, udahan ah nangisnya. Nanti tambah sipit. Gak mau kan, Dheeydheey katain sipit terus?"
Air mata Cheeypheey turun lebih deras. Dia sangat takut kalau terjadi apa-apa dengan Alheep. Pikirannya melayang kemana-mana. Tiba-tiba, dia teringat di hari ketika Alheep menyelamatkan Cheeypheey dari remed PLKJ Pak Apheep yang katanya susah itu. Lalu, dia teringat semua hal tentang Alheep yang telah membuatnya terbang keliling dunia.
Tiba-tiba, dokter keluar dari UGD. Cheeypheey tidak sadar akan hal itu. Ghalheeyh dan Pak Dokter berbicara berdua. "Jadi, Dok, bagaimana keadaan teman saya, Alheep?" Tanya Ghalheeyh.
"Kemungkinan kecil, Alheep masih bisa beraktifitas seperti biasa. Tapi, dalam beberapa minggu ini, dia masih harus dirawat. Hanya sedikit gegar otak kecil yang bisa menyebabkan hilang ingatan dalam jangka waktu pendek. Jadi, kemungkinan dia tidak akan ingat apa yang telah terjadi dari bulan Juli."
"JULI, DOK?! Tapi, itu lama sekali. Dan, Alheep malah mendapat banyak kenangan manbis dari bulan Juli, Dok."
"Sayang sekali untuk hal hilang ingatan, kami belum bisa menyembuhkannya. Tapi, Alheep masih bisa beraktifitas seperti biasa. Hanya saja, beberapa minggu ini, Alheep masih harus beristirahat. Jangan terlalu banyak bergerak. Itu saja. Terima kasih." Jelas Dokter.
"Gimana, Ghal? Gimana Alheep?! Dia baik-baik aja kan?" Tanya Cheeypheey kepada Ghalheeyh.
"Dia.. dia.... Baik-baik aja kok."
(to be continued)
The writer says:
Ini salah satu cerita yang bikinnya gak ada semangat sama sekali. Bener-bener lagi dalam keadaan ngantuk+galau. Maaf kalo typo dan salah kata.
Dheeydheey sedang berjalan di koridor sekolah. Setelah mengikuti ekskul Palang Merah Remaja (PMR) di sekolahnya, ia menunggu dijemput oleh mamanya. Sebelum itu, dia mengunjungi Cheeypheey di lab IPA. Cheeypheey habis mengikuti ekskul Science Club di sekolahnya. Cheeypheey pulang bersama Alheep, yang sedang menunggu Cheeypheey sambil bermain basket padahal dia gak bisa main basket. Dheeydheey envy melihat Cheeypheey dan Alheep. Kenapa di anniversary-nya yang ke lima bulan, Ghalheeyh malah pulang duluan. Yang membuat Dheeydheey menjadi galau. Lalu, tiba-tiba, Alheep mengeluarkan bunga, lalu diberinya ke Dheeydheey.
"Nih, buat lo." Kata Alheep."Hah? Lo salah kasih kali ya? Buat Cheeypheey, kan ini?" Ujar Dheeydheey sedikit bingung. Cheeypheey hanya berdiri. Dia tidak cemburu, karena dia tau untuk apa bunga itu diberikan kepada Dheeydheey. "Gak kok. Buat lo. Gue sama Cheeypheey balik duluan ya." "Daaaaa Dheeyy! Nanti greet Cheeypheey, yaa!" Pamit Cheeypheey dilanjutkan dengan menjulurkan lidahnya. Dheeydheey hanya tertawa melihat kedua pasangan yang ceweknya lebih tinggi sedikit dari cowoknya.
Untuk apa bunga ini diberikan kepada Dheeydheey? Ah. Alheep ada-ada saja.
'Cause there's something in the way, you look at me..... It's as if my heart knows you're the missing piece, you make me believe that there's nothing in this world I can't be, I never know what you see, but there's something in the way you look at me...
Lagu ini! Dheeydheey sangat kenal dengan lagu ini! Juga suara ini! Suara siapa ini? Dheeydheey seperti pernah mendengarnya.. Dheeydheey pun membalikkan badan. Dan, terdapat seseorang disitu, sedang bernyanyi sambil memainkan piano. Yaitu, Ghalheeyh. Dheeydheey sepicles.
"Happy anniversary sweetheart. I can't give you big things such as presents, and gifts, and a thousand roses. I can only give you this song, this paper, and my love. I love you, babe.."
-----------------
Cheeypheey menekan tombol-tombol yang ada di layar handphone-nya dengan cepat. Ia sedikit galau, tanpa alasan. Lalu, terdengar suara bunyi telepon dari handphone-nya. Ternyata itu dari Ghalheeyh. Cheeypheey segera mengangkatnya. "Ya, halo, Ghal?"
"Cheeyp, ini penting. Lo harus ke RS Fatmawati sekarang juga. Alheep kecelakaan."
-----------------
"ALHEEP!!! Kamu gak apa-apa kan? Bilang kamu gak apa-apa, bilang Lheep!" Teriak Cheeypheey di sebelah Alheep yang sedang dilarikan ke UGD. "Maaf mbak, tapi, Alheep sedang dalam keadaan tidak sadar. Jadi, mbak dimohon untuk tenang. Nanti kami akan kasih kabar."
Cheeypheey tidak bisa lagi menahan air matanya untuk keluar. Tetapi, air matanya mengalir dengan sangat derasnya melihat keadaan Alheep yang telah dilumuri cairan berwarna merah. Di ruang tunggu, sudah ada orang tua Alheep, Ghalheeyh, dan Dheeydheey. Dheeydheey langsung menghampiri Cheeypheey dan memeluknya. "Yang sabar, ya, Cheeyp... Alheep pasti bakalan sembuh kok. Cheeypheey berdoa aja yang terbaik buat Alheep, ya? Sekarang Cheeypheey senyum dong. Kalo nangis matanya tambah sipit loh.." Ujar Dheeydheey memberi Cheeypheey semangat.
"Makasih Dheey... Tapi, Alheep...."
"Alheep pasti baik-baik aja kok. Tenang dulu lah Cheeyp. Percaya deh sama Dheeydheey."
Lama kelamaan, Cheeypheey bisa tenang. Orang tua Alheep dari tadi mondar-mandir saking cemasnya kepada Alheep. "Emang gimana sih, Ghal, kejadiannya? Kenapa Alheep bisa kecelakaan?!" Tanya Cheeypheey masih dirundung kesedihan.
"Gue gak tau pastinya, pokoknya, kejadiannya itu, persis banget masih deket sekolahan. Pas gue sama Dheeydheey lagi jalan, gue liat dia terkapar di jalanan berlumuran darah." Jelas Ghalheeyh.
"Udah ah, jangan ceritain kejadiannya ke Cheeypheey. Mungkin dia masih syok. Kamu jangan malah bikin Cheeypheey sedih lagi dong ah." Ujar Dheeydheey. Dheeydheey memeluk Cheeypheey lagi yang matanya sudah berkaca-kaca. "Cheeyp, udahan ah nangisnya. Nanti tambah sipit. Gak mau kan, Dheeydheey katain sipit terus?"
Air mata Cheeypheey turun lebih deras. Dia sangat takut kalau terjadi apa-apa dengan Alheep. Pikirannya melayang kemana-mana. Tiba-tiba, dia teringat di hari ketika Alheep menyelamatkan Cheeypheey dari remed PLKJ Pak Apheep yang katanya susah itu. Lalu, dia teringat semua hal tentang Alheep yang telah membuatnya terbang keliling dunia.
Tiba-tiba, dokter keluar dari UGD. Cheeypheey tidak sadar akan hal itu. Ghalheeyh dan Pak Dokter berbicara berdua. "Jadi, Dok, bagaimana keadaan teman saya, Alheep?" Tanya Ghalheeyh.
"Kemungkinan kecil, Alheep masih bisa beraktifitas seperti biasa. Tapi, dalam beberapa minggu ini, dia masih harus dirawat. Hanya sedikit gegar otak kecil yang bisa menyebabkan hilang ingatan dalam jangka waktu pendek. Jadi, kemungkinan dia tidak akan ingat apa yang telah terjadi dari bulan Juli."
"JULI, DOK?! Tapi, itu lama sekali. Dan, Alheep malah mendapat banyak kenangan manbis dari bulan Juli, Dok."
"Sayang sekali untuk hal hilang ingatan, kami belum bisa menyembuhkannya. Tapi, Alheep masih bisa beraktifitas seperti biasa. Hanya saja, beberapa minggu ini, Alheep masih harus beristirahat. Jangan terlalu banyak bergerak. Itu saja. Terima kasih." Jelas Dokter.
"Gimana, Ghal? Gimana Alheep?! Dia baik-baik aja kan?" Tanya Cheeypheey kepada Ghalheeyh.
"Dia.. dia.... Baik-baik aja kok."
(to be continued)
The writer says:
Ini salah satu cerita yang bikinnya gak ada semangat sama sekali. Bener-bener lagi dalam keadaan ngantuk+galau. Maaf kalo typo dan salah kata.
Thursday, January 31, 2013
Cheeypheey Love Story (Part 12)
2012 almost ends. 2013, datang ke hadapan 4 orang yang sudah lama dekat karena masalah percintaan(?)
Dan di liburan sekolah ini, mereka akan melewati masa-masa terakhir mereka di 2012 dengan keluarga mereka masing-masing. Berikut kisah liburan Cheeypheey dan Dheeydheey.
CHEEYPHEEY
31 Desember 2012, 11:00
Cheeypheey sedang galau karena saat New Year's Eve, Cheeypheey tidak juga pergi kemana-mana. Tiba-tiba, suara telepon mengagetkan Cheeypheey. Ternyata itu dari Alheep.
"Ya halo, Lheep?"
"Hai Cheeyp."
"Kata Ghalheeyh kamu liburan ke New York? Oleh-olehnya dong..." Kata Cheeypheey dengan suara serak karena galau(?)
"Hehehe, iya Cheeyp aku di New York. Maaf ya aku gak bilang-bilang kamu dulu.."
"Gak apa-apa kok." Jawab Cheeypheey singkat.
"Bener? Aku secepatnya pulang kok. Aku gak bakal lama-lama di sini. Aku juga gak tahan, kok. Aku kangen kamu, banget." Cheeypheey malah tambah galau. Dia jadi pengen menangis. Akhirnya, dia menahan tangisannya dengan menggigit jari. Lalu karena terlalu sedih, Cheeypheey diam.
"Kok diem? Oh iya, kamu sekarang pasti di kamar kan? Coba kamu liat kembang api di luar. Unyu-unyu loh kayak Riani. Riani itu mirip kamu. Jadi kamu itu unyu. Hehehehe..." Karena disuruh Alheep, Cheeypheey pun keluar. Tapi Alheep tidak menyuruh Cheeypheey untuk menutup teleponnya.
Di luar, Cheeypheey melihat kembang api yang kata Alheep unyu-unyu kayak Riani. Dan memang unyu. Lalu, tiba-tiba ada sebuah suara.
"Cheeyp, kamu liat ke sebelah kiri rumah kamu deh.." Kata Alheep di telepon. Lalu Cheeypheey keluar pager, dan melihat ke sebelah kiri rumahnya......
Dan di liburan sekolah ini, mereka akan melewati masa-masa terakhir mereka di 2012 dengan keluarga mereka masing-masing. Berikut kisah liburan Cheeypheey dan Dheeydheey.
-------------
Cheeypheey sedang galau karena saat New Year's Eve, Cheeypheey tidak juga pergi kemana-mana. Tiba-tiba, suara telepon mengagetkan Cheeypheey. Ternyata itu dari Alheep.
"Ya halo, Lheep?"
"Hai Cheeyp."
"Kata Ghalheeyh kamu liburan ke New York? Oleh-olehnya dong..." Kata Cheeypheey dengan suara serak karena galau(?)
"Hehehe, iya Cheeyp aku di New York. Maaf ya aku gak bilang-bilang kamu dulu.."
"Gak apa-apa kok." Jawab Cheeypheey singkat.
"Bener? Aku secepatnya pulang kok. Aku gak bakal lama-lama di sini. Aku juga gak tahan, kok. Aku kangen kamu, banget." Cheeypheey malah tambah galau. Dia jadi pengen menangis. Akhirnya, dia menahan tangisannya dengan menggigit jari. Lalu karena terlalu sedih, Cheeypheey diam.
"Kok diem? Oh iya, kamu sekarang pasti di kamar kan? Coba kamu liat kembang api di luar. Unyu-unyu loh kayak Riani. Riani itu mirip kamu. Jadi kamu itu unyu. Hehehehe..." Karena disuruh Alheep, Cheeypheey pun keluar. Tapi Alheep tidak menyuruh Cheeypheey untuk menutup teleponnya.
Di luar, Cheeypheey melihat kembang api yang kata Alheep unyu-unyu kayak Riani. Dan memang unyu. Lalu, tiba-tiba ada sebuah suara.
"Cheeyp, kamu liat ke sebelah kiri rumah kamu deh.." Kata Alheep di telepon. Lalu Cheeypheey keluar pager, dan melihat ke sebelah kiri rumahnya......
-------------
1 Januari 2013, 00:00
Ada suara seseorang bernyanyi..... Lagu Everything About You dari One Direction. Ternyata itu Alheep. Maklum, Alheep adalah seorang Directioners, jadi hampir semua lagu yang ia nyanyikan adalah lagu One Direction. Cheeypheey speechless. Lagu itu mengisahkan tentang semua tentang Cheeypheey. Semua tentang apa yang dilakukan Cheeypheey. Intinya, semua tentang Cheeypheey.
Lalu, di akhir lagu Alheep menambahkan. "Aku sayang kamu, Cheeyp. Jangan pernah berubah. Aku sayang kamu yang kayak gini. I'll always love you, Cheeyp..."
Cheeypheey speechless. Entah mengapa Cheeypheey tidak bisa berkata apa-apa lagi. Cheeypheey hanya menganga dengan mata yang dibelo-beloin biar gak sipit. Cheeypheey hanya bisa menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Lalu, tiba-tiba Alheep memeluk Cheeypheey. "Kamu itu segalanya buat aku, Cheeyp. Aku gak akan ninggalin kamu. Aku sayang kamu."
Lalu, di akhir lagu Alheep menambahkan. "Aku sayang kamu, Cheeyp. Jangan pernah berubah. Aku sayang kamu yang kayak gini. I'll always love you, Cheeyp..."
Cheeypheey speechless. Entah mengapa Cheeypheey tidak bisa berkata apa-apa lagi. Cheeypheey hanya menganga dengan mata yang dibelo-beloin biar gak sipit. Cheeypheey hanya bisa menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Lalu, tiba-tiba Alheep memeluk Cheeypheey. "Kamu itu segalanya buat aku, Cheeyp. Aku gak akan ninggalin kamu. Aku sayang kamu."
-------------
2013 berlangsung dengan mulus bagi beberapa orang, termasuk Cheeypheey. Kecuali Dheeydheey. Januari 2013 baginya adalah bulan tergalau. Kerjaannya hanya merenung, dan merenung lagi. Padahal, Dheeydheey dan Ghalheeyh sudah satu kelas, tapi, gak tau, muka Ghalheeyh malah bikin Dheeydheey galau(?)
Pada suatu hari, Dheeydheey bbm Ghalheey dan tidak dibalas-balas. Walaupun cuma beberapa menit............. Jadi ini sebenernya Dheeydheeynya yang terlalu lebay. Dheeydheey meminta solusi kemana-mana. Kata Cheeypheey, lebih baik Dheeydheey kode atau gak langsung terus terang sama Ghalheeyh. Dan akhirnya...............
Dheeydheey mention Ghalheeyh dengan hashtag #ghalheeyhgakpeka. Dan juga bbm Ghalheeyh seperti ini:
KENAPA KAMU GAPEKA BANGET SIH DIKODEIN GAPEKA TERUS. Sekian. :)
Lalu..... Ghalheeyh membalas bbm itu sampai membuat Dheeydheey menangis. Dheeydheey bingung mengapa dia menangis. Karena seharusnya dia tidak menangis. Tetapi, memang takdir kali yah untuk Dheeydheey menangis. Lalu, saat Dheeydheey menceritakan itu kepada Cheeypheey, Cheeypheey malah envy. Lalu dia memberi kode kepada Alheep "KOK KAMU GAPEKA SIH." Yang hanya direspon "Peka itu apa?" oleh Alheep.
Kapok deh Cheeypheey ngodein Alheep.
(to be continued)
The writer says:
Sorry for the late post!:( Bener-bener gak ada waktu buat ngerjain beginian. Sorry for the short post dan terlalu banyak dilongkap. Tapi envy loh ciyussss.
Saturday, December 15, 2012
Cheeypheey Love Story (Part 11)
Cheeypheey galau sampe beberapa hari. 5 hari lah kira-kira. Daffa ternyata playboy, dia tbtb udah punya gebetan baru. Cheeypheey jadi ga mau pergi jajan ke bawah kalo istirahat. Takut ketemu Daffa istilahnya. Dan juga gara-gara mau irit uang.
"Cheeyp, gamau ke bawah?" Tanya Vira, teman Cheeypheey.
"Ga ah, males."
Dheeydheey bingung. Sikap Cheeypheey berubah semenjak Alheep pergi dan Daffa datang. Dheeydheey meraup(?) maksudnya mencari ide agar Alheep bisa kembali lagi. Cheeypheey nyesek. Nyesek banget karena penampilan Alheep kemaren. The Man who Can't Be Moved kemaren itu........... Cukup bikin nyesek. Cheeypheey akhirnya menghubungi Alheep.
Nada sambung terbunyi. Tetapi, lama sekali diangkatnya. Akhirnya, setelah kirakira 30 menitan diangkat oleh Alheep.
"Yes?"
"Alheep! I miss you so much! Come back here, please.... I need you, so much." Kata Cheeypheey sambil menahan tangisan.
"Enough."
"I want you to know, i'm singing this for you, Come Back... Be Here by Taylor Swift."
Cheeypheey menyanyikan lagu Come Back... Be Here dari Taylor Swift. Sambil menahan tangisan, Cheeypheey terus menyanyi dengan suara falsnya karena tangisan.
"Don't cry......." Kata Alheep.
"Okay, so I just want you to know, this is falling for you but you are worlds away... Thanks."
"Cheeyp, gamau ke bawah?" Tanya Vira, teman Cheeypheey.
"Ga ah, males."
Dheeydheey bingung. Sikap Cheeypheey berubah semenjak Alheep pergi dan Daffa datang. Dheeydheey meraup(?) maksudnya mencari ide agar Alheep bisa kembali lagi. Cheeypheey nyesek. Nyesek banget karena penampilan Alheep kemaren. The Man who Can't Be Moved kemaren itu........... Cukup bikin nyesek. Cheeypheey akhirnya menghubungi Alheep.
Nada sambung terbunyi. Tetapi, lama sekali diangkatnya. Akhirnya, setelah kirakira 30 menitan diangkat oleh Alheep.
"Yes?"
"Alheep! I miss you so much! Come back here, please.... I need you, so much." Kata Cheeypheey sambil menahan tangisan.
"Enough."
"I want you to know, i'm singing this for you, Come Back... Be Here by Taylor Swift."
Cheeypheey menyanyikan lagu Come Back... Be Here dari Taylor Swift. Sambil menahan tangisan, Cheeypheey terus menyanyi dengan suara falsnya karena tangisan.
"Don't cry......." Kata Alheep.
"Okay, so I just want you to know, this is falling for you but you are worlds away... Thanks."
------------
1 minggu kemudian....
Dheeydheey mendapat kabar dari Ghalheeyh bahwa Alheep akan berangkat ke Indonesia hari ini juga. Dheeydheey gembira! Dia lompat-lompat di kasur sebelum berangkat. "YEEYYY!!!! CHEEYPHEEY ALHEEP BALIKAN NIH KAYAKNYA HUAAAA!!!!!! YOU TWO ARE THE BEST DEH!"
Di sekolah...
"Udah dapet kabar?" Tanya Dheeydheey kepada Cheeypheey.
"Kabar apa?"
"Ah, engga kok. Kabar kalo Dheeydheey hari ini baik-baik aja ga kayak orang gila lagi."
"Masih kok. Contohnya dateng-dateng langsung senyum-senyum."
"Senyum kan ibadah. Masa ga boleh sih senyum? Woo Cheeypheey..." Mereka beradu mulut sampai akhirnya Ghalheeyh datang bersama Alheep. Mungkin ini halusinasi, tapi.....
"This can't be true. It must be a dream. Alheep? Disini? How come?"
"You said that you missed me. So i'm here, for you.." Kata Alheep. Cheeypheey dengan refleks langsung memeluk Alheep dan tibatiba saja air matanya keluar.
"Are you crying, Cheeyp?" Tanya Dheeydheey. Tapi Cheeypheey tidak menghiraukannya. Ia terus mengeluarkan air mata, sampai akhirnya dia menyadari bahwa dirinya telah menangis dan langsung menghapus air matanya dengan tissue bergambar hello kitty yang dicoret menjadi hello piglet milik Dheeydheey.
"Don't cry... I'm right here...." Kata Alheep. Dheeydheey tibatiba menangis(?) karena saking unyunya Alheep berkorban demi Cheeypheey. Karena sebenarnya ini sungguh lebay.
"Dheey, ngapain nangis? Hehehe..." Kata Cheeypheey meledek Dheeydheey dengan suara bindeng orang habis menangis. Sekarang semua mata tertuju kepada Alheep. Alheep menjadi pendiam. Dia gak ngocol seperti biasanya. Ada apakah gerangan?
"Lheep. Kok ga ngocol si?" Tanya Dheeydheey.
"Bagus dong kalo gue ga ngocol. Gimanasi."
"Ini sih malah tambah ngocol. Haha. Yaudah, lo disini berapa hari, Lheep?" Tanya Dheeydheey.
"Gatau. Cuma mau ngeliat Cheeypheey senyum doang sih niatnya." Jawab Alheep sok ngegombal.
"CIEEEEE........ KAYAKNYA ADA YANG BALIKAN NIH...." Ledek Dheeydheey.
Cheeypheey dan Alheep hanya senyum-senyum. Mereka shy shy cat.
Sepulang sekolah, Alheep mengajak Cheeypheey ke suatu tempat. Tempatnya sepi, hampir tidak ada orang di sekitarnya. Banyak semak belukar di sana. Tapi, di setiap semak-semak itu terdapat satu bunga berwarna-warni. Ada warna ungu, pink, kuning, merah, tapi tidak ada warna kesukaan Cheeypheey. Yaitu biru.
Tiba-tiba Alheep keluar dari salah satu semak belukar sambil membawa bunga mawar berwarna biru. Cheeypheey bingung. Ini dipiloks apa engga, tapi Cheeypheey tetap senang. Alheep berjalan ke arah Cheeypheey dan memberi bunga yang dipegangnya ke Cheeypheey. "I've just let these little things slip out of my mouth, cause it's you, it's you, it's you, they add up to, i'm in love with you. I love you. Do you want to be my girlfriend?" Kata Alheep.
Cheeypheey speechless. Aduh, jawab apaya jawab apa..... aduh terima gak nih aaaaa, pikir Cheeypheey.
Dan akhirnya...................
"Yes. I love you too." Jawab Cheeypheey.
"Cieee yang official cieeee." Ledek Dheeydheey keesokan harinya ketika bertemu Cheeypheey dan Alheep.
"Apasih......kok Dheeydheey tau.....Dheeydheey kan belom Cheeypheey kasih tau."
"Telepati." Jawab Dheeydheey. "Btw, pj bisa kali......"
"Ga ada pjpjan. Dheeydheey sama Ghalheeyh aja, emang udah? weee...."
"Ah gituuu. Iyadeh ntar Dheeydheey kasih." Dan bel pun berbunyi..
(to be continued)
The writer says:
Sebenernya agak males bikin part ini. Karena tiba-tiba orang yang udah lama dikodein baca cls-___- Mungkin dia tau semua kode yang ada di pojok(?) the writer says. Tapi, tetep aja, dorongan teman-teman membuatku berhasil menyelesaikan cls part ini. Alhamdulillah.
"Senyum kan ibadah. Masa ga boleh sih senyum? Woo Cheeypheey..." Mereka beradu mulut sampai akhirnya Ghalheeyh datang bersama Alheep. Mungkin ini halusinasi, tapi.....
"This can't be true. It must be a dream. Alheep? Disini? How come?"
"You said that you missed me. So i'm here, for you.." Kata Alheep. Cheeypheey dengan refleks langsung memeluk Alheep dan tibatiba saja air matanya keluar.
"Are you crying, Cheeyp?" Tanya Dheeydheey. Tapi Cheeypheey tidak menghiraukannya. Ia terus mengeluarkan air mata, sampai akhirnya dia menyadari bahwa dirinya telah menangis dan langsung menghapus air matanya dengan tissue bergambar hello kitty yang dicoret menjadi hello piglet milik Dheeydheey.
"Don't cry... I'm right here...." Kata Alheep. Dheeydheey tibatiba menangis(?) karena saking unyunya Alheep berkorban demi Cheeypheey. Karena sebenarnya ini sungguh lebay.
"Dheey, ngapain nangis? Hehehe..." Kata Cheeypheey meledek Dheeydheey dengan suara bindeng orang habis menangis. Sekarang semua mata tertuju kepada Alheep. Alheep menjadi pendiam. Dia gak ngocol seperti biasanya. Ada apakah gerangan?
"Lheep. Kok ga ngocol si?" Tanya Dheeydheey.
"Bagus dong kalo gue ga ngocol. Gimanasi."
"Ini sih malah tambah ngocol. Haha. Yaudah, lo disini berapa hari, Lheep?" Tanya Dheeydheey.
"Gatau. Cuma mau ngeliat Cheeypheey senyum doang sih niatnya." Jawab Alheep sok ngegombal.
"CIEEEEE........ KAYAKNYA ADA YANG BALIKAN NIH...." Ledek Dheeydheey.
Cheeypheey dan Alheep hanya senyum-senyum. Mereka shy shy cat.
------------
Sepulang sekolah, Alheep mengajak Cheeypheey ke suatu tempat. Tempatnya sepi, hampir tidak ada orang di sekitarnya. Banyak semak belukar di sana. Tapi, di setiap semak-semak itu terdapat satu bunga berwarna-warni. Ada warna ungu, pink, kuning, merah, tapi tidak ada warna kesukaan Cheeypheey. Yaitu biru.
Tiba-tiba Alheep keluar dari salah satu semak belukar sambil membawa bunga mawar berwarna biru. Cheeypheey bingung. Ini dipiloks apa engga, tapi Cheeypheey tetap senang. Alheep berjalan ke arah Cheeypheey dan memberi bunga yang dipegangnya ke Cheeypheey. "I've just let these little things slip out of my mouth, cause it's you, it's you, it's you, they add up to, i'm in love with you. I love you. Do you want to be my girlfriend?" Kata Alheep.
Cheeypheey speechless. Aduh, jawab apaya jawab apa..... aduh terima gak nih aaaaa, pikir Cheeypheey.
Dan akhirnya...................
"Yes. I love you too." Jawab Cheeypheey.
------------
"Cieee yang official cieeee." Ledek Dheeydheey keesokan harinya ketika bertemu Cheeypheey dan Alheep.
"Apasih......kok Dheeydheey tau.....Dheeydheey kan belom Cheeypheey kasih tau."
"Telepati." Jawab Dheeydheey. "Btw, pj bisa kali......"
"Ga ada pjpjan. Dheeydheey sama Ghalheeyh aja, emang udah? weee...."
"Ah gituuu. Iyadeh ntar Dheeydheey kasih." Dan bel pun berbunyi..
(to be continued)
The writer says:
Sebenernya agak males bikin part ini. Karena tiba-tiba orang yang udah lama dikodein baca cls-___- Mungkin dia tau semua kode yang ada di pojok(?) the writer says. Tapi, tetep aja, dorongan teman-teman membuatku berhasil menyelesaikan cls part ini. Alhamdulillah.
Friday, December 7, 2012
Cheeypheey Love Story (Part 10)
Back there in USA. Alheep baru saja terbangun dari tidurnya yang nyenyak. Masih terbungkus(?) piyama kumis dengan motif kotak-kotak, Alheep langsung meraih telepon genggamnya dan menghubungi Cheeypheey. Sebelum teleponnya diangkat oleh Cheeypheey, Alheep melihat kalender. Dan sekarang ulang tahun Cheeypheey! Alheep baru ingat!
"Alheep?"
"Happy birthday, darling. I'll be home soon." kata Alheep.
"Lheep...."
"Yes?"
"I just wanna say... we're end, now."
"Omg. Why?!" Alheep terisak. Cheeypheey tidak tega mendengarnya. Tetapi, ia tetap melanjutkan.
"You're far. Thanks for everything. Bye, Lheep. We're done."
Alheep menyesal telah meninggalkan Cheeypheey. Dan ia pun galau.
-------------
Daffa kembali ke taman tadi, sambil membawa 2 pop mie. "Gimana?" Tanya Daffa.
"Gimana apanya?" Tanya Cheeypheey balik.
"Lo pilih apa?"
"Hmm....... Gue udah mutusin Alheep."
"So, you choose me?" Tanya Daffa lagi, memastikan. Cheeypheey mengangguk lemah. Daffa langsung berteriak. "OMG CHEEYPHEEY IS MINEEE!!!!! YEEEEEY!!!!!"
-------------
Ini agak mengenaskan bagi Alheep dan Cheeypheey. Di saat Cheeypheey berulang tahun, dia malah putus dengan Alheep. Dan paling mengenaskannya adalah, Alheep baru saja mengucapkan birthday greetings untuk Cheeypheey, dan baru saja bangun. Tiba-tiba dia harus dihadapkan dengan fakta bahwa hubungannya dan Cheeypheey sudah berakhir.
"Cheeyps? Daffa? What happened with Alheep?" Tanya Dheeydheey.
"Iya, Cheeypheey. Emang kenapa Alheep? Lo baik-baik aja, kan sama dia?" Tanya Ghalheeyh.
Cheeypheey hanya bisa memalingkan muka dan menunduk. Ia tidak bisa tertawa lagi, tidak bisa mengata-ngatai Dheeydheey lagi. Tidak bisa apa-apa. Hidupnya sekarang sudah dikontrol oleh Daffa. Apapun yang ia lakukan, pasti Daffa tau. Kecuali mandi loh ya.
Tiba-tiba Cheeypheey keluar dari bangkunya dan berjalan menjauh dari Dheeydheey dan Ghalheeyh.
-------------
Di UKS, tempat Dheeydheey dan Ghalheeyh menghabiskan waktu bersama(?) Inicukuplebayoke. Mereka menelepon Alheep.
"Alheep? Ini gue Ghalheeyh, pake hp Dheeydheey. Gue butuh waktu lo bentar aja."
"Apaan? Gue lagi ga mood ngomong nih. Gue aja ga sekolah cuma gara-gara kejadian pagi tadi. Berarti, kemaren di Indonesia."
"Astaghfirullah Alheep..... Lo tuh cowo. Ga usah sok lebay gitu kali. Ditinggal cewe aja lebaynya segitu. Gimana Cheeypheey? Yang diselingkuhin, ditinggal ke New York, dan everything? Dia sedih woy. Tanpa kehadiran lo dia jadi muram. Walaupun dia udah jadian lagi sama Daffa." Jelas Dheeydheey. "Tapi kayaknya sih Cheeypheey dikekang gitu sama Daffa."
"Daffa siapa?" Tanya Alheep.
"Anak baru. Pacarnya Cheeypheey yang nembaknya maksa." Jelas Ghalheeyh.
"Kita butuh lo, buat menceriakan hidup Cheeypheey lagi. Gimanapun caranya." Ujar Dheeydheey menjelaskan maksud mereka menelepon Alheep.
"Sekarang juga gue balik ke Indo, kalo itu buat Cheeypheey."
-------------
Keesokan harinya, Dheeydheey dan Ghalheeyh datang ke sekolah dengan wajayh berseri. Hari itu, bertepatan sekolah mereka ngadain ada pensi kecil-kecilan gitu. Mereka udah nyiapin panggung. Tiba-tiba, Dheeydheey dan Ghalheeyh ke atas panggung dan nyanyiin Can I Have This Dance - High School Musical berdua.
"Thank you for watching. Last performance, dari pendatang yang baru saja arrived di Indonesia. Give applause for Muhammad Alheep Asyadh Kurniathama!!!!!" Ujar Dheeydheey.
Alheep maju ke atas panggung dan menyanyikan lagu dari The Script, The Man Who Can't Be Moved. Pada akhir lagu, Alheep berkata. "This is for someone, who I really really love. But she is already in a relationship with someone. Buat orang itu, please banget peka. Congrats, and everlasting love."
Alheep turun dari atas panggung. Cheeypheey, yang merasa abis diomongin, langsung ngejar Alheep."Alheep?!?!?!?!?!?! Miss you so much!!"
"That's for you, Cheeyp. Semoga lo peka yah. Bye. I'm going back to US. My dad told me to."
Cheeypheey nyesek. Apa yang telah Cheeypheey lakukan? Dia telah membuat Alheep patah hati. Broken hearted man. Daffa meraih tangan Cheeypheey. "Kamu kenapa? Kamu sakit? Capek? Mau minum?"
"Enough, Daff. Gue nerima lo bukan gara-gara gue suka sama lo. Pada saat itu gue emang suka sama lo. Tapi cuma suka! Gue masih sayang sama Alheep! Dan gue mutusin Alheep karena gue dikekang sama lo. Lo nembak gue dengan paksaan. Gue ga bisa ngapa-ngapain. And now? Gue udah bikin Alheep sakit hati, Daf. Sorry, but you have to move on.." Jelas Cheeypheey panjang lebar.
Cheeypheey mengejar Alheep. Tapi, Alheep telah menghilang. "Dheeyps.... Alheep mana? I miss him so much. Dia udah balik, ya ke New York?" Tanya Cheeypheey.
"But it's too late.. Dia baru aja Dheeydheey anterin ke depan nyari taksi to airport." Ujar Dheeydheey.
Cheeypheey kembali bergalau ria.
The writer says:
Ini ngebut parah bikinnya<3 Jadi maaf kalo cepet-cepet. Pengen banget cepet Cheeypheey sama Alheep balikan. Tapi, impossible. Sekian.
Cheeypheey Love Story (Part 9)
Hidup Cheeypheey tidak lagi meriah seperti di saat Cheeypheey bersama Alheep. Yang tadinya Cheeypheey kerepotan harus menerima banyak barang yang diberi oleh Alheep, sekarang... Rumah Cheeypheey sepi. Tidak ada konser kecil-kecilan dari Alheep. Tidak ada hadiah yang mewah dari Alheep. Tidak ada lagi.
"Cheeypheey! Ada telepon!" Teriak mama Cheeypheey dari lantai bawah. Cheeypheey berlari kecil di tangga menuju bawah. Cheeypheey segera mengambil gagang telepon dan menaruhnya di dekat kuping.
"Mmm... Hello?" Sapa Cheeypheey sok-sok Inggris.
"Is this Cheeypheey?" Tanya seseorang di telepon. Suara itu, seperti Cheeypheey kenal.
"Hmm... Yes? Who are you?" Tanya Cheeypheey lagi.
"This is from USA."
"ALHEEP?!"
"Yes I'm Alheep. Apa kabar kamu?"
"Baik kook, kamu?"
"Alhamdulillah. Gimana Ghalheeyh? Sama Dheeydheey? Masih tetep suka bikin envy? Atau gimana?"
"Nothing's changed. The only thing changes is there will be no you around. I miss you."
"So much. Life here is interesting, but with you, it'll be so much fun."
"AAA kamu kapan balik ke Indonesia, Lheep?"
"Aku gatau, aku cuma ikutin papaku aja. Nanti kira-kira 2 bulan lagi. Aku bakalan vacation kok ke Indonesia. Tapi cuma sehari. Cuma buat ngunjungin kamu. Itu kata papaku." Cheeypheey meneteskan airmatanya. Hanya setetes airmata tidak dapat menggantikan rindunya kepada Alheep(ini cukup geli.)
"Kamu cepet balik, ya..."
"Aku pengen nyanyiin kamu ini...." Lalu, terdengar suara Alheep yang fals, menyanyikan lagu Little Things dengan iringan piano. Piano itu mengalun sangat indah. Suara Alheep tidak terlalu bagus. Tetapi, hanya satu lagu seperti itu, membuat kerinduan Cheeypheey menghilang sementara ditelan bumi. Digantikan dengan....................................dengan apa hayo.
Lalu, mereka ber-flashback ria dan................................tiba-tiba saja telepon itu terputus begitu saja. Cheeypheey kembali galau.
"Cheeypheey, kenapa? Kok galau lagi? Telpon tadi dari siapa?" Tanya mama Cheeypheey.
"Alheep, ma." Mama Cheeypheey langsung memeluk Cheeypheey karena melihat anaknya yang galau sampai bercucuran air mata dll.
"Cheeypheey! Ada telepon!" Teriak mama Cheeypheey dari lantai bawah. Cheeypheey berlari kecil di tangga menuju bawah. Cheeypheey segera mengambil gagang telepon dan menaruhnya di dekat kuping.
"Mmm... Hello?" Sapa Cheeypheey sok-sok Inggris.
"Is this Cheeypheey?" Tanya seseorang di telepon. Suara itu, seperti Cheeypheey kenal.
"Hmm... Yes? Who are you?" Tanya Cheeypheey lagi.
"This is from USA."
"ALHEEP?!"
"Yes I'm Alheep. Apa kabar kamu?"
"Baik kook, kamu?"
"Alhamdulillah. Gimana Ghalheeyh? Sama Dheeydheey? Masih tetep suka bikin envy? Atau gimana?"
"Nothing's changed. The only thing changes is there will be no you around. I miss you."
"So much. Life here is interesting, but with you, it'll be so much fun."
"AAA kamu kapan balik ke Indonesia, Lheep?"
"Aku gatau, aku cuma ikutin papaku aja. Nanti kira-kira 2 bulan lagi. Aku bakalan vacation kok ke Indonesia. Tapi cuma sehari. Cuma buat ngunjungin kamu. Itu kata papaku." Cheeypheey meneteskan airmatanya. Hanya setetes airmata tidak dapat menggantikan rindunya kepada Alheep(ini cukup geli.)
"Kamu cepet balik, ya..."
"Aku pengen nyanyiin kamu ini...." Lalu, terdengar suara Alheep yang fals, menyanyikan lagu Little Things dengan iringan piano. Piano itu mengalun sangat indah. Suara Alheep tidak terlalu bagus. Tetapi, hanya satu lagu seperti itu, membuat kerinduan Cheeypheey menghilang sementara ditelan bumi. Digantikan dengan....................................
Lalu, mereka ber-flashback ria dan................................tiba-tiba saja telepon itu terputus begitu saja. Cheeypheey kembali galau.
"Cheeypheey, kenapa? Kok galau lagi? Telpon tadi dari siapa?" Tanya mama Cheeypheey.
"Alheep, ma." Mama Cheeypheey langsung memeluk Cheeypheey karena melihat anaknya yang galau sampai bercucuran air mata dll.
-----------------
Gak lama setelah itu, ada seorang anak kelas 8 yang masuk di kelas Ghalheeyh bernama Daffa. Daffa ini temen sd Cheeypheey. Mereka bernostalgia tentang jaman SD. Dan akhirnya Cheeypheey dapat melupakan Alheep untuk sementara.
"Cheeypheey, Dheeydheey mau ke sevel, nungguin kakak Dheeydheey, Cheeypheey mau ikut?" Tanya Dheeydheey.
"Gabisa, Cheeypheey mau reunian SD sama Daffa."
"SD Cheeypheey di Pelita kan? Deket tuh sama sevel karpol. Ayolaah.... Gaada temen nih...."
"Sama Ghalheeyh aja, Dheey. Byee!" Hidup Cheeypheey kembali ceria dengan kehadiran Daffa. Akhirnya, Dheeydheey pun sendiri (atau mungkin berdua Ghalheeyh) ke sevel karpol.
"Cheeyp, lo udah punya pacar belom?" Tanya Daffa.
"Mmmm.... Emangnya kenapa, Daff?" Tanya Cheeypheey balik.
"Hmm... Engga kok. Nanya doang."
"Punya, Daff."
"Ghalheeyh, ya?"
"Apah?! Ghalheeyh?! Dia itu pacarnya Dheeydheey. Lagipula, emang lo kira gue mau sama dia?"
"Hm, syukur deh. Eh bentar, Dheeydheey.... sama Ghalheeyh?!" Tanya Daffa kaget.
"Iya, Daff. Emang kenapa?" Tanya Cheeypheey kaget.
"Kok Dheeydheey mau aja sih, sama Ghalheeyh?"
"Gue juga gatau, Daff. Tapi, Dheeydheey sih pernah bilang kalo Ghalheeyh itu baik, perhatian, dll. Tapi emang sih.. Menurut cerita Dheeydheey, Ghalheeyh itu baik, perhatian, envy gue sama mereka, Daff."
Daffa langsung diam seribu kata. Tatapannya yang kosong memandang bebatuan kecil yang berserakan di hadapannya. Oke ini lebay.
Daffa berlutut di depan Cheeypheey. Cheeypheey terdiam. Ia bingung. Daffa menyanyikan sebuah lagu. Lagu ini cukup alay. Tau lagu PUSPA - ST12? EWH. LAY SANGADH QAQA. Tapi tenang, Daffa ga akan nyanyi lagu ini. Dia akhirnya menyanyikan lagu Menunggu - Rossa.
"Maksud lo Daff?"
"Gue berharap lo cepet putus sama pacar lo. Gue suka elo, Cheeyp. Udah dari SD. Tapi lo nya ga peka."
"PEKA?! MANE KA?! LO AJA GA NGODEIN D0H DAFFAAAA DAFFAA.." Teriak Cheeypheey, gatau ini maksudnya ga sabaran atau emang kesel sama Daffa.
"Okay, so? Do you want to be mine? Or be forever with your boyfriend?"
"I'm confused, Daff..... Alheep berada jauh di New York. sedangkan lo? Di sini, sama gue. But, I'd better choose Alheep." Jawab Cheeypheey. Daffa berdiri di samping Cheeypheey dengan muka madesu. Akhirnya Cheeypheey meninggalkan Daffa bermadesu ria di depan Pelita.
Sesampainya Cheeypheey di rumah, Cheeypheey langsung buka twitter. Karena emang bertepatan Dheeydheey off sampe selesai UAS. Cheeypheey mention Dheeydheey. "@dheeydheey I'm confused. DM pls." Mereka berDM ria. Tapi agak keganggu dikit dengan Dheeydheey yang sambilan DMan sama Ghalheeyh juga.
20 Desember 2012.
Hari ini Cheeypheey ulang tahun. Dheeydheey menyiapkan beberapa kejutan untuk Cheeypheey. Cheeypheey sempat menangis karena dikerjai.
Sepulang sekolah, Daffa menghampiri Cheeypheey. Dan seperti biasa, Ghalheeyh menghampiri Dheeydheey. Ghalheeyh dan Dheeydheey bercengkrama(?) seperti biasa.
"Daff, ngapain lo disini? I said, I don't want you!" Teriak Cheeypheey hampir menangis. Cheeypheey juga tidak tahu ada apa, tetapi sepertinya, Cheeypheey mempunyai rasacoklat kepada Daffa.
"Why are you crying, if you don't want me? I just want to ask you to go to a place that we can be together, alone. Kalo lo mau bawa Dheeydheey sama Ghalheeyh juga gak apa-apa, tapi, mereka jangan sampe ganggu." Kata Daffa. Jantung Cheeypheey berdegup lebih kencang lagi. Cheeypheey bingung. Could it be love? Or could it be something that she never had? Loh kok malah lagu.
"Cepet. Gue juga mau pulang." Kata Cheeypheey dengan suara serak. "Dheey, mau ikut Cheeypheey sama Daffa, ga? Gatau nih kemana."
"Ha? Boleh... Kamu mau ikut ga?" Tanya Dheeydheey kepada Ghalheeyh. Ghalheeyh cuma ngangguk. Dia gak mau kehilangan Dheeydheey#kode #ehketauan.
Daffa bawa Cheeypheey ke suatu taman. Taman bunga. Unyu deh tamannya. Ada bunga warna ungu gitu. Tau deh itu di piloks apa engga. Intinya gitulah.
"Ini tempat apa?" Tanya Cheeypheey.
"Ini tempat lo harus mikirin mateng-mateng jawaban dari pertanyaan gue kemaren. Oke? You can call your bf."
Cheeypheey galau. What do you think will she choose? With Daffa? Or waiting for the coming back of Alheep? This is the place she will think.
The writer says:
This is not the best one. But thinking about my fans makes me thinking that they would really need CLS part 9 asap. So, this is it.
Daffa berlutut di depan Cheeypheey. Cheeypheey terdiam. Ia bingung. Daffa menyanyikan sebuah lagu. Lagu ini cukup alay. Tau lagu PUSPA - ST12? EWH. LAY SANGADH QAQA. Tapi tenang, Daffa ga akan nyanyi lagu ini. Dia akhirnya menyanyikan lagu Menunggu - Rossa.
"Maksud lo Daff?"
"Gue berharap lo cepet putus sama pacar lo. Gue suka elo, Cheeyp. Udah dari SD. Tapi lo nya ga peka."
"PEKA?! MANE KA?! LO AJA GA NGODEIN D0H DAFFAAAA DAFFAA.." Teriak Cheeypheey, gatau ini maksudnya ga sabaran atau emang kesel sama Daffa.
"Okay, so? Do you want to be mine? Or be forever with your boyfriend?"
"I'm confused, Daff..... Alheep berada jauh di New York. sedangkan lo? Di sini, sama gue. But, I'd better choose Alheep." Jawab Cheeypheey. Daffa berdiri di samping Cheeypheey dengan muka madesu. Akhirnya Cheeypheey meninggalkan Daffa bermadesu ria di depan Pelita.
Sesampainya Cheeypheey di rumah, Cheeypheey langsung buka twitter. Karena emang bertepatan Dheeydheey off sampe selesai UAS. Cheeypheey mention Dheeydheey. "@dheeydheey I'm confused. DM pls." Mereka berDM ria. Tapi agak keganggu dikit dengan Dheeydheey yang sambilan DMan sama Ghalheeyh juga.
20 Desember 2012.
Hari ini Cheeypheey ulang tahun. Dheeydheey menyiapkan beberapa kejutan untuk Cheeypheey. Cheeypheey sempat menangis karena dikerjai.
Sepulang sekolah, Daffa menghampiri Cheeypheey. Dan seperti biasa, Ghalheeyh menghampiri Dheeydheey. Ghalheeyh dan Dheeydheey bercengkrama(?) seperti biasa.
"Daff, ngapain lo disini? I said, I don't want you!" Teriak Cheeypheey hampir menangis. Cheeypheey juga tidak tahu ada apa, tetapi sepertinya, Cheeypheey mempunyai rasa
"Why are you crying, if you don't want me? I just want to ask you to go to a place that we can be together, alone. Kalo lo mau bawa Dheeydheey sama Ghalheeyh juga gak apa-apa, tapi, mereka jangan sampe ganggu." Kata Daffa. Jantung Cheeypheey berdegup lebih kencang lagi. Cheeypheey bingung. Could it be love? Or could it be something that she never had? Loh kok malah lagu.
"Cepet. Gue juga mau pulang." Kata Cheeypheey dengan suara serak. "Dheey, mau ikut Cheeypheey sama Daffa, ga? Gatau nih kemana."
"Ha? Boleh... Kamu mau ikut ga?" Tanya Dheeydheey kepada Ghalheeyh. Ghalheeyh cuma ngangguk. Dia gak mau kehilangan Dheeydheey
Daffa bawa Cheeypheey ke suatu taman. Taman bunga. Unyu deh tamannya. Ada bunga warna ungu gitu. Tau deh itu di piloks apa engga. Intinya gitulah.
"Ini tempat apa?" Tanya Cheeypheey.
"Ini tempat lo harus mikirin mateng-mateng jawaban dari pertanyaan gue kemaren. Oke? You can call your bf."
Cheeypheey galau. What do you think will she choose? With Daffa? Or waiting for the coming back of Alheep? This is the place she will think.
The writer says:
This is not the best one. But thinking about my fans makes me thinking that they would really need CLS part 9 asap. So, this is it.
Thursday, October 25, 2012
Cheeypheey Love Story (Part 8)
New York is so far far far far far away from Indonesia...... I have an experience, i was left by someone who i love(my bestfriend) to London. So this is like my real life. Hm kok jadi curcol.... But, enjoy this story i made, with heart.
------------------------
"Kapan kamu perginya?" Tanya Cheeypheey.
"Kira-kira......... 3 minggu lagi." Jawab Alheep yang membuat Cheepheey shocked. Cheeypheey sampai terdudukduduk mendengar kata-kata New York. New York itu kan jauh sekali dengan Indonesia. Mereka akan berbeda waktu. Di saat Alheep ada waktu untuk bbman, Cheeypheey sedang tidur. Di saat Cheeypheey sedang ada waktu bbman, Alheep sedang tidur. Mereka akan sangat bingung mengatur waktunya.
"Sampai kapan?" Tanya Cheeypheey khawatir. Alheep malah tambah menunduk. Mukanya muram. Ia bermuram durja(?) Cheeypheey menyimpulkan bahwa jawaban yang akan Alheep berikan yaitu sangat lama. Mungkin sekitar beberapa tahun Alheep di New York. Cheeypheey refleks memeluk Alheep. Sangat lama. Karena mungkin saja mereka bisa tidak bertemu lagi.......
"Tenang aja. I will always love you." Ujar Alhep lalu mencium kening Cheeypheey dan mengantar(?) Cheeypheey pulang dengan angkot. Yang ternyata ada Agung Yoso lagi sebagai supirnya. "Eh bang Agung. Ngapain bang?" Tanya Cheeypheey. Bang Agung hanya pokerface mendengar Cheeypheey. Karena memang kerjanya narik angkot. Mau gimana lagi?
Mereka pun pulang ke rumah masing-masing.
------------------------
SKIP 3 MINGGU KEMUDIAN.
"Kamu dimana?" Tanya Cheeypheey di telepon dengan Alheep.
"Aku masih di rumah. Kamu mau nganterin aku sampe bandara, kan?" Tanya Alheep balik.
"Iya kok, tenang aja. Aku dikit lagi nyampe rumah kamu kok."
Cheeypheey, Dheeydheey, dan Ghalheeyh naik mobil Cheeypheey, dengan supirnya yaitu Agung. Cheeypheey menyewa Agung sebagai supirnya. Karena kebetulan supir di rumah Cheeypheey sedang pulang kampung.
"Neng, Mas, pada mau kemana ini?" Tanya Bang Agung.
"Ke New York. Ya enggalah. Dikit lagi rumahnya keliatan kok, sabar napa...." Jawab Dheeydheey gasabar.
Sesampainya mereka di rumah Alheep, Cheeypheey langsung memeluk Alheep erat-erat dan mengucapkan kalimat ajaibnya. "Please don't leave me alone, I will always need you by my side.."
"I won't. Don't cry...." Kata Alheep.
"No. I won't cry. But if you cry, I'll cry."
Mereka semua (kecuali orangtua Alheep) menangis di situ. Mereka tidak mau kehilangan teman mereka yang ngocol, Muhammad Alheep Asyhadh. Mereka berflashback ria tentang bagaimana awal sikap Alheep kepada Cheeypheey. Dan bagaimana awal Alheep dan Cheeypheey bertemu. Hingga akhirnya menjadi seperti ini. Bagaimana perjuangan Alheep, dan usaha Alheep dalam menyatakan cintanya kepada Cheeypheey. Semua itu akan menjadi kenangan. Dan dikemudian hari, mereka semua akan berkumpul seperti ini, dan berflashback ria lagi.
Tiba-tiba, Alheep mengajak Cheeypheey ke taman di belakang rumahnya. Cheeypheey sih iyaiya aja. Sesampainya mereka di taman belakang, ternyata di sana sudah ada ayunan berwarna putih. Dan ada dua sangkar burung dengan isinya, masingmasing satu burung merpati. Cheeypheey dan Alheep duduk di ayunan putih itu. "Merpati itu lambangnya.................mmmm lambangnya apa sih ya, aku lupa nih. Tapi, ada yang bilang merpati itu lambangnya cinta. Aku bakalan nyimpen satu merpati sama aku kubawa ke New York, dan satunya buat kamu. Nanti, kalo kamu kangen aku, kamu liat aja merpati itu. Jangan lepasin ya merpati itu." Jelas Alheep panjang lebar. Cheeypheey meneteskan air matanya. Cheeypheey langsung membawa satu kandang burung dan dipegangnya.
"Tunggu! Sebelum aku pergi, aku cuma mau kamu tau, aku cinta sama kamu, banget. Aku gak bakalan ngelepas kamu. Walaupun kita bakal beda benua nantinya. Aku gak lama kok di situ. Aku pasti kembali." Lalu, Alheep menyanyikan lagu Pasto - Aku Pasti Kembali dengan suara serak. Ia juga tidak dapat menghentikan tangisnya. Akhirnya, mereka pergi ke bandara.
Di bandara, tangisan Cheeypheey tidak henti-hentinya mengalir. Suara isak tangis Cheeypheey menggema di dalam mobil. Bang Agung pun galau(?) Intinya, Cheeypheey menunggu sampai pesawat Alheep lepas landas. Padahal pesawat Alheep take off jam 7 dan mereka sudah ada di sana dari jam 6. Satu jam, Cheeypheey menunggu Alheep.
Satu jam kemudian,
"Pesawatku mau take off. I'll miss you, dear..... Don't forget me. I'll always remember you....." ujar Alheep. Kata terakhir yang keluar dari mulut Alheep itu membuat tangisan Cheeypheey semakin menjadijadi. Alheep berjalan meninggalkan Cheeypheey yang terduduk menangis. "Neng, sekarang kita pulang ya..... Ini udah malem, Neng..... Abang juga capek di sini terus Neng." Rayu Bang Agung.
"Gamau! Kalo lo mau pulang pulang aja, bang! Gue gak mau pulang! Gue gak mau ninggalin Alheep di sini!"
"Tapi Mas Alheep udah pergi daritadi, Neng...."
"Gak mau!"
Akhirnya dengan paksaan, Cheeypheey pun pulang ke rumah diantar Bang Agung Yoso. Cheeypheey langsung tertidur di rumah.
The writer says:
Sorry banget lupa nulis the writer says-nya buat part ini. Tapi, setelah baca ulang, kaget banget kok ceritanya makin unyu aja, ya. Pengen deh. Duh kode. For someone yang merasa dikodein, miripin dong kayak cerita ini hehe.
Cheeypheey, Dheeydheey, dan Ghalheeyh naik mobil Cheeypheey, dengan supirnya yaitu Agung. Cheeypheey menyewa Agung sebagai supirnya. Karena kebetulan supir di rumah Cheeypheey sedang pulang kampung.
"Neng, Mas, pada mau kemana ini?" Tanya Bang Agung.
"Ke New York. Ya enggalah. Dikit lagi rumahnya keliatan kok, sabar napa...." Jawab Dheeydheey gasabar.
Sesampainya mereka di rumah Alheep, Cheeypheey langsung memeluk Alheep erat-erat dan mengucapkan kalimat ajaibnya. "Please don't leave me alone, I will always need you by my side.."
"I won't. Don't cry...." Kata Alheep.
"No. I won't cry. But if you cry, I'll cry."
Mereka semua (kecuali orangtua Alheep) menangis di situ. Mereka tidak mau kehilangan teman mereka yang ngocol, Muhammad Alheep Asyhadh. Mereka berflashback ria tentang bagaimana awal sikap Alheep kepada Cheeypheey. Dan bagaimana awal Alheep dan Cheeypheey bertemu. Hingga akhirnya menjadi seperti ini. Bagaimana perjuangan Alheep, dan usaha Alheep dalam menyatakan cintanya kepada Cheeypheey. Semua itu akan menjadi kenangan. Dan dikemudian hari, mereka semua akan berkumpul seperti ini, dan berflashback ria lagi.
Tiba-tiba, Alheep mengajak Cheeypheey ke taman di belakang rumahnya. Cheeypheey sih iyaiya aja. Sesampainya mereka di taman belakang, ternyata di sana sudah ada ayunan berwarna putih. Dan ada dua sangkar burung dengan isinya, masingmasing satu burung merpati. Cheeypheey dan Alheep duduk di ayunan putih itu. "Merpati itu lambangnya.................mmmm lambangnya apa sih ya, aku lupa nih. Tapi, ada yang bilang merpati itu lambangnya cinta. Aku bakalan nyimpen satu merpati sama aku kubawa ke New York, dan satunya buat kamu. Nanti, kalo kamu kangen aku, kamu liat aja merpati itu. Jangan lepasin ya merpati itu." Jelas Alheep panjang lebar. Cheeypheey meneteskan air matanya. Cheeypheey langsung membawa satu kandang burung dan dipegangnya.
"Tunggu! Sebelum aku pergi, aku cuma mau kamu tau, aku cinta sama kamu, banget. Aku gak bakalan ngelepas kamu. Walaupun kita bakal beda benua nantinya. Aku gak lama kok di situ. Aku pasti kembali." Lalu, Alheep menyanyikan lagu Pasto - Aku Pasti Kembali dengan suara serak. Ia juga tidak dapat menghentikan tangisnya. Akhirnya, mereka pergi ke bandara.
Di bandara, tangisan Cheeypheey tidak henti-hentinya mengalir. Suara isak tangis Cheeypheey menggema di dalam mobil. Bang Agung pun galau(?) Intinya, Cheeypheey menunggu sampai pesawat Alheep lepas landas. Padahal pesawat Alheep take off jam 7 dan mereka sudah ada di sana dari jam 6. Satu jam, Cheeypheey menunggu Alheep.
Satu jam kemudian,
"Pesawatku mau take off. I'll miss you, dear..... Don't forget me. I'll always remember you....." ujar Alheep. Kata terakhir yang keluar dari mulut Alheep itu membuat tangisan Cheeypheey semakin menjadijadi. Alheep berjalan meninggalkan Cheeypheey yang terduduk menangis. "Neng, sekarang kita pulang ya..... Ini udah malem, Neng..... Abang juga capek di sini terus Neng." Rayu Bang Agung.
"Gamau! Kalo lo mau pulang pulang aja, bang! Gue gak mau pulang! Gue gak mau ninggalin Alheep di sini!"
"Tapi Mas Alheep udah pergi daritadi, Neng...."
"Gak mau!"
Akhirnya dengan paksaan, Cheeypheey pun pulang ke rumah diantar Bang Agung Yoso. Cheeypheey langsung tertidur di rumah.
------------------------
*bbm*
A: Morning sayang:* How's life in Indonesia?
C: Worse...
A: Why?:(
C: Better with you by my side.....
A: Udah ya, aku mau tidur nih. Muah. Byeeee:*
Cheeypheey galau lagi. Ia pun akhirnya mengobrol dengan Bang Agung. "Bang, lo kok selalu hadir di kehidupan gue sih? Mau lo apa? Eh." Tanya Cheeypheey ngocol.
Bang Agung yang sedang mencuci mobil pun tersadar dan menjawab pertanyaan Cheeypheey, "Neng soalnya telah mengalihkan dunia Abang."
"Abang gak punya pacar, Bang? Yah...... Jones ya? Sian."
"Enak aja!"
Cheeypheey dan Agung mengobrol+menggombal sampai larut malam(?) Cheeypheey merasa kebahagiaannya kembali setelah mengenal Alheep dan Abang Agung di kehidupannya.
Eh bentar, Cheeypheey tidak mau selingkuh, akhirnya dia menggalau lagi dengan bantal, guling, dan bbnya.
The writer says:
Sorry banget lupa nulis the writer says-nya buat part ini. Tapi, setelah baca ulang, kaget banget kok ceritanya makin unyu aja, ya. Pengen deh. Duh kode. For someone yang merasa dikodein, miripin dong kayak cerita ini hehe.
Subscribe to:
Posts (Atom)