Showing posts with label story. Show all posts
Showing posts with label story. Show all posts

Friday, March 28, 2014

[No Title]


Undangan itu tergeletak di atas meja begitu saja. Jam dinding berdetak. Air mataku mengalir seketika. Alunan musik That Should Be Me terngiang-ngiang di kepalaku. Pandangan mataku tertuju pada undangan yang baru saja kuterima. Ini tidak mungkin!

Undangan pernikahan berwarna emas itu membuat tangisanku semakin kencang. Beberapa kali ku telepon teman-temanku, tetapi tidak ada yang menjawab. Akhirnya ku telepon dia.

"Halo?" Sahut suara dari seberang. Aku terdiam. Mendengar suaranya saja sudah membuatku lemas. Aku akhirnya memberanikan diri untuk................... menutup teleponnya.Aku berharap ini hanya mimpi. Tapi ternyata bukan.

Kejadian beberapa bulan lalu kini teringat olehku.

*****

"Kamu mau makan apa?" Tanya seorang laki-laki.
"Yang ini aja," jawab si perempuan sambil menunjuk ke sebuah hidangan di menu. Kulihat perempuan itu, sepertinya aku mengenalinya. Ah! Itu kan Rani! Rani sama siapa tuh?
I........... itu............. Vicko?! 

"Omfg." Kata Rani.
"Kenapa?" Tanya Vicko.
"Turn around." Aku sudah berdiri tepat di belakangnya sambil menangis. Apa yang mereka lakukan?

"I'm sorry, Vi...... Maafin aku....." Hatiku sudah sangat sakit. Tidak tahu harus berbuat apa. Aku terdiam. "Vi, maafin aku....." Aku langsung meninggalkan mereka. Dan seperti biasa, Vicko tidak mengejarku seperti di film-film itu. Aku terlalu banyak berkhayal.

Setelah sampai di rumah, aku langsung mengurung diri di kamar. 
Bodoh. Seharusnya aku tidak kabur begitu saja. Seharusnya aku meminta penjelasan terlebih dahulu. Tiba-tiba ada suara mobil yang sedang parkir. 

Pintu kamarku diketuk. "Vina, ini aku." Aku membukakan pintunya.
"Maafin aku. Aku tau aku salah. Tapi, can I get one more chance please?" Aku lemah. Aku tidak tega melihatnya seperti ini. 
"Tapi tadi kamu ngomong aku-kamu sama Rani, isn't that obvious? Trus kamu makan malam berdua sama dia? Does it explain everything? Yes. Kamu tau kan, aku ini deket banget sama Rani. Very very close. Kita udah deket dari TK, gak bisa dipisahkan. And guess what. Aku sebenernya udah capek banget sama semua ini. Aku selalu sakit, selalu bete. Mau kamu apalagi? Mau nyakitin aku gimana lagi? I'm sorry, honey. I still love you but I think that's enough."

*****

Resepsi pun dimulai. Aku membantu mempelai wanita untuk merias. Aku dan teman-temanku diminta Vicko untuk menjadi wedding stylist dan band di acara mereka. Ya, walaupun hatiku sakit. Kedua mempelai duduk berdampingan. Kulihat di sana, dua orang itu sedang tersenyum bahagia. Bercanda gurau bersama. Mereka akan menghabiskan hidup bersama-sama. 

"Aku bersama Sarah, salah satu temanku berjalan ke arah mereka untuk memberikan selamat. Ketika berada di depan Vicko, mataku memandanganya begitu dalam. Sedah lama sekali sejak terakhir kali aku memandangnya. Tatapan matanya yang hangat itu sangat berarti untukku. Dialah segalanya bagiku. Tapi dia juga yang menyakitiku. 

"Selamat ya kalian berduaaaaa. Lo berdua emang cocok kok!" Kata Sarah. Aku hanya berdiri di sana, diam mematung, sambil tersenyum pahit. 

"Selamat ya Vic. Akhirnya kalian... Jaga sahabat gue ya Vic. Jaga Vicko baik-baik ya Ran. I don't want to lose both of you. Don't ever change." Ujarku memberi selamat kepada mereka berdua. Di akhir kalimat, suaraku seperti tertahan. Hampir saja air mataku mengalir di depan mereka. Tetapi aku berusaha pergi secepatnya dari sana. 

Mungkin mereka kesal kepadaku karena sikapku yang agak aneh ini. Terlihat dari wajah mereka bahwa mereka kesal denganku. Ketika aku menangis di tengah-tengah lagu, Vicko menghampiriku dan mengusirku. Semua orang di gedung itu kaget. Setelah itu aku langsung pulang. Mereka membenciku. Aku tau itu.



Tapi mereka tidak mengetahui isi hatiku.



The writer says:
This story is written when I was very depressed, frustrated, and stressed out. So I made this and I retype it. I hope it's not a true story. 

arrivederci

Friday, January 3, 2014

New Year Holiday: 22 December 2013 - 2 January 2014

Pada kesempatan kali ini, aku akan bercerita sedikit hal tentang liburanku kemarin. Jadi, aku pergi, ke sebuah tempat yang banyak bulenya. Bukan di luar negeri. Di dalam negeri. Yes, I went to Bali! Not like other people who goes to Bali by airplane. I went to Bali by car. And this is the whole story.

22 Desember 2013
Aku berangkat tanggal 22 Desember 2013. Makan dua kali sehari, sisanya makanin snack di dalem mobil. Trus malemnya, tidur. Nginepnya di Hotel Indonesia, Pekalongan. I got Room 107!

23 Desember 2013
Besoknya, aku lanjut jalan lagi, melalui Demak. Mumpung lagi di Demak, kita mampir ke Masjid Agung-nya. Kewl banget.

Subhanallah
and I tried pecel! 
Setelah sholat dan makan, kita jalan lagi ke daerah Probolinggo. Kita sampe di sana udah malem. Jadinya kita ngingep di salah satu hotel. I forgot what hotel is it but it's quite good.

24 Desember 2013
Keesokan harinya, kita jalan lagi. Dan kali ini, kita sampai di Ketapang. Kita jalan jam 10-an. Perjalanan kurang lebih setengah jam. Pas nyampe, kita langsung cari hotel terdekat.

25 Desember 2013
Hari selanjutnya, kita pergi ke Tanah Lot. And that was pretty amazing. Tapi panas banget. Sampe aku keringetan. Baju basaaah banget. Kita juga cuma liat bentar trus balik lagi.

Karena Icad alesan gatel, akhirnya kita pergi. Kita mampir sebentar di Kuta, ya cuma lewat doang sih... And I was like "BULES EVERYWHERE OMGGGG I LOVE KUTAAAA" because of the bules. Lalala. Trus kita nyari penginapan.

26 Desember 2013
Besoknya, kita ke Garuda Wisnu Kencana. Patung Dewa Wisnu yang gedeeeeee banget. Dan yang ditampilkan di sana, baru potongan-potongan. Kalo udah digabungin the whole part, katanya bakal lebih tinggi dari Monas, lho! Good job!


It was amazing. It was huge. I'm so speechless. I can't even wonder what it will be when it's done. Super cool. Setelah itu, kita nyari makan. Kita makan di daerah Jimbaran. Jimbaran sama Kuta itu sebenernya pantainya satu jalur, tapi yang bikin beda adalah: kalo Jimbaran lebih ke seafood restaurant, tapi kalo Kuta is the bules. I'd say I love Jimbaran better than Kuta. Walaupun Kuta banyak bulenya and I love bule more than anything(boong) tapi, siapa sih yang bisa ngalahin restoran seafood along the coast? Apalagi the food enak banget!
Setelah makan, kita cari penginapan. Dan dapet di daerah Gianyar, di Hotel Gianyar... Tempatnya cozy bangett I really love that place. Kamarnya juga gede gitu, yah walaupun tempat tidurnya cuma dua, but it's still a wonderful hotel. Wait, kok jadi ngomongin hotel. Hahaha..
Wait by the way, hotel-hotel kan biasanya nyediain sikat gigi putih tanpa merek gitu ya.... Nah kalo ini.......
Sikat Gigi Formula

27 Desember 2013
Keesokan harinya, kita pergi ke Pura Besakih. This is the biggest Pura in Bali. Dan untuk menghormatinya, kita diwajibkan memakai baju yang pantas(?) Dan pada saat itu aku emang lagi make shorts, so, they said I have to wear the selendang...

Setelah dari Pura Besakih, kita ke Kintamani dan melihat keindahan alamnya. Wonderful. Setelah itu aku ke Goa Gajah. Itu cuma kayak Pura biasa, tapi tempatnya di dalem goa. Dan ketika di sana, lagi ada orang yang beribadah(idk what they call but in Islam it's like they're beribadah okay). Setelah itu, kita ke Istana Tampak Siring. Tapi kita gak boleh masuk ke dalam. Ya, namanya aja istana gituloh. But I took some pics. Setelah itu kita cari penginapan. Setelah dapet penginapan, kita keluar lagi buat cari makan.
Jadi gini, pada hari itu aku gak sarapan, trus pas pada makan siang, aku cuma makan nasi pake kuah gulai. Dan belom makan malem jadi itu perut udah teriak-teriak minta makan:( Jadi kita mampir ke alfamart bentar nih ceritanya. Trus.....
Alfamart-nya kayak sevel nih ceritanya.
(ini diambil diem-diem hihihi...)

28 Desember 2013
Besoknya, kita cari oleh-oleh di Pasar Sukawati dan pergi ke Joger. I bought some for #tcent and my friends, and I don't forget to buy for the cowoks. Setelah dari situ, kita ke Kuta. OF COURSE KE KUTA BUAT HUNTING BULE JALANJALAN DONG HUIHI. Kita jalan-jalan di Kuta sampai malam. Setelah itu kita jalan mau ke Gilimanuk. Tapi karena udah agak malem, akhirnya kita nginep semalem di sebuah hotel.

29 Desember 2013
Hari selanjutnya, kita langsung nyebrang. The view from the ferry was amazing. It was my fourth time to be on the ferry. The first time, aku langsung muntah-muntah karena it was so full and I didn't get seat. Tapi lama kelamaan I can get used to it. Setelah sampe, kita jalan ke daerah Probolinggo karena mau menikmati keindahan alam Gunung Bromo. Jadi gini nih, Bromo sama Semeru itu bersebelahan, dan pintu masuk ke Taman Nasional-nya itu ada tiga tempat. Satu di Probolinggo, satu di Malang, dan satu lagi di Pasuruan. Dan aku lagi berada di Probolinggo. Karena nyampe di sana udah malem, kita gak bisa menikmati keindahan Gunung Bromo. Jadi kita nginep di hotel dan besoknya baru jalan ke atas.

30 Desember 2013
Di atas, gak dingin-dingin banget karena aku jalannya jam 10-an, matahari udah mulai menuju ke atas. Jadi agak panas. View from atas keren bangett!! Tapi sayangnya aku gak nyampe ke gunungnya, cuma numpang foto doang HAHAHA. Tapi subhanallah, itu keren banget.
The beautiful Bromo

masterpiece part 1

masterpiece part 2
HAHA. BUT PLEASE THE PIC OF ICAD SNEEZING, DON'T YOU GUYS EVER SAVE THAT PHOTO.
Sehabis dari Bromo, kita ke Malang, nothing interesting in Malang, tapi setelah itu kita ke Batu. Dan pas di alun-alun kotanya......
LIGHTS
Bener-bener lights everywhere. Toiletnya itu ada di sebuah bangunan berbentuk apel, trus information center-nya berbentuk stroberi. Ada banyak lampu di sana. That was really amazing I love alun-alun kota Batu. Walaupun gak jadi ke Batu Secret Zoo(which my friend recommend) tapi bisa menikmati alun-alun kota Batu di malam hari udah cukup. Karena hari sudah malam, kita cari penginapan di daerah Kediri.

31 Desember 2013
Hari selanjutnya, udah bener-bener perjalanan pulang aja. Kita pulang lewat Solo. Sebelum nyampe Solo, kita ke Museum Trinil. Trinil itu suatu daerah situs penemuan barang-barang bukti teori si Darwin yang menemukan teori evolusi manusia. Ya, walaupun unbelievable tapi teorinya cukup kuat. Setelah dari museum, kita ke Solo, cuma numpang sholat dan makan, trus cus ke Jogja. Nyampe di Jogja udah malemmm banget. Sampe gak kebagian hotel:'( Hiks. Dan akhirnya kita bermalam di SPBU.

1 Januari 2014
What an awful new year. But it paid off ketika kita harus pergi ke Purworejo, kampung halaman papaku. Di sana, kita nyekar nenekku yang dari papa dan numpang mandi di rumah salah satu relatives. Setelah selesai semua, kita kembali jalan pulang. I don't have to tell the other part. Intinya malemnya kita nginep karena terlalu malem.

2 Januari 2014
Aku dan Icad berenang dari jam 8 sampe jam 11. Yah semoga aja bisa nambah tinggi badan0:) And setelah itu, kita jalan pulang lagi EHEHEH. Malemnya, kita berhenti di Rest Area KM 97. Iya, gede. Iya, banget. Trus kita jalan pulang.

Selesai sudah perjalananku ini. This is my first time to have a holiday yang sampe jauh banget by car. Pegel? Iya. Capek? Iya.

And I have some words.

One thing about Bali: Bali is just the same as other city. The difference is beaches and bules everywhere. Tapi sebenernya sama aja. Sawahnya juga ada. Keindahan alamnya juga ada. Trus kalo nyari makan, I suggest you to find yang ada tulisan "WARUNG MAKAN MUSLIM #PERLUBGTDICAPSNIH" atau anything with Muslim in it or fast food restaurants karena di Bali kebanyakan rumah makan with Babi. Dan juga, aku ngerasa kesulitan nyari masjid. And be careful sama jalanannya karena banyak anjing liar. Well kalo di Jakarta kebanyakan kucing liar, di Bali adanya anjing liar. (ps. I tried the new jalan tol di atas air! YAY)

And now, I always wonder. Kenapa warga Indonesia lebih suka Bali? Lebih membanggakan Bali? Lebih mencintai Bali? Toh itu punya Indonesia juga. Apa karena Eat Pray Love syuting di situ? Apa karena Miss World 2013 bertempat di situ? Apa karena finalis America's Next Top Model Cycle 2.0 ke Bali? Apa karena banyak bule? Menurutku sih gini, karena Bali tempatnya para bule dan banyak beach di sana, jadi orang ngerasa Bali is different. Tapi sebenernya, kita cuma gak pernah puas sama apa yang kita punya sekarang. Apa yang kita tinggali sekarang. Contoh, aku berambut lurus dan hitam, aku selalu gak suka sama rambutku ini karena boring. But one day, ada temen aku yang bilang my hair is pretty. Jadi, mereka tuh ngerasa rambutku bagus, walaupun menurutku enggak. Karena aku gak puas sama apa yang aku punya sekarang. Indonesia is a beautiful country. Rich of its nature and culture. Cuma gak banyak orang yang mau mengembangkannya. So, just be thankful of what you have right now. Because when you lose it, it will gone forever.

arrivederci

Sunday, December 15, 2013

Good Movie For Holidays?

Today, I'm gonna write some films I watched and it was good.

99 CAHAYA DI LANGIT EROPA 
This movie is a very great and inspiring movie. Alhamdulillah gak nangis pas nonton, but it was so touching. Film ini berceritakan sepasang suami istri yang tinggal di Eropa karena sang suami, Rangga, mendapat beasiswa untuk melanjutkan kuliah S3-nya di Jerman. Karena sang istri, Hanum, belum mempunyai pekerjaan, ia pun hanya berkeliling. Dan pada suatu hari, ia berkenalan dengan seorang warga Indonesia yang tinggal di sana bernama Fatma dan anaknya, Ayse.
Bersama Fatma, dia belajar tentang beberapa sejarah-sejarah Islam yang ada di Eropa, dan ia belajar bagaimana harus berbuat sesuatu jika diperlakukan kasar oleh orang lain. Setelah sekian lama berjalan-jalan dengan Fatma dan Ayse, ia belajar banyak hal. Dan akhirnya ia pun harus pergi ke Paris karena Rangga ada urusan di sana. Fatma memperkenalkan Hanum dengan temannya, Mar.....yah lanjutannya gak tau.........
Pokoknya, setelah aku nonton film ini, aku jadi mengetahui beberapa sejarah-sejarah Islam di Eropa yang aku belum pernah tau sama sekali. Walaupun film ini terkesan terlalu religius atau terlalu sejarahius, tetapi tetap dikemas sedemikian rupa agar para penontonnya tidak bosan. By the way, fyi, my friend said it's a true story.


FROZEN 
Film Disney yang satu ini, sangat unik, karena jalan ceritanya yang baru yang membuat para pecinta Disney movie tidak bosan dengan film-film Disney. Film ini mengisahkan sebuah kerajaan, terdapat dua orang anak perempuan yang akan meneruskan tahta kerajaan sang ayah. Salah satunya, Elsa, memiliki kekuatan super sejak lahir yaitu dapat membekukan segala hal. Dan suatu saat, ketika mereka sedang bermain, Elsa tidak sengaja mengenai adiknya, Anna, dengan sihirnya. Untuk menyembuhkannya, dengan menghilangkan ingatan Anna tentang kekuatan Elsa. Dan orang tua mereka menyuruh Anna untuk tidak boleh keluar kamar untuk mengontrol dirinya.
Dan ketika saatnya ia harus keluar untuk memimpin kerajaan karena orang tuanya telah meninggal saat badai. Tetapi, Anna malah membuat semuanya berantakan. Anna membuat Elsa kesal dan tiba-tiba saja dia membekukan segalanya. Ia pun kabur.
Film ini termasuk film musikal. Lagu-lagunya yaitu, Do You Want To Build A Snowman, For The First Time In Forever, Love Is An Open Door, Let It Go, dan masih banyak lagi. Film ini mengajarkan kita bahwa love isn't just a love between two lovers who love each other, but love is a love for siblings and family too. Jadi, film-film Disney itu gak semuanya tentang cewek cowok menikah selesai, but this one tells us about families too. So it's a family movie I think.

That was the film I've watched so far. Enjoy watching, good night! 

Tuesday, December 10, 2013

Story

            Pagi  itu cerah sekali di SMU Rhodes, SMU terfavorit di bilangan Texas. Sekolah itu ramai oleh suara murid-murid seperti biasanya, tetapi untuk pagi ini, koridor kelas tigalah yang paling ramai. Ternyata, keramaian itu berasal dari segerombolan anak-anak kelas tiga yang sedang berkumpul membicarakan sesuatu. Mereka sedang merencanakan pesta kejutan untuk ulang tahun Derrick, murid laki-laki yang paling diidolakan gadis-gadis di SMU Rhodes.
            “Aku akan berpura-pura menghilangkan iPod-nya. Ia pasti akan marah besar!” seru Hannah, sahabat terdekat Derrick, sambil tertawa terbahak-bahak.
            Hannah Gregory adalah gadis kelas tiga yang sangat cantik, pintar, dan populer. Ia telah bersahabat dengan Derrick sejak awal masuk SMU, karena mereka berdua selalu masuk kelas unggulan di sekolah mereka. Banyak yang bilang bahwa Hannah dan Derrick akan menjadi pasangan yang cocok bila mereka menjadi sepasang kekasih. Namun, baik Hannah maupun Derrick tak ada yang menghiraukan pendapat itu. Mereka berkata bahwa mereka cukup menjadi sahabat saja.
            Kriiing!!!
            Bel tanda dimulainya pelajaran berbunyi. Gerombolan anak-anak yang tadi berkumpul rupanya sudah bubar sejak beberapa menit yang lalu setelah mereka mencapai kesepakatan. Hannah pun melangkah masuk ke dalam kelasnya, lalu berjalan menuju tempat duduknya yang berada di sebelah tempat duduk Derrick. Sebelum guru biologi mereka, Nona Scott, memasuki kelas, Hannah meminjam iPod Derrick dengan alasan ingin melihat-lihat. Tanpa rasa curiga Derrick meminjamkannya, karena meminjam iPod sudah menjadi rutinitas Hannah sehari-hari. Setiap harinya, iPod Derrick bisa berada di tangan Hannah sampai jam pelajaran terakhir usai.
            Baru lima belas menit berlalu, tiba-tiba, Charlie, kapten futbol SMU Rhodes, masuk ke kelas Hannah dan Derrick dan meminta izin kepada Nona Scott supaya Derrick diperbolehkan keluar kelas. Derrick adalah salah satu anggota tim futbol SMU Rhodes. Charlie memang sering memanggil anak-anak tim futbol pada saat jam pelajaran untuk berkumpul membicarakan tentang pertandingan atau masalah lainnya. Tetapi, kali ini adalah muslihat yang tentunya telah direncanakan sebelumnya oleh anak-anak kelas tiga.
            Bagus, rencana berjalan dengan mulus, pikir Hannah. Hannah pun segera meminta izin kepada Nona Scott supaya diperbolehkan ke toilet. Nona Scott segera mengiyakannya. Padahal, sesungguhnya Hannah ingin menyembunyikan iPod Derrick. Akan tetapi, ia bingung sejenak, mau disembunyikan di mana iPod itu? Lalu, tiba-tiba ia teringat bahwa sekolah mereka mempunyai sebuah ruangan, yang tak seorang pun pernah masuk ke dalamnya, karena di depan pintunya tertulis, ‘Dilarang Masuk.’ Biarpun begitu, pintu itu terlihat sama seperti yang lain.
            Hannah berjalan perlahan menuju pintu itu. Setelah sampai di depan pintu itu, ia bimbang apakah akan membukanya atau tidak. Ia tidak mau menghancurkan rencana pesta kejutan untuk Derrick, tetapi ia juga takut akan hukuman yang akan diberikan apabila ada yang membuka pintu itu: diskors selama seminggu. Setelah melalui pertimbangan yang amat banyak, Hannah melihat-lihat ke sekeliling. Tidak ada siapa-siapa. Diputuskanlah untuk membuka pintu itu, lalu ia segera meletakkan iPod Derrick di lantai ruangan, dan menutup pintunya kembali. Dengan perasaan cemas, Hannah pun berjalan menuju kelasnya dengan tergesa-gesa.

* * * * *

Hannah duduk di kursinya dengan perasaan yang masih campur-aduk. Yang ia takuti
hanyalah apabila ia menggagalkan pesta kejutan itu. Sekarang memang waktu istirahat, tetapi Hannah tak kunjung beranjak dari kursinya.
“Kamu kenapa sih?” tanya Derrick yang tiba-tiba duduk di sebelah Hannah.
“Nggak apa-apa, memangnya kenapa sih?” sahut Hannah, malah balik bertanya.
“Dari tadi murung terus. Aku ke lapangan dulu, ya, mau main!” seru Derrick sambil berlari meninggalkan kelas. Hannah hanya mengangguk mengiyakan.
Dalam hatinya, Hannah merasa bersalah menyembunyikan iPod Derrick di  ruangan yang sebenarnya tidak boleh dimasuki itu, tetapi apa boleh buat, ini juga dilakukannya demi suksesnya pesta kejutan untuk Derrick. Hannah sedikit bernapas lega. Dengan perasaan lega itu ia akhirnya pergi ke kantin dan membeli beberapa makanan ringan dan minuman.

* * * * *

Kriiing!!
Bel tanda sekolah usai akhirnya dibunyikan juga. Hannah semakin merasa lega, karena itu artinya sebentar lagi perasaan cemasnya akan berakhir. Tapi, ia juga sedikit cemas, karena ruangan yang ia pakai untuk menyembunyikan iPod-nya terlihat begitu seram dan sangat terlarang.
“Hannah. Kamu liat iPod-ku?” Tanya Derrick. Hannah sedikit senang karena Derrick mencari-cari iPod-nya, tandanya rencananya berhasil. Seberkas senyuman tampak di wajah Hannah. Derrick semakin curiga.
“Kamu menyembunyikannya ya? Benarkah itu, Hannah?” lanjut Derrick.
“Kamu tidak boleh asal menuduhku seperti itu!” jawab Hannah. Aktingnya cukup meyakinkan. Dan karena Derrick percaya dengan sahabatnya, ia tidak jadi menuduhnya. Derrick marah besar.
“Heh kalian! Dimana iPod-ku?! Kembalikan!” teriak Derrick. Ia mengancam satu kelas jika tidak ada yang mengaku ia akan meneror semua anak di kelas itu. Hannah merasa iba, tapi ia tetap professional dengan menjalankan rencana semulanya.
“Hannah, Derrick sudah marah besar tuh. Kembalikan saja iPod-nya!” bisik salah seorang teman sekelas mereka, Josephine. Akhirnya Hannah keluar bersama Josephine untuk mengambil iPod yang tadi disembunyikannya.
Sesampai mereka di sana, iPod Derrick sudah menghilang. Hannah panik. “Dimana iPod-nya?!”
Ternyata Josephine sudah mengambil iPod itu duluan. Ia memegang iPod itu sambil menjulurkan lidahnya. “Haha, kena kau Hannah! Ayo sekarang kita kembali ke kelas untuk mengembalikan iPod milik Derrick. Aku tidak sabar melihat muka paniknya itu!”
Mereka pun kembali ke kelas. Di kelas, Derrick sedang mengobrak-abrik laci salah satu temannya sambil menggerutu sendiri. Melihat Derrick yang menggila, membuat Hannah semakin iba terhadapnya.
“Derrick, selamat ulang tahun ya. Ini iPod-mu,” kata Hannah sambil menyerahkan iPod milik Derrick. Derrick senang, walaupun terlihat di mukanya bahwa ia masih sedikit marah. Derrick tidak mengucapkan apa-apa kepada Hannah dan berlalu meninggalkan kelas tanpa sepatah kata pun. Hannah menjadi sedih, juga khawatir. Apakah Derrick marah dengan tingkahnya. Padahal, hadiah darinya belum diberikan kepada Derrick.
“Ayolah, semangat Hannah! Coba kau minta maaf saja kepada Derrick. Mungkin menurutnya, tingkahmu terlalu berlebihan jadi ia sampai marah kepadamu. Derrick bukan orang yang ganmpang marah, kan?” kata Josephine menenangkan Hannah yang masih panik.
“Kau tau, Jo? Derrick tidak gampang marah? Dan ini pertama kalinya ia marah kepadaku. Dan aku orang pertama yang membuatnya marah. Bagaimana ini……,”
Terjadi keheninagn yang sangat lama. Hannah pun pulang ke rumah karena sudah sore. Di perjalanan pulang, ia masih memikirkan Derrick. Karena itu pertama kalinya Derrick semarah itu kepada Hannah. Ia menunduk sambil menendang-nendang kerikil yang ada di hadapannya. Hatinya gundah.
Tanpa disadari, ternyata Derrick mengikutinya sampai pulang ke rumah. Sebenarnya Derrick tidak marah kepada Hannah, tapi ia hanya ingin mengerjai Hannah. Dan ia ingin menyatakan perasaannya kepada Hannah, pada hari itu juga.

* * * * *
“Surprise, Hannah! Aku tidak marah kok sama kamu,” ujar Derrick disertai senyuman yang menghias wajah tampannya. Tetapi Hannah masih tidak mengerti dan ia menangis di hadapan Derrick.
“Maksud kamu apa? Aku….. Maaf tadi aku menyembunyikan iPod-mu…. Itu kejutan dariku… Aku berniat ingin mengerjaimu, tapi malah jadi begini… Maaf Derrick,” jelas Hannah. Hannah mengeluarkan kotak kecil dari dalam tasnya. Kotak kecil itulah hadiah dari Hannah untuk Derrick.
“Ini apa?” Tanya Derrick.
“Buat kamu. Tadinya aku mau ngasih. Selamat ulang tahun Derrick Johnson.”
“Oh iya, aku mau bilang sesuatu sama kamu,” kata Derrick. Hannah langsung menghapus air mata yang mengalir di pipinya dan menggantinya dengan senyuman. “I love you, Hannah. Will you be my girlfriend?” Lanjut Derrick. Pipi Hannah memerah. Dan kali ini tangisan itu berubah mnejadi tangisan haru.



The writer says: 
This is a klise story. So I was checking my files to delete some unused files, and I saw this. I don't know who wrote this story, but I think it's mine... lol. 
#salamjomblo

Monday, July 29, 2013

Cheeypheey Love Story (Part 19)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Mungkin beberapa orang akan terkecoh dengan judul unyu ini. Tetapi nyatanya, CLS tidak akan dilanjutkan lagi karena beberapa hal, sebagai berikut:

1. Writer sedang dalam masa vacum karena tahun ini, writer, pu cls, dll sedang menikmati bulan-bulan terakhirnya di SMP dengan belajar. Sebentar lagi, yaitu bertepatan pada bulan April kayaknya, akan diadakan Ujian Nasional untuk menguji hasil pembelajaran peserta didik yang selama 5-6 semester ini sudah bekerja keras. Mohon do'anya untuk semua kru serta tokoh-tokoh yang disangkutpautkan ke dalam Cheeypheey Love Story ini, berdo'a mulai.

2. Ada sedikit gangguan dari writer sendiri yang komputernya labil kadang internetan bisa dan kadang tidak. Tetapi jika ingin memakai laptop atau iPad sudah diambil alih oleh adik dan kakaknya. Sedihnya hidup writer kita yang amat sangat kita sayangi ini(?)

3. Karena kekurangan ide. Terima kasih banyak buat semua yang sudah menumpahkan idenya ke dalam Cheeypheey Love Story ini. Tetapi, semakin kesini, writer sudah kehabisan ide karena otaknya lebih sering dipakai untuk menghafal dan berhitung aritmatika(?)

4. Alasan terngenes. Salah satu tokoh utama dari Cheeypheey Love Story ini menghilang entah kemana dan ada beberapa berita bahwa ia........... ngeselin abis sampe bikin writer nangis dan harus ngapus CLS ini. Hmm.. Sebenarnya, CLS dihapus cuma garagara alasan ngenes satu ini. Alasan yang cukup gak masuk akal tapi bikin nyesek beberapa orang.

Sekian alasan CLS dihapus, semoga kedepannya CLS akan segera terbit ya amin....

Terima kasih untuk kru dan tokoh-tokoh CLS, kalian semua sudah memberiku banyak masukan, banyak ide, terlebih banyak fansnya HUIIIII;3 Intinya, tetaplah berkarya karena karya-karyamu itu nanti akan berguna di kemudian hari.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saturday, April 20, 2013

Cheeypheey Love Story (Part 18)

Sudah beberapa bulan setelah Dheeydheey putus dengan Ghalheeyh. Dheeydheey dirundung kegalauan yang berterus-terus. Ghalheeyh dikabarkan dekat dengan seorang perempuan yang sekarang menjadi teman sebangkunya yang bernama Rheeynha.
"Cheeyp, galau gak kalo Alheep duduk sama cewek?" Tanya Dheeydheey.
"Dheey, konsisten dong. Dheeydheey sebenarnya masih sayang gak sih sama Ghalheeyh?"
"Masih, Cheeyp. Banget. Waktu itu Dheeydheey spontanitas ngomongnya. Tapi, kalo Dheeydheey mau balikan Dheeydheey juga gengsi. Masa ceweknya duluan yang minta balikan?"

----------

"Ghal."
"Ya Cheeyp?"
"Lo masih sayang gak sama Dheeydheey?"
"Sebenernya........... gue masih sayang sama Dheeydheey. Tapi mungkin ini emang jalan terbaik, dan gue emang harus ngerelain dia."
"Ghal, kalo lo masih sayang, kejar dia lah."
"Kalo dia nolak gue? Gue kan emang pernah buat kesalahan sama dia. Jadi emang salah gue."
"Kalo lo emang cowok, tunjukkin ke Dheeydheey kalo lo masih sayang sama dia. Jangan malah duduk sama Rheeynha. Apa jangan-jangan lo udah move on dari Dheeydheey?"
"Emang Dheeydheey cerita apa aja sama lo Cheeyp?"
"Dia galau lo duduk sama Rheeynha. Dan asal lo tau, dia masih sayang sama lo, Ghal."

----------

KRIING.
Handphone Dheeydheey berdering. Ia mengangkatnya. "Halo?" Tidak ada jawaban. Hanya ada suara dua buah lagu. When I Was Your Man dan Nobody Compares. "Halo? Siapa sih nih? Iseng aja nelpon."
"Dheey, jangan tutup telponnya. Ini gue, Ghalheeyh. Liat ke jendela yang di sebelah tempat tidur lo, deh."
"Ha?" Akhirnya Dheeydheey mengikuti kata Ghalheeyh. Disana sudah ada Ghalheeyh. 
"Dheey, gue masih sayang sama lo. Maafin semua yang pernah gue perbuat sama lo, ya. Lo mau ga, maafin gue, dan balikan lagi sama gue?" Tanya Ghalheeyh.
"Gue............. juga masih sayang sama lo........ Tapi gak segampang itu minta maaf. Gue udah berkali-kali diterbangin tinggi-tinggi terus dibikin jatoh."
"Dheey, kasih kesempatan buat gue, Dheey."
"Tapi......." Ghalheeyh meraih tangan Dheeydheey. Dheeydheey terperanjat kaget. 
"Dheey, don't lie to your own feelings anymore yah. Yaudah, if that what you want, I'll go." Ketika Ghalheeyh hendak pergi dari rumah Dheeydheey........
"Ghal! Hmmm.... Okay, I want."
"YEEEEYYYYY!!!!!! Hmm okay, babe. I want to go home and rest." Kata Ghalheeyh lalu pergi.

----------

"Lheep." Panggil Rayshah.
"Paan lagi ha? Mau jadi pho lu?" Tanya Aleep.
"Yeee engga sih. Manggil doang deh. Gak jadi."
"Yeh? Aneh banget dah lu." Rayshah kembali menyusun rencana.

----------

"Cheeyp, Dheeydheey balikan lagi. Dheeydheey masih sayang soalnya. Sayang banget. Tapi Dheeydheey juga harus ngontrol emosi Dheeydheey jangan sampe kejadian kemaren terulang lagi."
"Janji ya, Dheey? Yaudah. Jangan galau-galau lagi ya, Dheey...."

----------

The writer says:
Bikin ini sampe galau cuma garagara Dheeydheey sama Ghalheeyh putus. Comment on your own.

Cheeypheey Love Story (Part 17)

"EH SERIUS DHEEY?!" Tanya Ghalheeyh kepada Dheeydheey di telepon.
"Serius, Ghall.... Aku juga gak ngerti. Cheeypheey galau banget seharian ini. Kamu kan deket sama Alheep. Coba deh kamu tanya ke Alheep. Kasian ini Cheeypheey yaampuuunnn...." Jawab Dheeydheey.
"Iya iya, aku coba tanya Alheep yang sebenernya deh Dheey.."

---------

"Lheep, sini deh. Gue ngeliat cincin yang dipake Rayshah. Katanya itu dikasih lo, Lheep. Belinya dimana? Gue mau beliin Dheeydheey deh. Yang piglet tapi." Kata Ghalheeyh.
"Hah? Kapan gue ngasih cincin ke Rayshah?" Tanya Alheep.
"Lah? Kata Rayshah gitu."
"Cincin apaan sih?"
"Cincin gambarnya pooh"
"Hah? Itu cincin yang pengen gue kasih ke Cheeypheey! Kenapa bisa ada di dia?!"
"Loh?"
"Ntar gue tanya Rayshah deh Ghal."

---------

"Shah, cincin itu dapet darimana?" Tanya Alheep.
"Dari lu kan Lheep."
"Emang gue yang ngasih?"
"Lah, gue nemu di kolong meja gue ada surat buat gue."
"Surat apaan?" Rayshah pun masuk ke dalam kelas dan mengambil suratnya.


Suratnya itu berisikan: 
"Rayshah, you know I like to see you around. This is for you.

                                                                                       -A"

"BUKAN TULISAN GUA." 
"Trus tulisan siapa dong?! Lo udah bikin gue melting dan tiba-tiba ternyata itu bukan dari lo gue sedih Lheep. Asal lo tau, gue suka sama lo!" Bentak Rayshah kepada Alheep. Alheep terdiam di sana selama beberapa menit, lalu tersadar dan langsung kembali ke kelasnya.

---------

"Cheeyp, itu ada orang yang ngisengin Rayshah. Bukan aku yang ngasih ke dia, Cheeyp. Bukan aku! Maafin aku Cheeyp, aku yang ceroboh naronya di sembarang tempat.."
"Bener ya? Lain kali gak kayak gini lagi ya?"
"Iya Cheeyp. Aku janji." Dari kejauhan, terlihat Rayshah sedang melihat kemesraan pasangan yang putus nyambung itu dengan penuh kebencian. 
"Tenang aja Lheep. Janji lo itu bakalan cuma jadi sebuah kalimat doang." 

---------

Ghalheeyh iseng mengunjungi Dheeydheey di tempat LIA-nya. Ia ingin memberikan kejutan di Anniversary mereka yang ke 9 bulan. Tetapi, sesampainya di LIA, dia malah disuguhkan pemandangan yang tidak sedap. Dheeydheey sedang mengobrol bersama seorang cowok. Bunga anggrek berwarna ungu yang sedari tadi di dalam genggamannya terlepas begitu saja dan terjatuh di sampingnya.
"G- Ghalheeyh?" 
"Dheey? Jadi ini yang kamu lakuin selama aku gak ada?"
"Kamu gak ngerti, Ghal. Bisa aku jelasin..."
"Gak. Gak usah kamu jelasin lagi. Ini udah cukup meyakinkan kalo kamu selingkuh."
"Haha. Cemburu? Cie banget. Kamu gak tau kalo aku juga cemburu setiap kamu deket sama cewek. HAHA. Lucu banget sih."
"Trus, kamu mau apa?"
"Aku mau....... Kita putus sekarang." Kata Dheeydheey tanpa pikir panjang

---------

"Dheey? Bionya kenapa? Ada masalah sama Ghalheeyh?" Tanya Cheeypheey.
"Masalah besar Cheeyp."
"Masalah apa?! Kok gak cerita-cerita sama Cheeypheey?"
"Dheeydheey putus sama Ghalheeyh."

(to be continued)

The writer says:
:) Gatau harus ngomong apa. Ini ide ngalir gitu aja padahal lagi galau. :)

Wednesday, April 17, 2013

Cheeypheey Love Story (Part 16)

me.......................meluk Ghalheeyh.
"IDIH HOMO."
"Ya abis.. Kan bukan muhrim, Dheey.."
"Yaudah.. Huh! Sekarang puter lagi."
Lalu, ujung botol mendarat di hadapan Dheeydheey. "DHEEYDHEEY!!!!! HAHAHAHAHAHAHH! RASAIN!!!" Ujar Alheep.
"Nyante Lheep.."
"TRUTH OR DARE!!!"
"Truth deh..." Ujar Dheeydheey.
"Oke, apa yang lo suka dari Ghalheeyh? Ghalheeyh kan gila, mkkb, bokep." Tanya Alheep.
"BOKEP! HAHAHAHAH!" Teriak Cheeypheey.
"Cheeyp..... Hahaahh. Okeh, jadi, yang gue suka dari Ghalheeyh itu dia baik sama gue, perhatian gue, trus dia unyu! AAAAAA! Eh ini kok gue jadi gila sendiri ya.." Jawab Dheeydheey. Ghalheeyh salting. Lalu tiba-tiba, mobil merah, mobil mamanya Dheeydheey datang ke sekolah untuk menjemput Dheeydheey. Ghalheeyh langsung kabur. "Ghal, kok lu kabur sih?" Tanya Alheep.
"Gue belom berani ketemu mamanya Lheep." Jawab Ghalheeyh.
"Cupu lo Ghal. Masa gitu aja takut?" Cheeypheey mengompori Ghalheeyh.
"Yaudah lah serah apa kata lo. Gue masih belom berani intinya."


--------------

"Lheep, kamu berani gak ketemu mamaku?" Tanya Cheeypheey tiba-tiba dalam perjalanan pulang.
"Kamu ngomong apa sih Cheeyp? Ya berani lah." Jawab Alheep.
"Jangan pacaran woy. Envy gue." Ujar Ghalheeyh envy karena Dheeydheey sudah pulang.
"Kalo envy jauh-jauh dari sini Ghal." 

Ghalheeyh pergi menjauh. Lalu, tiba-tiba, Alheep berlutut. Ternyata, ia hanya ingin mengikat tali sepatunya. Cheeypheey menunggu angkot yang lewat. Lalu tiba-tiba, Alheep memanggil Cheeypheey. "Cheeyp,"
"Ya?" Ternyata Alheep sudah memegang sebuah kotak berwarna merah yang berisikan cincin bergambar pooh. 
"Aku tau, ini masih lama, tapi.. Kamu mau kan selamanya jadi belahan jiwaku yang akan selamanya mendamoingiku sampai akhir hayatku?" Tanya Alheep. 
Cheeypheey shock. Dia tidak bisa berbicara apa-apa. Tiba-tiba angkot yang mereka tunggu pun tiba. 
"Mm.... Angkotnya udah dateng nih. Naik yuk." Ajak Cheeypheey. 
Alheep pun pasrah. Akhirnya dia naik angkot dan pulang.


--------

Cheeypheey pulang-pulang langsung bbm Dheeydheey dan menanyakan kepadanya apa yang harus Cheeyphey. 

C: Dheey, Cheeypheey barusan ditanyain sama Alheep. Apakah kamu mau jadi blablabla aaaaaaaaa intinya itu kayak ngelamar. Tapikan Cheeypheey masih imuttimut seperti anak kecil....
D: Huuu pengennya. Eh serius Alheep ngelamar? Berani banget dia......
C: Gatau nih Dheey. Galau nih kayak Dheeydhey

---------

Keesokkan harinya, Cheeypheey sedang berjalan di koridor kelas 7 ingin pergi ke kamar mandi. Dan lalu ia berpapasan dengan seorang perempuan, kelas 7, bernama Rayshah. Rayshah dikabarkan dekat dengan Alheep. Pernah Cheeypheey mendengar seseorang menggosipkan Alheep dengan Rayshah. Lalu, Cheeypheey memperhatikan Rayshah lebih dekat. Ternyata Rayshah memakai cincin dengan gambar pooh. 
"Dek, mau tau deh. Itu cincin belinya dimana?" Tanya Cheeypheey sok sksd dengan Rayshah.
"Gatau kak, aku dikasih sama temen." Jawab Rayshah. Temen? Jangan-jangan Alheep.....
"Siapa yang ngasih? ntar gue tanya deh sama orangnya."
"Yang ngasih? Rahasia dong kak... Hehehe." 
"Serius nih dek. Gue soalnya suka banget sama pooh!" 
"Dikasih Alheep kak. Kakak tau orangnya kan? Yang kece itu loh kak." 
"Oh. Aheep? Yang ngocol itu? Oh. Iya iya gue tau. Makasih ya dek."

---------

Cheeypheey sedih. Kejam sekali Alheep memberikan cincin yang kemarin diberikan untuk Cheeypheey ke orang lain. Cheeypheey benar-benar sedih. "Cheeyp? Cheeypheey kenapa?" Tanya Dheeydheey.
"Hah? Gapapa Dheey."
"Boong. Ada masalah sama Alheep? Kenapa?" 
"Huft.... Cincin yang kemaren dikasih ke Cheeypheey..... Ternyata udah dikasih ke orang lain, Dheey. Cheeypheey sedih."
"Hah? Gila jahat banget tuh si Alheep! Dikasih ke siapa Cheeyp?" 
"Ke Rayshah."

 langsung meninggalkanbangkunya dan bergalau di luar. 

(To be continued)

The writer says
The best part of making a story is to make the reader happy, entertained, and the reader curious.

Saturday, April 13, 2013

SURPRISE: 1 April 2013, Ghalheeyh's Birthday Party

Pada hari Senin, tanggal 1 April 2013, Ghalheeyh, atau lebih tepatnya Muhammad Al-Ghazali Aprian, berulang tahun yang ke..............berapa yah. gak bisa ketebak sih mukanya tua. *eh. haha nggakok, dia umurnya 14 sekarang.

Jadi, dari seminggu sebelumnya, aku berencana bikin dia galau. Dengan balesin bbmnya singkat, cuek-cuek gitu. Yah. Malah aku yang galau. Tapi emang berhasil sih dia galau lima hari. Kenapa lima hari doang? Karena pas liburan aku gatahan kalo gak ngasih kabar ke dia, akhirnya bbman deh..

Lalu, pada tanggal 31 Maretnya, aku dan Yuzi, ngebroadcast dengan isi gaboleh ada yang ngucapin galih sampe surprise party-nya selesai.

Keesokkan harinya, yaitu hari Senin, tanggal 1 April 2013. Aku sangat bingung. Aku bolak-balik ke atas dan ke bawah hanya untuk menyusun rencana untuk ulang tahun Galih. Aku sudah membawa kue, dan kado. Gede banget sumpah....

Lalu, pada saat pulang sekolah, tcent, Yuzi, Sally, dan Almira pergi ke rumah Yuzi. Di rumah Yuzi, kami semua menyiapkan kuenya, kadonya, dan segala macam hal. Termasuk menyembunyikan tasku dan Sally. Pada awalnya, aku dan Sally berencana ingin pergi duluan sebelum Galih datang. Tetapi, tanpa kami sadari, Galih dan Raska sedang berjalan ke rumah Yuzi pada saat itu. Aku yang pada saat itu sedang berdiri memegang payung dan mengobrol bersama Ochey dan Zap kaget. Tiba-tiba, ada suara Galih menyebut namaku. Watdehel. Lalu aku langsung memanggil Sally dan berpura-pura pergi ke Alfamart.

Lalu, eh kok jadi baku gini. Trus aku sama Sally ceritanya ketemu orang yang nanya jalan. Nah, kita kehipnotis gitu jadi kita ngikutin apa kata dia. Padahal kita berdua jalan ke Seven Eleven Pejaten dan membeli slurpee small untuk berdua. Mirisnya hidup...

Di rumah Yuzi, mereka bertanya-tanya "Dimana Diana?" :) Bikin sinetron deh. Yuzi sampe masang pm "Diana dimanaaaa" Dinhor sampe mention "Di lo dimana? Pada nyariin lo. Ada Galih juga." Biar keliatan real, Yuzi nelpon aku gitu. Aku agak malu gitu di Sevel teriak-teriak sok nangis ngomong "Gak tau ini dimanaaaa...." HAHA. Galih juga bbm aku. Kata Sally jangan dibales, akhirnya aku gantungin deh bbmnya. Blablabla gitu.

Akhirnya aku sama Sally ke rumah Yuzi lagi. Kita nyiapin semuanya. Mulai dari tepung, kue, kado, dan lain sebagainya. Nah pas Galih balik, dia buka pintu dan bermuka panik. Langsung kita semua nyanyiin lagu Happy Birthday. Dia shock, kaget, dan lain sebagainya.

Trus sesi pemberian kue dan kado dan tepung..... Abis itu pulang deh........ The End.

Saturday, March 16, 2013

Cheeypheey (and Dheeydheey) Love Story Part 15

Back there in Dheeydheey's home...

Dheeydheey sedang galau abstrak. Galau abstrak yaitu, galau yang tidak jelas alasannya. Jika ditanya "kenapa galau?" Jawabannya "abstrak." Karena itulah dinamakan galau abstrak. (p. s. Galau abstrak ciptaan Dips loch!) Dheeydheey sering mengalami galau abstrak tersebut.
Lalu tidak beberapa lama kemudian, ada bunyi jendela kaca yang diketuk-ketuk. "Siapasih ngetok-ngetok. Lagi galau juga, malah diganggu-ganggu." Ucap Dgheeydheey terhadap dirinya sendiri. Akhirnya ia keluar untuk mengetagui siapa pelaku dibalik "pengetukan kaca" tersebut. Ternyata, itu Ghalheeyh! "G- Ghalheeyh.... Kamu ngapain disini?!" Tanya Dheeydheey. Ghalheeyh tidak menjawab. Ia langsung berlutut di depan Dheeydheey lalu mengeluarkan tangannya yang selama ini dia sembunyikan di belakang punggungnya. Ternyata tangannya memegang boneka piglet yang sedang memegang setangkai bunga mawar berwarna merah.
"Dheey, maaf kalo aku sering bikin kamu galau, aku sering bikin kamu khawatir, tapi setiaop aku tanya kamunya begitu, gak jawab. maaf banget aku juga gak selalu bisa ada di sisi kamu. Apalagi pas kamu jatoh, aku gak tau apa-apa. Yang kamu ngequote tweet temen kamu. Maaf banget. Aku emang gak bisa selalu ada di sisi kamu. Aku udah melakukan semua yang aku bisa, tapi ternyata itu belom jadi yang terbaik bagi kamu. Maaf ya sayang. Maaf banget. Sebagai permintaan maafku, aku mau ngasih kamu ini."
Dheeydheey cengo. Ia spicles. Dia menangis. Ia terharu dengan apa yang telah dikatakan oleh ghalheeyh. "Loh, kamu kenapa nangis?" tanya Ghalheeyh. Dengtan spontanitas dan (mungkin) tanpa sadar, Dheeydheey langsung memeluk Ghalheeyh.
"Kamu gak perlu minta maaf. Aku yang over kok sama kamu. Aku sayang banget sama kamu. Ginideh jadinya. Kamu yang merasa bersalah suka bikin aku galau padahal aku sendiri penyebab aku galau. Rasanya, semua cewek yang deket sama kamu kecuali keluarga kamu sama sahabat kamu pengen aku santet taugak. Aduh aku lebay banget yah. Aku yang seharusnya bisa ngertiin kamu. Aku yang seharusnya mintas maaf. Aku yang gakbisa ngertiin kamu, maaf ya. Aku gak akan pernah bisa ngerti. Maaf.."


-----------

"cheeyp."
"Apa Dheey?" 
"Kemaren..... Ghalheeyh ke rumah Dheeydheey.." Lalu Dheeydheey menceritakan semua kejadian di rumah Dheeydheey. 
"Aduh romantis banget! Envy deh! Tapi kemaren Cheeypheey juga nekat abis jenguk Alheep! Kata Alheep dia lupa ingatan gitu, tapi dia masih inget kita sama Ghalheeyh. Terus.." Cheeypheey pun menceritakan semua kejadian di rumah sakit. 
"oh iya, gimana Alheep?" Tanya Dheeydheey
"Cie banget deh nanyain Alheep tumbenan Dheey. Dia udah mendingan kok. Kata dokter paling 2/3 hari lagi dia udah boleh pulang."
"Eh tapi serius dia inget Cheeypheey? Wow." 
"Jahssy...."
"Eheheheehehehehehehe....." 

-----------

Sepulang sekolah, semuanya sudah berpulang-pulangan. tetapi, Dheeydheey dan Cheeyoheey belum pulang, entah mengapa. Mungkin mereka ingin ngerumpi(?) Ternyata, mereka ingin bergalau ria terlebih dahulu. Dan karena Cheeypheey tidak punya teman pulang bareng. 
"Dheeydheey! Liat ke lapangan yaa!" Sahut sebuah suara dari lapangan. 
"Itu kayak suara Ghalheeyh deh.... mending Dheeydheey liat ke lapangan deh." Ujar Cheeypheey. Mereka berdua pun melihat ke arah lapangan. Tiba-tiba sebuah suara yang sangat khas dari sebuah alat musik terdengar. Itu keyboard! Dan gitar.
"Yang main keyboard siapa?" Tanya Dheeydheey.
"Ghalheeyh kali, Dheey."
"Amacaaaaa...." 
Dan ternyata benar, Ghalheeyh sedang memainkan keyboard menyanyikan lagu One Less Lonely Girl. Lalu, di sebelahnya ada Alheep, yang sedang memainkan gitar melantunkan lagu One Less Lonely Girl juga. Mereka sedang konser. Dheeydheey dan cheeypheey langsung meninggalkan Alheep dan Ghalheeyh di situ konser berduaan. 
"Dheey! Kok kabur?! Malahan kita berdua konser gak jelas gini buat kamu sama Cheeypheey, Dheey...." Kata Ghalheeyh melarang Dheeydheey untuk pergi.
"Ya abis tiba-tiba gitu. Mending kita main Truth or Dare aja." Usul Dheeydhey.
"Yaudah. Kita puter ya pake botol minum aja." putaran pertama. Lalu, Alheep yang dapet. 
"WAAAAAA!!!!! ALHEEP TRUTH OR DARE!" Teriak Dheeydheey. 
"Nyante Dheey. Dare deh." Jawab Alheep.
"CIUM CHEEYPHEEY!!!! HUAHAHAHAHAHAHAAH!!! Eh gakboleh ya... yaudah PELUK CHEEYPHEEY HUEHEHEHEEHEHEHEHEHE!!!!" 
"Dheey....... Nyante dong....." 
Lalu, Alhep me.............................................


(bersambung)


The writer says:
ini agak gaje. Ini dibikin pas lagi sakit perut. Ini dibikin sambilan konser+ngestalk orang sampe tgl 1 September. Dan ini ada Dheeydheey nya karena lebih banyak kejadian Dheeydheey disini. That's all I can say. arrivederci. See you in the next post.  

Thursday, February 21, 2013

SUPRISE - 19 February 2013

So two days ago, i was having a great and big surprise and it was so amazing!

Jadi, hari Selasa, aku masuk sekolah seperti biasa untuk bertemu teman-teman dan........ Galih dan belajar tentunya. Lalu, tiba-tiba, Ayu, salah satu temen deketku, bilang "Didi! Ayu suka sama Galih!" Omg. kaget banget saat itu. Syok. Gak tau harus gimana. Syok parah. Aku bilang "Yaudah! Kalo Ayu bener-bener suka sama Galih, Ayu harus kasih tau Galih langsung!" Aku masih gak percaya. Tapi temen-temen pada meyakinkan gitu. Astaghfirullah. Itu bener-bener................

Lalu, aku sholat. Aku sholat bareng Zapssy, Kapssy, dan Aqssy. Semuanya menenangkanku. Tapi tetep aja. Gak bisa tenang kalo gitu. Selesai sholat, aku balik ke kelas.

Di kelas, aku bercanda-canda dengan teman-teman seperti biasa. Tiba-tiba, Galih datang, dia teriak "Ayu? Ayu mana Ayu? Ayu udah makan belom?" Itu nyesek banget. Denger pacar sendiri nyariin orang lain itu.....<//////3 sakit hati. Aku langsung nutup muka di meja, terus tiba-tiba aku nangis dengan sendirinya. Aku beenr-bener gak tau kenapa bisa nangis kayak gitu. Tapi mungkin karena denger Galih bilang gitu dan Ayu mau menyatakan perasaannya ke Galih. "Galih! Gue mau ngomong sesuatu!" Semua temen-temen pada ngomporin. Dan lain sebagainya. Tapi Galih masih aja memihak ke aku. Terus, itu satu kelas ngeliatin ke arah aku gitu. Semuanya pada nenangin.... Dan pada akhirnya, Ayu bilang, "Galih! Sebenernya lo itu jelek! Bikin ilfeel! Gue cuma pura-pura suka sama lo!"






GOD. THAT MAKES MY HEART STOP BEATING FOR A WHILE.
Semua anak pada ketawa, pada seneng denger Galih dicacimaki HUAHAHAHAHA. Terus, terdengar suara seseorang gak tau siapa, bilang gini "Jadi ini tuh sebenernya cuma ngetes, seberapa sayangnya sih Didi sama Galih? Ternyata sayang banget. Sampe gak mau ngelepasin." Pas aku buka mata, Galih udah duduk di sebelah aku nenangin dan aku disuruh cuci muka ke kamar mandi dianterin Ayu. The end.


arrivederci

Saturday, February 16, 2013

Kaps' (Almost) Slumber Birthday Party: 10 February 2013

10 February 2013

I woke up at..............hm maybe at 6 am. After that, I immediately checked my handphone for some new message from my friends. Today, me and some of my friends would go to Kaps'(a. k. a. Karina Widya Aisya) to celebrate her birthday which is on 4th of February. The dress-code was pajamas, and formal clothes.

Firstly, Dind, Aqs, and Rahs went to my house to transit(?) After that, we went straight to Tanjung Barat Indah (Beautiful West Foreland), where Kaps lives.

And then, we met Kaps in her house with pretty green pajamas. And then, we all went upstairs to change our clothes from formal to pajamas. I wore my white pajamas with blue flowers. Aqs wore her teddy bear white and orange pajamas. Rahs wore her white pajamas with pretty pink and blue flowers. Dind wore her yellow snoopy pajamas. And later on came Zaps and Cips. Zaps wore her blue long pajamas. And last but not least, Cips in her blue pajamas. Then, we went downstairs to watch a horror movie, The Woman in Black.

The story is about Arthur Kipps (well I don't know for sure the name..) went to a strange village to sell an enormous house but haunted. At first, he didn't know that the house is haunted. But all the dwellers were hating him and telling him to go home. But he didn't want to go after his job done. He first saw the woman in black when he's finding documents of the house. Then, he found another documents (maybe it's a clue). His only friends in that village is just Mr............... Someone (Really, but I forgot the name..). He and mr. Someone wanted peace ion the village. So, woman in black, hypnotized the children there to suicide themselves. Rrrr.... creepy isn't it? I don't want to tell you the rest of it, because it's just so creepy and you all really have to watch it! Remember, don't ever watch it alone in a big dark room!

After that, we ate. Kaps served us with kungpao chicken, noodles, and meatballs. I ate a lot there! I'm not so hungry but it was very delicious! Later on, we made waffles. Actually, I didn't make one at all. I was the photographer there. So I just decorate the waffle for myself. I scooped one scoop of double dutch ice cream, strawberry ice cream, and oreo ice cream. And then I added it with some fresh fruits, and chocolates. OMG it tasted heaven. Then we continued our horror movie marathon with watching Paranormal Activity 2. Why 2? Because the second one was very scary!

It is about a family. With the father, Ali (daughter), Kristi (step-mother), and Hunter (son). The family is haunted. I mean, Kristi, was haunted. And you know? The ghost wanted Hunter! OMG! Hunter baby is cute and soft and anything in this world but please don't take him away......;( You have to watch this movie like really. My favorite part here is when the pool cleaner walks by itself. It's just scaryy!
And then, Cips is going home.

We changed our clothes to formal clothes. To have some party! And I will never ever forget this party! We drink red grape juice. Remember, it's not wine! But red grape juice! LOL. Later, we jumped around like a crazy party-goer. I'm not a party-goer but I looked natural in the photo. So, after that crazy party, we went home.

At mine;)

Cips?

Hey Zaps!

Me.......

Snacks yum!

Scared of watching Woman in Black scariest part

My waffle!:9

Glow in the dark drink? LOL.

Looks so natural..

RED GRAPE JUICE, OKAY?

Are we drunk? No, we aren't. 

Last shoot! 


arrivederci

Thursday, February 14, 2013

Cheeypheey Love Story (Part 14)

I ran out of ideas and inspiration. I made this when I'm really in a bad badmood. So, sorry and happy reading. Enoy. ;)

----------------

"Alheep gapapa kok, Cheeyp. Tapi mungkin untuk sementara waktu lo gak usah ada untuk dia bentar ya Cheeyp. Ya kira-kira 1 bulanan lah," ujar Ghalheeyh.
"1 bulan?! Itu lama Ghaall!! Mau jadi apa hidup gue tanpa Alheep?" Tiba-tiba terjadi keheningan yang sangat lama.
"Yaudah, sekarang kita pulang aja ya Cheeyp. Jangan galau lagi. Kan ada Dheeydheey." Mereka bertiga pun pulang ke rumah.

-----------------

14 Februari 2013

Sudah 13 hari Alheep dirawat di rumah sakit. Dan sampai sekarang dia juga belum terbangun dari komanya. Ghalheeyh melarang Dheeydheey dan Cheeypheey untuk menjenguk Alheep untuk sementara waktu. "Valentine.... Valentine kali ini gak ada Alheep."

"Cheeyp. Jangan galau lagi dong ah. Gak seru nih Cheeypheey galau." Ujar Dheeydheey. Tapi Cheeypheey tidak menghiraukan Dheeydheey dan malah kembali dengan lamunannya. Tiba-tiba, Ghalheeyh datang. Tetapi, ia tidak menyapa atau menghiraukan Dheeydheey. Lalu, Dheeydheey menjadi galau. Sepulang sekolah, Cheeypheey tidak tahan ingin bertemu Alheep. Karena sudah satu minggu dia tidak bertemu dengan sang pujaan hati. Ia meminta izin kepada Ghalheeyh agar Ghalheeyh membolehkan Cheeypheey untuk menjenguk Alheep. "Boleh ya Ghal, pleeaaaase."
"Sekali gak boleh tetep gak boleh Cheeyp." Tetapi, karena Cheeypheey tidak tahan, akhirnya ia nekat pergi sendiri menjenguk Alheep. 

Setelah Cheeypheey pergi, Ghalheeyh menemukan Dheeydheey duduk melamun, galau. Dheeydheey menggenggam tangan kirinya dengan tangan kanannya. "Dheey?"
Tetapi Dheeydheey tetap asik bergalau ria tidak menghiraukan sekitar. Sampai pada akhirnya Ghalheeyh meraih tangan Dheeydheey yang sedang digenggamnya dan ditemukannya bekas ikatan yang sangat kencang oleh sebuah tali. "Dheey? Ini bekas apa? Bekas diiket? Tangan kamu diiket siapa?" Tanya Ghalheeyh. Dheeydheey hanya menoleh ke arah Ghalheeyh dengan tatapan kosong lalu kembali bergalau ria. "Dheey, jawab. Kamu kenapa Dheey?" 
Kemudian, datanglah Aqhsheey, si anak ungu, menghampiri mereka berdua. "Ghal, tadi Dheeydheey ngiket tangannya sendiri. Dia frustasi. Udah banyak yang ngelarang dia, tapi tetep aja dilakuin sama dia, Ghal. Gue gak tau apa yang bikin dia kayak gitu, tapi satu hal yang pasti, dia butuh perhatian dan kasih sayang lo yang dulu pernah lo kasih ke dia, Ghal. Dia butuh lo yang dulu perhatian, selalu menyayangi dan menyinari hidupnya dengan kasih sayang. Maaf kalo gue sok lebay, sok puitis, tapi gue belajar dari Malam Minggu Miko. Jadi, abaikanlah kata-kata yang gak berguna. Udah gitu aja." 
"Dheey? Kamu denger Aqhsheey tadi? Itu semua bener? Ngangguk kalo bener Dheey...." Dheeydheey tidak mengangguk atau apa. Tetapi ia langsung pergi meninggalkan Ghalheeyh. 

------------------

Cheeypheey sudah berada di rumah sakit, dimana Alheep dirawat. Ia langsung pergi ke kamar nomor 109. Alheep sedang tertidur sendiri di dalam. Cheeypheey menghampirinya. "Alheep, bangun ya sayang. Aku kangen kamu. Aku butuh kamu. Aku gak bisa gak mikirin kamu. Aku disini khawatir sama keadaan kamu, Lheep. Bangun ya sayang. Aku bawain buah-buahan sama bunga loh. Kamu mau kan? Oh ya, by the way, Happy Valentine's Day Lheep. We don't celebrate it, do we? Tapi, aku cuma mau bilang kalo aku sayang banget sama kamu. Kamu masih bisa bertahan kan Lheep? Kamu gapapa kan? Sekarang bangun dong sayang. Aku butuh kamu." 
Tiba-tiba, tangan Alheep memeluk Cheeypheey. Alheep sudah bangun dari koma. "Aku juga sayang kok sama kamu. Happy Valentine's Day too even though we don't celebrate it. I just wanna say, I love you like I did before I got this accident. My mom said I have a little bit amnesia, but, I can't even forget you, babe." 

(to be continued)

The writer says:
Don't blame me if I did something wrong here. I can't think anymore it just appears suddenly. And a little bit part of it is a code. Thanks for all of your attention.

Friday, February 1, 2013

Cheeypheey Love Story (Part 13)

1 Februari 2013. 

Dheeydheey sedang berjalan di koridor sekolah. Setelah mengikuti ekskul Palang Merah Remaja (PMR) di sekolahnya, ia menunggu dijemput oleh mamanya. Sebelum itu, dia mengunjungi Cheeypheey di lab IPA. Cheeypheey habis mengikuti ekskul Science Club di sekolahnya. Cheeypheey pulang bersama Alheep, yang sedang menunggu Cheeypheey sambil bermain basket padahal dia gak bisa main basket. Dheeydheey envy melihat Cheeypheey dan Alheep. Kenapa di anniversary-nya yang ke lima bulan, Ghalheeyh malah pulang duluan. Yang membuat Dheeydheey menjadi galau. Lalu, tiba-tiba, Alheep mengeluarkan bunga, lalu diberinya ke Dheeydheey. 


"Nih, buat lo." Kata Alheep."Hah? Lo salah kasih kali ya? Buat Cheeypheey, kan ini?" Ujar Dheeydheey sedikit bingung. Cheeypheey hanya berdiri. Dia tidak cemburu, karena dia tau untuk apa bunga itu diberikan kepada Dheeydheey. "Gak kok. Buat lo. Gue sama Cheeypheey balik duluan ya." "Daaaaa Dheeyy! Nanti greet Cheeypheey, yaa!" Pamit Cheeypheey dilanjutkan dengan menjulurkan lidahnya. Dheeydheey hanya tertawa melihat kedua pasangan yang ceweknya lebih tinggi sedikit dari cowoknya. 

Untuk apa bunga ini diberikan kepada Dheeydheey? Ah. Alheep ada-ada saja. 

'Cause there's something in the way, you look at me..... It's as if my heart knows you're the missing piece, you make me believe that there's nothing in this world I can't be, I never know what you see, but there's something in the way you look at me...


Lagu ini! Dheeydheey sangat kenal dengan lagu ini! Juga suara ini! Suara siapa ini? Dheeydheey seperti pernah mendengarnya.. Dheeydheey pun membalikkan badan. Dan, terdapat seseorang disitu, sedang bernyanyi sambil memainkan piano. Yaitu, Ghalheeyh. Dheeydheey sepicles. 


"Happy anniversary sweetheart. I can't give you big things such as presents, and gifts, and a thousand roses. I can only give you this song, this paper, and my love. I love you, babe..

-----------------

Cheeypheey menekan tombol-tombol yang ada di layar handphone-nya dengan cepat. Ia sedikit galau, tanpa alasan. Lalu, terdengar suara bunyi telepon dari handphone-nya. Ternyata itu dari Ghalheeyh. Cheeypheey segera mengangkatnya. "Ya, halo, Ghal?"
"Cheeyp, ini penting. Lo harus ke RS Fatmawati sekarang juga. Alheep kecelakaan."

-----------------

"ALHEEP!!! Kamu gak apa-apa kan? Bilang kamu gak apa-apa, bilang Lheep!" Teriak Cheeypheey di sebelah Alheep yang sedang dilarikan ke UGD. "Maaf mbak, tapi, Alheep sedang dalam keadaan tidak sadar. Jadi, mbak dimohon untuk tenang. Nanti kami akan kasih kabar." 
Cheeypheey tidak bisa lagi menahan air matanya untuk keluar. Tetapi, air matanya mengalir dengan sangat derasnya melihat keadaan Alheep yang telah dilumuri cairan berwarna merah. Di ruang tunggu, sudah ada orang tua Alheep, Ghalheeyh, dan Dheeydheey. 
Dheeydheey langsung menghampiri Cheeypheey dan memeluknya. "Yang sabar, ya, Cheeyp... Alheep pasti bakalan sembuh kok. Cheeypheey berdoa aja yang terbaik buat Alheep, ya? Sekarang Cheeypheey senyum dong. Kalo nangis matanya tambah sipit loh.." Ujar Dheeydheey memberi Cheeypheey semangat.
"Makasih Dheey... Tapi, Alheep...." 
"Alheep pasti baik-baik aja kok. Tenang dulu lah Cheeyp. Percaya deh sama Dheeydheey."
Lama kelamaan, Cheeypheey bisa tenang. Orang tua Alheep dari tadi mondar-mandir saking cemasnya kepada Alheep. "Emang gimana sih, Ghal, kejadiannya? Kenapa Alheep bisa kecelakaan?!" Tanya Cheeypheey masih dirundung kesedihan. 
"Gue gak tau pastinya, pokoknya, kejadiannya itu, persis banget masih deket sekolahan. Pas gue sama Dheeydheey lagi jalan, gue liat dia terkapar di jalanan berlumuran darah." Jelas Ghalheeyh.
"Udah ah, jangan ceritain kejadiannya ke Cheeypheey. Mungkin dia masih syok. Kamu jangan malah bikin Cheeypheey sedih lagi dong ah." Ujar Dheeydheey. Dheeydheey memeluk Cheeypheey lagi yang matanya sudah berkaca-kaca. "Cheeyp, udahan ah nangisnya. Nanti tambah sipit. Gak mau kan, Dheeydheey katain sipit terus?"
Air mata Cheeypheey turun lebih deras. Dia sangat takut kalau terjadi apa-apa dengan Alheep. Pikirannya melayang kemana-mana. Tiba-tiba, dia teringat di hari ketika Alheep menyelamatkan Cheeypheey dari remed PLKJ Pak Apheep yang katanya susah itu. Lalu, dia teringat semua hal tentang Alheep yang telah membuatnya terbang keliling dunia. 

Tiba-tiba, dokter keluar dari UGD. Cheeypheey tidak sadar akan hal itu. Ghalheeyh dan Pak Dokter berbicara berdua. "Jadi, Dok, bagaimana keadaan teman saya, Alheep?" Tanya Ghalheeyh.

"Kemungkinan kecil, Alheep masih bisa beraktifitas seperti biasa. Tapi, dalam beberapa minggu ini, dia masih harus dirawat. Hanya sedikit gegar otak kecil yang bisa menyebabkan hilang ingatan dalam jangka waktu pendek. Jadi, kemungkinan dia tidak akan ingat apa yang telah terjadi dari bulan Juli." 
"JULI, DOK?! Tapi, itu lama sekali. Dan, Alheep malah mendapat banyak kenangan manbis dari bulan Juli, Dok." 
"Sayang sekali untuk hal hilang ingatan, kami belum bisa menyembuhkannya. Tapi, Alheep masih bisa beraktifitas seperti biasa. Hanya saja, beberapa minggu ini, Alheep masih harus beristirahat. Jangan terlalu banyak bergerak. Itu saja. Terima kasih." Jelas Dokter. 

"Gimana, Ghal? Gimana Alheep?! Dia baik-baik aja kan?" Tanya Cheeypheey kepada Ghalheeyh. 

"Dia.. dia.... Baik-baik aja kok."


(to be continued)


The writer says:

Ini salah satu cerita yang bikinnya gak ada semangat sama sekali. Bener-bener lagi dalam keadaan ngantuk+galau. Maaf kalo typo dan salah kata.