------------------------
"Kapan kamu perginya?" Tanya Cheeypheey.
"Kira-kira......... 3 minggu lagi." Jawab Alheep yang membuat Cheepheey shocked. Cheeypheey sampai terdudukduduk mendengar kata-kata New York. New York itu kan jauh sekali dengan Indonesia. Mereka akan berbeda waktu. Di saat Alheep ada waktu untuk bbman, Cheeypheey sedang tidur. Di saat Cheeypheey sedang ada waktu bbman, Alheep sedang tidur. Mereka akan sangat bingung mengatur waktunya.
"Sampai kapan?" Tanya Cheeypheey khawatir. Alheep malah tambah menunduk. Mukanya muram. Ia bermuram durja(?) Cheeypheey menyimpulkan bahwa jawaban yang akan Alheep berikan yaitu sangat lama. Mungkin sekitar beberapa tahun Alheep di New York. Cheeypheey refleks memeluk Alheep. Sangat lama. Karena mungkin saja mereka bisa tidak bertemu lagi.......
"Tenang aja. I will always love you." Ujar Alhep lalu mencium kening Cheeypheey dan mengantar(?) Cheeypheey pulang dengan angkot. Yang ternyata ada Agung Yoso lagi sebagai supirnya. "Eh bang Agung. Ngapain bang?" Tanya Cheeypheey. Bang Agung hanya pokerface mendengar Cheeypheey. Karena memang kerjanya narik angkot. Mau gimana lagi?
Mereka pun pulang ke rumah masing-masing.
------------------------
SKIP 3 MINGGU KEMUDIAN.
"Kamu dimana?" Tanya Cheeypheey di telepon dengan Alheep.
"Aku masih di rumah. Kamu mau nganterin aku sampe bandara, kan?" Tanya Alheep balik.
"Iya kok, tenang aja. Aku dikit lagi nyampe rumah kamu kok."
Cheeypheey, Dheeydheey, dan Ghalheeyh naik mobil Cheeypheey, dengan supirnya yaitu Agung. Cheeypheey menyewa Agung sebagai supirnya. Karena kebetulan supir di rumah Cheeypheey sedang pulang kampung.
"Neng, Mas, pada mau kemana ini?" Tanya Bang Agung.
"Ke New York. Ya enggalah. Dikit lagi rumahnya keliatan kok, sabar napa...." Jawab Dheeydheey gasabar.
Sesampainya mereka di rumah Alheep, Cheeypheey langsung memeluk Alheep erat-erat dan mengucapkan kalimat ajaibnya. "Please don't leave me alone, I will always need you by my side.."
"I won't. Don't cry...." Kata Alheep.
"No. I won't cry. But if you cry, I'll cry."
Mereka semua (kecuali orangtua Alheep) menangis di situ. Mereka tidak mau kehilangan teman mereka yang ngocol, Muhammad Alheep Asyhadh. Mereka berflashback ria tentang bagaimana awal sikap Alheep kepada Cheeypheey. Dan bagaimana awal Alheep dan Cheeypheey bertemu. Hingga akhirnya menjadi seperti ini. Bagaimana perjuangan Alheep, dan usaha Alheep dalam menyatakan cintanya kepada Cheeypheey. Semua itu akan menjadi kenangan. Dan dikemudian hari, mereka semua akan berkumpul seperti ini, dan berflashback ria lagi.
Tiba-tiba, Alheep mengajak Cheeypheey ke taman di belakang rumahnya. Cheeypheey sih iyaiya aja. Sesampainya mereka di taman belakang, ternyata di sana sudah ada ayunan berwarna putih. Dan ada dua sangkar burung dengan isinya, masingmasing satu burung merpati. Cheeypheey dan Alheep duduk di ayunan putih itu. "Merpati itu lambangnya.................mmmm lambangnya apa sih ya, aku lupa nih. Tapi, ada yang bilang merpati itu lambangnya cinta. Aku bakalan nyimpen satu merpati sama aku kubawa ke New York, dan satunya buat kamu. Nanti, kalo kamu kangen aku, kamu liat aja merpati itu. Jangan lepasin ya merpati itu." Jelas Alheep panjang lebar. Cheeypheey meneteskan air matanya. Cheeypheey langsung membawa satu kandang burung dan dipegangnya.
"Tunggu! Sebelum aku pergi, aku cuma mau kamu tau, aku cinta sama kamu, banget. Aku gak bakalan ngelepas kamu. Walaupun kita bakal beda benua nantinya. Aku gak lama kok di situ. Aku pasti kembali." Lalu, Alheep menyanyikan lagu Pasto - Aku Pasti Kembali dengan suara serak. Ia juga tidak dapat menghentikan tangisnya. Akhirnya, mereka pergi ke bandara.
Di bandara, tangisan Cheeypheey tidak henti-hentinya mengalir. Suara isak tangis Cheeypheey menggema di dalam mobil. Bang Agung pun galau(?) Intinya, Cheeypheey menunggu sampai pesawat Alheep lepas landas. Padahal pesawat Alheep take off jam 7 dan mereka sudah ada di sana dari jam 6. Satu jam, Cheeypheey menunggu Alheep.
Satu jam kemudian,
"Pesawatku mau take off. I'll miss you, dear..... Don't forget me. I'll always remember you....." ujar Alheep. Kata terakhir yang keluar dari mulut Alheep itu membuat tangisan Cheeypheey semakin menjadijadi. Alheep berjalan meninggalkan Cheeypheey yang terduduk menangis. "Neng, sekarang kita pulang ya..... Ini udah malem, Neng..... Abang juga capek di sini terus Neng." Rayu Bang Agung.
"Gamau! Kalo lo mau pulang pulang aja, bang! Gue gak mau pulang! Gue gak mau ninggalin Alheep di sini!"
"Tapi Mas Alheep udah pergi daritadi, Neng...."
"Gak mau!"
Akhirnya dengan paksaan, Cheeypheey pun pulang ke rumah diantar Bang Agung Yoso. Cheeypheey langsung tertidur di rumah.
The writer says:
Sorry banget lupa nulis the writer says-nya buat part ini. Tapi, setelah baca ulang, kaget banget kok ceritanya makin unyu aja, ya. Pengen deh. Duh kode. For someone yang merasa dikodein, miripin dong kayak cerita ini hehe.
Cheeypheey, Dheeydheey, dan Ghalheeyh naik mobil Cheeypheey, dengan supirnya yaitu Agung. Cheeypheey menyewa Agung sebagai supirnya. Karena kebetulan supir di rumah Cheeypheey sedang pulang kampung.
"Neng, Mas, pada mau kemana ini?" Tanya Bang Agung.
"Ke New York. Ya enggalah. Dikit lagi rumahnya keliatan kok, sabar napa...." Jawab Dheeydheey gasabar.
Sesampainya mereka di rumah Alheep, Cheeypheey langsung memeluk Alheep erat-erat dan mengucapkan kalimat ajaibnya. "Please don't leave me alone, I will always need you by my side.."
"I won't. Don't cry...." Kata Alheep.
"No. I won't cry. But if you cry, I'll cry."
Mereka semua (kecuali orangtua Alheep) menangis di situ. Mereka tidak mau kehilangan teman mereka yang ngocol, Muhammad Alheep Asyhadh. Mereka berflashback ria tentang bagaimana awal sikap Alheep kepada Cheeypheey. Dan bagaimana awal Alheep dan Cheeypheey bertemu. Hingga akhirnya menjadi seperti ini. Bagaimana perjuangan Alheep, dan usaha Alheep dalam menyatakan cintanya kepada Cheeypheey. Semua itu akan menjadi kenangan. Dan dikemudian hari, mereka semua akan berkumpul seperti ini, dan berflashback ria lagi.
Tiba-tiba, Alheep mengajak Cheeypheey ke taman di belakang rumahnya. Cheeypheey sih iyaiya aja. Sesampainya mereka di taman belakang, ternyata di sana sudah ada ayunan berwarna putih. Dan ada dua sangkar burung dengan isinya, masingmasing satu burung merpati. Cheeypheey dan Alheep duduk di ayunan putih itu. "Merpati itu lambangnya.................mmmm lambangnya apa sih ya, aku lupa nih. Tapi, ada yang bilang merpati itu lambangnya cinta. Aku bakalan nyimpen satu merpati sama aku kubawa ke New York, dan satunya buat kamu. Nanti, kalo kamu kangen aku, kamu liat aja merpati itu. Jangan lepasin ya merpati itu." Jelas Alheep panjang lebar. Cheeypheey meneteskan air matanya. Cheeypheey langsung membawa satu kandang burung dan dipegangnya.
"Tunggu! Sebelum aku pergi, aku cuma mau kamu tau, aku cinta sama kamu, banget. Aku gak bakalan ngelepas kamu. Walaupun kita bakal beda benua nantinya. Aku gak lama kok di situ. Aku pasti kembali." Lalu, Alheep menyanyikan lagu Pasto - Aku Pasti Kembali dengan suara serak. Ia juga tidak dapat menghentikan tangisnya. Akhirnya, mereka pergi ke bandara.
Di bandara, tangisan Cheeypheey tidak henti-hentinya mengalir. Suara isak tangis Cheeypheey menggema di dalam mobil. Bang Agung pun galau(?) Intinya, Cheeypheey menunggu sampai pesawat Alheep lepas landas. Padahal pesawat Alheep take off jam 7 dan mereka sudah ada di sana dari jam 6. Satu jam, Cheeypheey menunggu Alheep.
Satu jam kemudian,
"Pesawatku mau take off. I'll miss you, dear..... Don't forget me. I'll always remember you....." ujar Alheep. Kata terakhir yang keluar dari mulut Alheep itu membuat tangisan Cheeypheey semakin menjadijadi. Alheep berjalan meninggalkan Cheeypheey yang terduduk menangis. "Neng, sekarang kita pulang ya..... Ini udah malem, Neng..... Abang juga capek di sini terus Neng." Rayu Bang Agung.
"Gamau! Kalo lo mau pulang pulang aja, bang! Gue gak mau pulang! Gue gak mau ninggalin Alheep di sini!"
"Tapi Mas Alheep udah pergi daritadi, Neng...."
"Gak mau!"
Akhirnya dengan paksaan, Cheeypheey pun pulang ke rumah diantar Bang Agung Yoso. Cheeypheey langsung tertidur di rumah.
------------------------
*bbm*
A: Morning sayang:* How's life in Indonesia?
C: Worse...
A: Why?:(
C: Better with you by my side.....
A: Udah ya, aku mau tidur nih. Muah. Byeeee:*
Cheeypheey galau lagi. Ia pun akhirnya mengobrol dengan Bang Agung. "Bang, lo kok selalu hadir di kehidupan gue sih? Mau lo apa? Eh." Tanya Cheeypheey ngocol.
Bang Agung yang sedang mencuci mobil pun tersadar dan menjawab pertanyaan Cheeypheey, "Neng soalnya telah mengalihkan dunia Abang."
"Abang gak punya pacar, Bang? Yah...... Jones ya? Sian."
"Enak aja!"
Cheeypheey dan Agung mengobrol+menggombal sampai larut malam(?) Cheeypheey merasa kebahagiaannya kembali setelah mengenal Alheep dan Abang Agung di kehidupannya.
Eh bentar, Cheeypheey tidak mau selingkuh, akhirnya dia menggalau lagi dengan bantal, guling, dan bbnya.
The writer says:
Sorry banget lupa nulis the writer says-nya buat part ini. Tapi, setelah baca ulang, kaget banget kok ceritanya makin unyu aja, ya. Pengen deh. Duh kode. For someone yang merasa dikodein, miripin dong kayak cerita ini hehe.
No comments:
Post a Comment