Saturday, April 20, 2013

Cheeypheey Love Story (Part 18)

Sudah beberapa bulan setelah Dheeydheey putus dengan Ghalheeyh. Dheeydheey dirundung kegalauan yang berterus-terus. Ghalheeyh dikabarkan dekat dengan seorang perempuan yang sekarang menjadi teman sebangkunya yang bernama Rheeynha.
"Cheeyp, galau gak kalo Alheep duduk sama cewek?" Tanya Dheeydheey.
"Dheey, konsisten dong. Dheeydheey sebenarnya masih sayang gak sih sama Ghalheeyh?"
"Masih, Cheeyp. Banget. Waktu itu Dheeydheey spontanitas ngomongnya. Tapi, kalo Dheeydheey mau balikan Dheeydheey juga gengsi. Masa ceweknya duluan yang minta balikan?"

----------

"Ghal."
"Ya Cheeyp?"
"Lo masih sayang gak sama Dheeydheey?"
"Sebenernya........... gue masih sayang sama Dheeydheey. Tapi mungkin ini emang jalan terbaik, dan gue emang harus ngerelain dia."
"Ghal, kalo lo masih sayang, kejar dia lah."
"Kalo dia nolak gue? Gue kan emang pernah buat kesalahan sama dia. Jadi emang salah gue."
"Kalo lo emang cowok, tunjukkin ke Dheeydheey kalo lo masih sayang sama dia. Jangan malah duduk sama Rheeynha. Apa jangan-jangan lo udah move on dari Dheeydheey?"
"Emang Dheeydheey cerita apa aja sama lo Cheeyp?"
"Dia galau lo duduk sama Rheeynha. Dan asal lo tau, dia masih sayang sama lo, Ghal."

----------

KRIING.
Handphone Dheeydheey berdering. Ia mengangkatnya. "Halo?" Tidak ada jawaban. Hanya ada suara dua buah lagu. When I Was Your Man dan Nobody Compares. "Halo? Siapa sih nih? Iseng aja nelpon."
"Dheey, jangan tutup telponnya. Ini gue, Ghalheeyh. Liat ke jendela yang di sebelah tempat tidur lo, deh."
"Ha?" Akhirnya Dheeydheey mengikuti kata Ghalheeyh. Disana sudah ada Ghalheeyh. 
"Dheey, gue masih sayang sama lo. Maafin semua yang pernah gue perbuat sama lo, ya. Lo mau ga, maafin gue, dan balikan lagi sama gue?" Tanya Ghalheeyh.
"Gue............. juga masih sayang sama lo........ Tapi gak segampang itu minta maaf. Gue udah berkali-kali diterbangin tinggi-tinggi terus dibikin jatoh."
"Dheey, kasih kesempatan buat gue, Dheey."
"Tapi......." Ghalheeyh meraih tangan Dheeydheey. Dheeydheey terperanjat kaget. 
"Dheey, don't lie to your own feelings anymore yah. Yaudah, if that what you want, I'll go." Ketika Ghalheeyh hendak pergi dari rumah Dheeydheey........
"Ghal! Hmmm.... Okay, I want."
"YEEEEYYYYY!!!!!! Hmm okay, babe. I want to go home and rest." Kata Ghalheeyh lalu pergi.

----------

"Lheep." Panggil Rayshah.
"Paan lagi ha? Mau jadi pho lu?" Tanya Aleep.
"Yeee engga sih. Manggil doang deh. Gak jadi."
"Yeh? Aneh banget dah lu." Rayshah kembali menyusun rencana.

----------

"Cheeyp, Dheeydheey balikan lagi. Dheeydheey masih sayang soalnya. Sayang banget. Tapi Dheeydheey juga harus ngontrol emosi Dheeydheey jangan sampe kejadian kemaren terulang lagi."
"Janji ya, Dheey? Yaudah. Jangan galau-galau lagi ya, Dheey...."

----------

The writer says:
Bikin ini sampe galau cuma garagara Dheeydheey sama Ghalheeyh putus. Comment on your own.

Cheeypheey Love Story (Part 17)

"EH SERIUS DHEEY?!" Tanya Ghalheeyh kepada Dheeydheey di telepon.
"Serius, Ghall.... Aku juga gak ngerti. Cheeypheey galau banget seharian ini. Kamu kan deket sama Alheep. Coba deh kamu tanya ke Alheep. Kasian ini Cheeypheey yaampuuunnn...." Jawab Dheeydheey.
"Iya iya, aku coba tanya Alheep yang sebenernya deh Dheey.."

---------

"Lheep, sini deh. Gue ngeliat cincin yang dipake Rayshah. Katanya itu dikasih lo, Lheep. Belinya dimana? Gue mau beliin Dheeydheey deh. Yang piglet tapi." Kata Ghalheeyh.
"Hah? Kapan gue ngasih cincin ke Rayshah?" Tanya Alheep.
"Lah? Kata Rayshah gitu."
"Cincin apaan sih?"
"Cincin gambarnya pooh"
"Hah? Itu cincin yang pengen gue kasih ke Cheeypheey! Kenapa bisa ada di dia?!"
"Loh?"
"Ntar gue tanya Rayshah deh Ghal."

---------

"Shah, cincin itu dapet darimana?" Tanya Alheep.
"Dari lu kan Lheep."
"Emang gue yang ngasih?"
"Lah, gue nemu di kolong meja gue ada surat buat gue."
"Surat apaan?" Rayshah pun masuk ke dalam kelas dan mengambil suratnya.


Suratnya itu berisikan: 
"Rayshah, you know I like to see you around. This is for you.

                                                                                       -A"

"BUKAN TULISAN GUA." 
"Trus tulisan siapa dong?! Lo udah bikin gue melting dan tiba-tiba ternyata itu bukan dari lo gue sedih Lheep. Asal lo tau, gue suka sama lo!" Bentak Rayshah kepada Alheep. Alheep terdiam di sana selama beberapa menit, lalu tersadar dan langsung kembali ke kelasnya.

---------

"Cheeyp, itu ada orang yang ngisengin Rayshah. Bukan aku yang ngasih ke dia, Cheeyp. Bukan aku! Maafin aku Cheeyp, aku yang ceroboh naronya di sembarang tempat.."
"Bener ya? Lain kali gak kayak gini lagi ya?"
"Iya Cheeyp. Aku janji." Dari kejauhan, terlihat Rayshah sedang melihat kemesraan pasangan yang putus nyambung itu dengan penuh kebencian. 
"Tenang aja Lheep. Janji lo itu bakalan cuma jadi sebuah kalimat doang." 

---------

Ghalheeyh iseng mengunjungi Dheeydheey di tempat LIA-nya. Ia ingin memberikan kejutan di Anniversary mereka yang ke 9 bulan. Tetapi, sesampainya di LIA, dia malah disuguhkan pemandangan yang tidak sedap. Dheeydheey sedang mengobrol bersama seorang cowok. Bunga anggrek berwarna ungu yang sedari tadi di dalam genggamannya terlepas begitu saja dan terjatuh di sampingnya.
"G- Ghalheeyh?" 
"Dheey? Jadi ini yang kamu lakuin selama aku gak ada?"
"Kamu gak ngerti, Ghal. Bisa aku jelasin..."
"Gak. Gak usah kamu jelasin lagi. Ini udah cukup meyakinkan kalo kamu selingkuh."
"Haha. Cemburu? Cie banget. Kamu gak tau kalo aku juga cemburu setiap kamu deket sama cewek. HAHA. Lucu banget sih."
"Trus, kamu mau apa?"
"Aku mau....... Kita putus sekarang." Kata Dheeydheey tanpa pikir panjang

---------

"Dheey? Bionya kenapa? Ada masalah sama Ghalheeyh?" Tanya Cheeypheey.
"Masalah besar Cheeyp."
"Masalah apa?! Kok gak cerita-cerita sama Cheeypheey?"
"Dheeydheey putus sama Ghalheeyh."

(to be continued)

The writer says:
:) Gatau harus ngomong apa. Ini ide ngalir gitu aja padahal lagi galau. :)

Wednesday, April 17, 2013

Cheeypheey Love Story (Part 16)

me.......................meluk Ghalheeyh.
"IDIH HOMO."
"Ya abis.. Kan bukan muhrim, Dheey.."
"Yaudah.. Huh! Sekarang puter lagi."
Lalu, ujung botol mendarat di hadapan Dheeydheey. "DHEEYDHEEY!!!!! HAHAHAHAHAHAHH! RASAIN!!!" Ujar Alheep.
"Nyante Lheep.."
"TRUTH OR DARE!!!"
"Truth deh..." Ujar Dheeydheey.
"Oke, apa yang lo suka dari Ghalheeyh? Ghalheeyh kan gila, mkkb, bokep." Tanya Alheep.
"BOKEP! HAHAHAHAH!" Teriak Cheeypheey.
"Cheeyp..... Hahaahh. Okeh, jadi, yang gue suka dari Ghalheeyh itu dia baik sama gue, perhatian gue, trus dia unyu! AAAAAA! Eh ini kok gue jadi gila sendiri ya.." Jawab Dheeydheey. Ghalheeyh salting. Lalu tiba-tiba, mobil merah, mobil mamanya Dheeydheey datang ke sekolah untuk menjemput Dheeydheey. Ghalheeyh langsung kabur. "Ghal, kok lu kabur sih?" Tanya Alheep.
"Gue belom berani ketemu mamanya Lheep." Jawab Ghalheeyh.
"Cupu lo Ghal. Masa gitu aja takut?" Cheeypheey mengompori Ghalheeyh.
"Yaudah lah serah apa kata lo. Gue masih belom berani intinya."


--------------

"Lheep, kamu berani gak ketemu mamaku?" Tanya Cheeypheey tiba-tiba dalam perjalanan pulang.
"Kamu ngomong apa sih Cheeyp? Ya berani lah." Jawab Alheep.
"Jangan pacaran woy. Envy gue." Ujar Ghalheeyh envy karena Dheeydheey sudah pulang.
"Kalo envy jauh-jauh dari sini Ghal." 

Ghalheeyh pergi menjauh. Lalu, tiba-tiba, Alheep berlutut. Ternyata, ia hanya ingin mengikat tali sepatunya. Cheeypheey menunggu angkot yang lewat. Lalu tiba-tiba, Alheep memanggil Cheeypheey. "Cheeyp,"
"Ya?" Ternyata Alheep sudah memegang sebuah kotak berwarna merah yang berisikan cincin bergambar pooh. 
"Aku tau, ini masih lama, tapi.. Kamu mau kan selamanya jadi belahan jiwaku yang akan selamanya mendamoingiku sampai akhir hayatku?" Tanya Alheep. 
Cheeypheey shock. Dia tidak bisa berbicara apa-apa. Tiba-tiba angkot yang mereka tunggu pun tiba. 
"Mm.... Angkotnya udah dateng nih. Naik yuk." Ajak Cheeypheey. 
Alheep pun pasrah. Akhirnya dia naik angkot dan pulang.


--------

Cheeypheey pulang-pulang langsung bbm Dheeydheey dan menanyakan kepadanya apa yang harus Cheeyphey. 

C: Dheey, Cheeypheey barusan ditanyain sama Alheep. Apakah kamu mau jadi blablabla aaaaaaaaa intinya itu kayak ngelamar. Tapikan Cheeypheey masih imuttimut seperti anak kecil....
D: Huuu pengennya. Eh serius Alheep ngelamar? Berani banget dia......
C: Gatau nih Dheey. Galau nih kayak Dheeydhey

---------

Keesokkan harinya, Cheeypheey sedang berjalan di koridor kelas 7 ingin pergi ke kamar mandi. Dan lalu ia berpapasan dengan seorang perempuan, kelas 7, bernama Rayshah. Rayshah dikabarkan dekat dengan Alheep. Pernah Cheeypheey mendengar seseorang menggosipkan Alheep dengan Rayshah. Lalu, Cheeypheey memperhatikan Rayshah lebih dekat. Ternyata Rayshah memakai cincin dengan gambar pooh. 
"Dek, mau tau deh. Itu cincin belinya dimana?" Tanya Cheeypheey sok sksd dengan Rayshah.
"Gatau kak, aku dikasih sama temen." Jawab Rayshah. Temen? Jangan-jangan Alheep.....
"Siapa yang ngasih? ntar gue tanya deh sama orangnya."
"Yang ngasih? Rahasia dong kak... Hehehe." 
"Serius nih dek. Gue soalnya suka banget sama pooh!" 
"Dikasih Alheep kak. Kakak tau orangnya kan? Yang kece itu loh kak." 
"Oh. Aheep? Yang ngocol itu? Oh. Iya iya gue tau. Makasih ya dek."

---------

Cheeypheey sedih. Kejam sekali Alheep memberikan cincin yang kemarin diberikan untuk Cheeypheey ke orang lain. Cheeypheey benar-benar sedih. "Cheeyp? Cheeypheey kenapa?" Tanya Dheeydheey.
"Hah? Gapapa Dheey."
"Boong. Ada masalah sama Alheep? Kenapa?" 
"Huft.... Cincin yang kemaren dikasih ke Cheeypheey..... Ternyata udah dikasih ke orang lain, Dheey. Cheeypheey sedih."
"Hah? Gila jahat banget tuh si Alheep! Dikasih ke siapa Cheeyp?" 
"Ke Rayshah."

 langsung meninggalkanbangkunya dan bergalau di luar. 

(To be continued)

The writer says
The best part of making a story is to make the reader happy, entertained, and the reader curious.

Saturday, April 13, 2013

SURPRISE: 1 April 2013, Ghalheeyh's Birthday Party

Pada hari Senin, tanggal 1 April 2013, Ghalheeyh, atau lebih tepatnya Muhammad Al-Ghazali Aprian, berulang tahun yang ke..............berapa yah. gak bisa ketebak sih mukanya tua. *eh. haha nggakok, dia umurnya 14 sekarang.

Jadi, dari seminggu sebelumnya, aku berencana bikin dia galau. Dengan balesin bbmnya singkat, cuek-cuek gitu. Yah. Malah aku yang galau. Tapi emang berhasil sih dia galau lima hari. Kenapa lima hari doang? Karena pas liburan aku gatahan kalo gak ngasih kabar ke dia, akhirnya bbman deh..

Lalu, pada tanggal 31 Maretnya, aku dan Yuzi, ngebroadcast dengan isi gaboleh ada yang ngucapin galih sampe surprise party-nya selesai.

Keesokkan harinya, yaitu hari Senin, tanggal 1 April 2013. Aku sangat bingung. Aku bolak-balik ke atas dan ke bawah hanya untuk menyusun rencana untuk ulang tahun Galih. Aku sudah membawa kue, dan kado. Gede banget sumpah....

Lalu, pada saat pulang sekolah, tcent, Yuzi, Sally, dan Almira pergi ke rumah Yuzi. Di rumah Yuzi, kami semua menyiapkan kuenya, kadonya, dan segala macam hal. Termasuk menyembunyikan tasku dan Sally. Pada awalnya, aku dan Sally berencana ingin pergi duluan sebelum Galih datang. Tetapi, tanpa kami sadari, Galih dan Raska sedang berjalan ke rumah Yuzi pada saat itu. Aku yang pada saat itu sedang berdiri memegang payung dan mengobrol bersama Ochey dan Zap kaget. Tiba-tiba, ada suara Galih menyebut namaku. Watdehel. Lalu aku langsung memanggil Sally dan berpura-pura pergi ke Alfamart.

Lalu, eh kok jadi baku gini. Trus aku sama Sally ceritanya ketemu orang yang nanya jalan. Nah, kita kehipnotis gitu jadi kita ngikutin apa kata dia. Padahal kita berdua jalan ke Seven Eleven Pejaten dan membeli slurpee small untuk berdua. Mirisnya hidup...

Di rumah Yuzi, mereka bertanya-tanya "Dimana Diana?" :) Bikin sinetron deh. Yuzi sampe masang pm "Diana dimanaaaa" Dinhor sampe mention "Di lo dimana? Pada nyariin lo. Ada Galih juga." Biar keliatan real, Yuzi nelpon aku gitu. Aku agak malu gitu di Sevel teriak-teriak sok nangis ngomong "Gak tau ini dimanaaaa...." HAHA. Galih juga bbm aku. Kata Sally jangan dibales, akhirnya aku gantungin deh bbmnya. Blablabla gitu.

Akhirnya aku sama Sally ke rumah Yuzi lagi. Kita nyiapin semuanya. Mulai dari tepung, kue, kado, dan lain sebagainya. Nah pas Galih balik, dia buka pintu dan bermuka panik. Langsung kita semua nyanyiin lagu Happy Birthday. Dia shock, kaget, dan lain sebagainya.

Trus sesi pemberian kue dan kado dan tepung..... Abis itu pulang deh........ The End.