Friday, March 28, 2014

UJIAN PRAKTEK: March 24th - 27th, 2014

FINALLY THE UJIAN PRAKTEK HAS OVER. But that's not the end. We will have the School Exam, some try outs, and the last, National Examination. BUT UJIAN PRAKTEK IS OVER MAKE ME SO RELIEVED.

MONDAY, MARCH 24TH 2014
Pada hari Senin, aku dan teman-teman sekelasku mulai menghadapi ujian praktek pertama, yaitu ujian praktek olahraga. Kita disuruh lari keliling lapangan basket sekolahku yang luas bingid, trus sit up 10x, senam lantai(pilih three out of six), passing bawah 10x, dan lay up. Aku frustrated bgt omg. Aku senam lantai milihnya roll depan, sikap lilin, dan kayang dari diri. That was scary. Aku waktunya 1 menit 18,2 detik giduh. Sedihya:( Trus pas aku lagi sit up, tbtb galih keluar..... trus teriak-_-

TUESDAY, MARCH 25TH 2014
Pada hari Selasa, this was the scary part. Aku ujian praktek Seni Budaya dan Bahasa Indonesia. Seni Budaya-nya aku nyanyi lagu Hymne Guru dan Ayo Mama bareng Kap Mahone, Adu, Icalaly, DJ Toper, dan Buntel. Kalo mau liat videonya dapat dilihat di link ini.. Vocal Group: Hymne Guru dan Ayo Mama 

AND ALHAMDULILLAH kita dapet comment bagus. Karena denger desas-desus dari kelas lain pada dikomenin pedes banget. Dan untungnya pas aku nyanyi suara dua, gurunya kedengeran suara aku. Performance aku waktu itu the best performance from all my performances.(penampilan terbagus dari semua penampilanku)

Setelah itu, aku Bahasa Indonesia: Puisi. Aku membaca puisi wajib Guruku Pahlawanku dan puisi pilihan Aku. Hal yang dinotice gurunya waktu pertama kali is "Ih bajunya cantik-cantik ya" THANKS BU BUT NOW I HAVE TO BACA PUISI KEN YU FOKYUS ON MI PLIZ? Pas aku baca puisi, aku sambil ngasih bunga-_- Semoga itu nilai plus for me:(

WEDNESDAY, MARCH 26TH 2014
Hari ini adalah hari dimana aku harus menjadi sangat sangat sangat alim. Pada jam pertama, aku mulai ujian praktek ibadah, yaitu sholat. Alim, kan? Tapi unfortunately nilaiku lumayan jelek:( Aku sedih banget. Trus abis itu, aku ujian praktek al-qur'an. Setelah namaku dipanggil, aku mulai memasuki ruangan. Setelah selesai, aku langsung copot kerudung, lari-lari ke bawah, demi melihat si kiting. Nah sebelum dia maju, aku ngobrol sama Pak Nasikin. Inilah obrolanku dengan si bapak.

P: Pacar kamu siapa?
D: *nunjukgalih* dia pak. EHAHAHA AAMIIN AAMIIN
P: Kamu asal nunjuk aja ya?
D: Nggak kok pak, saya udah mikir tadi hehehehehe

Trus pas dia maju tiba-tiba si bapak bilang "Disemangatin tuh" trus aku bilang aja "IYA PAK IYAAA" HIHIHIHIHIHIHIHI unyu.

THURSDAY, MARCH 27TH 2014
Last day of ujian praktek. Satu angkatan bakaln ujian praktek bahasa inggris and then pas jam kedua, kembali ke jadwal kelasnya masing2. Dan aku kebagian ujian praktek IPA. Pas bahasa inggris, aku milih reply letter sama descriptive. Why ga advertisement? Karena aku bener-bener gak bisa apa-apa kalo disuruh menggambar or anything. That's just not my style. Lanjut. Descriptive aku mendeskripsikan Taylor Alison Swift yihayihauye, nah pas letter disuru8h bales tentang kejadian tak terlupakan. Yang aku inget waktu itu cuma pas disengat tawon. Jadi aku cerita begitu deh.
Trus pas IPA, aku berdoa begini "YA ALLAH SEMOGA AKU MENDAPATKAN ASAM BASA YA ALLAH. AAMIIN" Dan pas diambil kocokannya, aku dapet percobaan 1. Pas diliat......



ASAM BASA YIHAYIHA UYE



Senangnya hatiku mendapat asam basa yiha yiha uye. Semoga aja nilainya bagus.



Yak. ITU DIA UJIAN PRAKTEKKU FIUH AKHIRNYA SELESAI JUGAAAAAAA THANK GOD.

arrivederci

Apa Sih Kamu

Apa sih kamu
Lirik-lirik aku
Apa sih kamu
Cium-cium aku
Kau sangat menawan
Kau cium-cium aku

O e o o e o o e o o o o (hey!) 2X

Sumpah su-sumpah aku mencintaimu
Tapi ta-tapi kamu sangat ngeselin

Tapi aku tahu
Kamu cium-cium (aku!)
Tapi aku tidak tahu
Kamu lirik-lirik (aku!)

Apa sih kamu
Lirik-lirik aku
Apa sih kamu
Cium-cium aku
Kau sangat menawan
Kau cium-cium aku

E o e e o e e o e e e e (hey!) 2X

(Rap)
Ka ka ka ka ka ka ka
Mu mu mu mu mu mu mu
Kamu hey kamu
Kamu sangat menawan
(edited) Me......na..........wan........

Apa sih kamu
Lirik-lirik aku
Apa sih kamu
Cium-cium aku
Kau sangat menawan
Kau cium-cium aku

O e o o e o o e o o o o (hey!) 2X

Apa sih...

New Hits: Billboard#1

Pada suatu hari, seorang anak perempuan sedang berjalan di koridor.


Tiba-tiba ia merasakan sepasang mata sedang memperhatikannya.




Lalu dengan refleks (reseptor - sensorik- sumsung tulang belakang - motorik - efektor) ia menyalakan lagu yang ada di playlist iPod-nya.....................................................

Apa Sih Kamu



-----



Dapatkan segera single terbaru kami, "Apa Sih Kamu" dengan birama empat perempat dimulai dari ketukan keempat. Single kami bisa kalian dapatkan dari iTunes kesayangan Anda! 
Selamat menikmati!
Ingat, yang ada badaknya!


-endip

[No Title]


Undangan itu tergeletak di atas meja begitu saja. Jam dinding berdetak. Air mataku mengalir seketika. Alunan musik That Should Be Me terngiang-ngiang di kepalaku. Pandangan mataku tertuju pada undangan yang baru saja kuterima. Ini tidak mungkin!

Undangan pernikahan berwarna emas itu membuat tangisanku semakin kencang. Beberapa kali ku telepon teman-temanku, tetapi tidak ada yang menjawab. Akhirnya ku telepon dia.

"Halo?" Sahut suara dari seberang. Aku terdiam. Mendengar suaranya saja sudah membuatku lemas. Aku akhirnya memberanikan diri untuk................... menutup teleponnya.Aku berharap ini hanya mimpi. Tapi ternyata bukan.

Kejadian beberapa bulan lalu kini teringat olehku.

*****

"Kamu mau makan apa?" Tanya seorang laki-laki.
"Yang ini aja," jawab si perempuan sambil menunjuk ke sebuah hidangan di menu. Kulihat perempuan itu, sepertinya aku mengenalinya. Ah! Itu kan Rani! Rani sama siapa tuh?
I........... itu............. Vicko?! 

"Omfg." Kata Rani.
"Kenapa?" Tanya Vicko.
"Turn around." Aku sudah berdiri tepat di belakangnya sambil menangis. Apa yang mereka lakukan?

"I'm sorry, Vi...... Maafin aku....." Hatiku sudah sangat sakit. Tidak tahu harus berbuat apa. Aku terdiam. "Vi, maafin aku....." Aku langsung meninggalkan mereka. Dan seperti biasa, Vicko tidak mengejarku seperti di film-film itu. Aku terlalu banyak berkhayal.

Setelah sampai di rumah, aku langsung mengurung diri di kamar. 
Bodoh. Seharusnya aku tidak kabur begitu saja. Seharusnya aku meminta penjelasan terlebih dahulu. Tiba-tiba ada suara mobil yang sedang parkir. 

Pintu kamarku diketuk. "Vina, ini aku." Aku membukakan pintunya.
"Maafin aku. Aku tau aku salah. Tapi, can I get one more chance please?" Aku lemah. Aku tidak tega melihatnya seperti ini. 
"Tapi tadi kamu ngomong aku-kamu sama Rani, isn't that obvious? Trus kamu makan malam berdua sama dia? Does it explain everything? Yes. Kamu tau kan, aku ini deket banget sama Rani. Very very close. Kita udah deket dari TK, gak bisa dipisahkan. And guess what. Aku sebenernya udah capek banget sama semua ini. Aku selalu sakit, selalu bete. Mau kamu apalagi? Mau nyakitin aku gimana lagi? I'm sorry, honey. I still love you but I think that's enough."

*****

Resepsi pun dimulai. Aku membantu mempelai wanita untuk merias. Aku dan teman-temanku diminta Vicko untuk menjadi wedding stylist dan band di acara mereka. Ya, walaupun hatiku sakit. Kedua mempelai duduk berdampingan. Kulihat di sana, dua orang itu sedang tersenyum bahagia. Bercanda gurau bersama. Mereka akan menghabiskan hidup bersama-sama. 

"Aku bersama Sarah, salah satu temanku berjalan ke arah mereka untuk memberikan selamat. Ketika berada di depan Vicko, mataku memandanganya begitu dalam. Sedah lama sekali sejak terakhir kali aku memandangnya. Tatapan matanya yang hangat itu sangat berarti untukku. Dialah segalanya bagiku. Tapi dia juga yang menyakitiku. 

"Selamat ya kalian berduaaaaa. Lo berdua emang cocok kok!" Kata Sarah. Aku hanya berdiri di sana, diam mematung, sambil tersenyum pahit. 

"Selamat ya Vic. Akhirnya kalian... Jaga sahabat gue ya Vic. Jaga Vicko baik-baik ya Ran. I don't want to lose both of you. Don't ever change." Ujarku memberi selamat kepada mereka berdua. Di akhir kalimat, suaraku seperti tertahan. Hampir saja air mataku mengalir di depan mereka. Tetapi aku berusaha pergi secepatnya dari sana. 

Mungkin mereka kesal kepadaku karena sikapku yang agak aneh ini. Terlihat dari wajah mereka bahwa mereka kesal denganku. Ketika aku menangis di tengah-tengah lagu, Vicko menghampiriku dan mengusirku. Semua orang di gedung itu kaget. Setelah itu aku langsung pulang. Mereka membenciku. Aku tau itu.



Tapi mereka tidak mengetahui isi hatiku.



The writer says:
This story is written when I was very depressed, frustrated, and stressed out. So I made this and I retype it. I hope it's not a true story. 

arrivederci