Thursday, February 14, 2013

Cheeypheey Love Story (Part 14)

I ran out of ideas and inspiration. I made this when I'm really in a bad badmood. So, sorry and happy reading. Enoy. ;)

----------------

"Alheep gapapa kok, Cheeyp. Tapi mungkin untuk sementara waktu lo gak usah ada untuk dia bentar ya Cheeyp. Ya kira-kira 1 bulanan lah," ujar Ghalheeyh.
"1 bulan?! Itu lama Ghaall!! Mau jadi apa hidup gue tanpa Alheep?" Tiba-tiba terjadi keheningan yang sangat lama.
"Yaudah, sekarang kita pulang aja ya Cheeyp. Jangan galau lagi. Kan ada Dheeydheey." Mereka bertiga pun pulang ke rumah.

-----------------

14 Februari 2013

Sudah 13 hari Alheep dirawat di rumah sakit. Dan sampai sekarang dia juga belum terbangun dari komanya. Ghalheeyh melarang Dheeydheey dan Cheeypheey untuk menjenguk Alheep untuk sementara waktu. "Valentine.... Valentine kali ini gak ada Alheep."

"Cheeyp. Jangan galau lagi dong ah. Gak seru nih Cheeypheey galau." Ujar Dheeydheey. Tapi Cheeypheey tidak menghiraukan Dheeydheey dan malah kembali dengan lamunannya. Tiba-tiba, Ghalheeyh datang. Tetapi, ia tidak menyapa atau menghiraukan Dheeydheey. Lalu, Dheeydheey menjadi galau. Sepulang sekolah, Cheeypheey tidak tahan ingin bertemu Alheep. Karena sudah satu minggu dia tidak bertemu dengan sang pujaan hati. Ia meminta izin kepada Ghalheeyh agar Ghalheeyh membolehkan Cheeypheey untuk menjenguk Alheep. "Boleh ya Ghal, pleeaaaase."
"Sekali gak boleh tetep gak boleh Cheeyp." Tetapi, karena Cheeypheey tidak tahan, akhirnya ia nekat pergi sendiri menjenguk Alheep. 

Setelah Cheeypheey pergi, Ghalheeyh menemukan Dheeydheey duduk melamun, galau. Dheeydheey menggenggam tangan kirinya dengan tangan kanannya. "Dheey?"
Tetapi Dheeydheey tetap asik bergalau ria tidak menghiraukan sekitar. Sampai pada akhirnya Ghalheeyh meraih tangan Dheeydheey yang sedang digenggamnya dan ditemukannya bekas ikatan yang sangat kencang oleh sebuah tali. "Dheey? Ini bekas apa? Bekas diiket? Tangan kamu diiket siapa?" Tanya Ghalheeyh. Dheeydheey hanya menoleh ke arah Ghalheeyh dengan tatapan kosong lalu kembali bergalau ria. "Dheey, jawab. Kamu kenapa Dheey?" 
Kemudian, datanglah Aqhsheey, si anak ungu, menghampiri mereka berdua. "Ghal, tadi Dheeydheey ngiket tangannya sendiri. Dia frustasi. Udah banyak yang ngelarang dia, tapi tetep aja dilakuin sama dia, Ghal. Gue gak tau apa yang bikin dia kayak gitu, tapi satu hal yang pasti, dia butuh perhatian dan kasih sayang lo yang dulu pernah lo kasih ke dia, Ghal. Dia butuh lo yang dulu perhatian, selalu menyayangi dan menyinari hidupnya dengan kasih sayang. Maaf kalo gue sok lebay, sok puitis, tapi gue belajar dari Malam Minggu Miko. Jadi, abaikanlah kata-kata yang gak berguna. Udah gitu aja." 
"Dheey? Kamu denger Aqhsheey tadi? Itu semua bener? Ngangguk kalo bener Dheey...." Dheeydheey tidak mengangguk atau apa. Tetapi ia langsung pergi meninggalkan Ghalheeyh. 

------------------

Cheeypheey sudah berada di rumah sakit, dimana Alheep dirawat. Ia langsung pergi ke kamar nomor 109. Alheep sedang tertidur sendiri di dalam. Cheeypheey menghampirinya. "Alheep, bangun ya sayang. Aku kangen kamu. Aku butuh kamu. Aku gak bisa gak mikirin kamu. Aku disini khawatir sama keadaan kamu, Lheep. Bangun ya sayang. Aku bawain buah-buahan sama bunga loh. Kamu mau kan? Oh ya, by the way, Happy Valentine's Day Lheep. We don't celebrate it, do we? Tapi, aku cuma mau bilang kalo aku sayang banget sama kamu. Kamu masih bisa bertahan kan Lheep? Kamu gapapa kan? Sekarang bangun dong sayang. Aku butuh kamu." 
Tiba-tiba, tangan Alheep memeluk Cheeypheey. Alheep sudah bangun dari koma. "Aku juga sayang kok sama kamu. Happy Valentine's Day too even though we don't celebrate it. I just wanna say, I love you like I did before I got this accident. My mom said I have a little bit amnesia, but, I can't even forget you, babe." 

(to be continued)

The writer says:
Don't blame me if I did something wrong here. I can't think anymore it just appears suddenly. And a little bit part of it is a code. Thanks for all of your attention.

No comments:

Post a Comment